Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Jangan Lakukan 5 Hal Ini agar Jadi Reseller Sukses

Kompas.com - 14/09/2022, 20:00 WIB
Putri Sophia,
Wahyu Adityo Prodjo

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Salah satu jenis bisnis yang bisa dijalankan dengan modal yang minim ialah reseller. Jenis bisnis ini bisa dijalankan bagi Anda yang tak memiliki kapasitas untuk melakukan proses produksi.

Meski cenderung tidak direpotkan dengan urusan produksi, sebagai reseller perlu memilih produk apa yang berpotensi untuk dijual dan memilih supplier yang tepat untuk menyediakan produknya.

Selain itu, sangat penting bagi reseller untuk memperhatikan kesalahan-kesalahan yang kerap terjadi untuk dihindari agar mampu bersaing dan meraih kesuksesan.

Berikut ulasan berbagai kesalahan yang perlu reseller pemula hindari dalam menjalankan bisnisnya:

1. Kurang mengenali produk

Meskipun sebagai pihak yang menjual produk orang lain, pastikan untuk menguasai dan memahami produk yang dijual.

Kenalilah dan pahamilah mengenai deskripsi produk, kegunaan, dan manfaat produk. Hal ini penting agar calon pembeli yakin dan merasa produk yang dijual penting untuk dibeli.

2. Tampilan produk kurang menarik

Baik berjualan secara online atau pun tidak, reseller perlu memiliki tampilan atau foto produk yang menarik secara visual.

Tampilan sebuah produk merupakan hal pertama yang dilirik oleh para pembeli sebelum memutuskan untuk membeli produk.

Mulailah berjualan dengan foto yang memiliki resolusi baik dan memperlihatkan tiap detail produk. Apabila secara konvensional, pilihlah lapak yang menonjolkan produk dan aktif memasarkannya.

3. Mudah menyerah

Sikap mudah menyerah merupakan hal yang perlu dihindari sebagai reseller. Sebagai pihak yang menjual produk orang lain, reseller kerap kali mengalami berbagai kendala.

Milikilah rasa pantang menyerah dan giat dalam mempromosikan produk. Dengan strategi yang tepat, peluang memasarkan produk dengan sukses hingga meraup keuntungana akan terbuka lebar.

4. Tak menjalin relasi dengan kompetitor

Tak ada salahnya apabila reseller saling berhubungan satu sama lain. Salah satu caranya bisa bergabung ke komunitas, forum atau grup di pesan singkat dengan para reseller lain.

Hal ini penting mengingat kolaborasi sangat penting di masa mendatang, dan tak menutup kemungkinan agar bisa saling membantu menyuplai apabila stok produk habis.

5. Tak memperhatikan pasca penjualan

Hal yang kerap kali terlupakan reseller adalah pentingnya untuk memberikan layanan terbaik pasca penjualan.

Jangan lupa untuk selalu bertanya dan meminta ulasan, kritik serta masukan dari pelanggan. Hal ini penting untuk memberikan testimoni dan evaluasi agar bisnis reseller terus berkembang.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Berikan Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

LPEI Salurkan Pembiayaan Rp 524 Miliar untuk Perkuat Ekspor Alat Kesehatan RI

LPEI Salurkan Pembiayaan Rp 524 Miliar untuk Perkuat Ekspor Alat Kesehatan RI

Program
25 Penyandang Disabilitas di Malang Raya Rajut Asa dengan Jalankan Bisnis

25 Penyandang Disabilitas di Malang Raya Rajut Asa dengan Jalankan Bisnis

Jagoan Lokal
Tinggalkan Gaji 40 Juta Per Bulan, Kini Doni Sukses Berbisnis Madu Berkat Pemasaran Daring

Tinggalkan Gaji 40 Juta Per Bulan, Kini Doni Sukses Berbisnis Madu Berkat Pemasaran Daring

Jagoan Lokal
Jatuh Bangun Bayu Rintis Bisnis, Hingga Tembus Pasar Ekspor Berkat Digitalisasi

Jatuh Bangun Bayu Rintis Bisnis, Hingga Tembus Pasar Ekspor Berkat Digitalisasi

Jagoan Lokal
Pesanan Pembuatan Parsel di Kota Malang Meningkat Selama Ramadhan

Pesanan Pembuatan Parsel di Kota Malang Meningkat Selama Ramadhan

Training
Kata Oma, Telur Gabus Olahan Ibu yang Kini Mendunia

Kata Oma, Telur Gabus Olahan Ibu yang Kini Mendunia

Jagoan Lokal
Kisah Dua Mantan Pengikut Kelompok Radikal yang Memilih Belajar Beternak Kambing

Kisah Dua Mantan Pengikut Kelompok Radikal yang Memilih Belajar Beternak Kambing

Jagoan Lokal
UKM Bisa Kelola Tambang, Kadin: Kalau Berhasil Manfaatnya Dirasakan Semua

UKM Bisa Kelola Tambang, Kadin: Kalau Berhasil Manfaatnya Dirasakan Semua

Program
Astra Dorong Perekonomian NTT Lewat Pemberdayaan UMKM Kopi dan Kakao

Astra Dorong Perekonomian NTT Lewat Pemberdayaan UMKM Kopi dan Kakao

Program
Si Emas Hijau dari Desa Loha, Kecamatan Macang Pacar, Kabupaten Manggarai Barat

Si Emas Hijau dari Desa Loha, Kecamatan Macang Pacar, Kabupaten Manggarai Barat

Jagoan Lokal
Menteri Ekraf Tinjau 300 Emak-Emak di Kota Malang Belajar E-Commerce

Menteri Ekraf Tinjau 300 Emak-Emak di Kota Malang Belajar E-Commerce

Program
Kembangkan Potensi Ekonomi NTT, YDBA Beri Pendampingan bagi Petani Vanili dan Mete

Kembangkan Potensi Ekonomi NTT, YDBA Beri Pendampingan bagi Petani Vanili dan Mete

Program
BNI Jejak Kopi Khatulistiwa Dukung Kopi Garut Swasembada Pangan dan Go Global

BNI Jejak Kopi Khatulistiwa Dukung Kopi Garut Swasembada Pangan dan Go Global

Program
TikTok Latih 600 UMKM Indonesia untuk Hasilkan Konten menarik

TikTok Latih 600 UMKM Indonesia untuk Hasilkan Konten menarik

Program
DPMA IPB Gali Potensi Ekonomi di Desa Sejahtera Astra Tegal dan Pemalang

DPMA IPB Gali Potensi Ekonomi di Desa Sejahtera Astra Tegal dan Pemalang

Program
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Terpopuler

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi Akun
Proteksi akunmu dari aktivitas yang tidak kamu lakukan.
199920002001200220032004200520062007200820092010
Data akan digunakan untuk tujuan verifikasi sesuai Kebijakan Data Pribadi KG Media.
Verifikasi Akun Berhasil