Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kemenparekraf Gelar BISA Fest di Cagar Budaya dan Usung Wisata Kota

Kompas.com - 28/09/2022, 09:57 WIB
Tri Purna Jaya,
Bambang P. Jatmiko

Tim Redaksi

LAMPUNG, KOMPAS.com - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) menggelar festival untuk memperingati World Tourism Day di Lampung.

Gelaran BISA Fest tersebut dipusatkan di bangunan cagar budaya, Dokterswoning, Kota Metro pada Selasa (27/9/2022).

Perwakilan Direktorat Event Daerah Kemenparekraf Rosalin Febrina mengatakan gelaran kali ini di pusatkan di cagar budaya sebagai simbol pengusungan wisata kota.

"Penyelenggaraan event-event ini adalah sarana yang efektif mempromosikan sebuah destinasi untuk pemulihan ekonomi daerah," kata Rosalin di Kota Metro, Rabu (27/9/2022).

Rosalin menambahkan BISA Fest kali ini juga sekaligus memperingati World Tourism Day yang jatuh setiap tanggal 27 September.

BISA Fest ini mengangkat tema Pesona Budaya Lampung yang menampilkan performance musik dan tari dari sanggar-sanggar yang ada di Kota Metro.

Di antaranya, Sanggar Mumpuni Kusuma Lalita yang menampilkan Tari Junjungan Buay Pun, lalu Sanggar Ragam Budaya dengan Tari Bedana.

Kemudian Sanggar Sakai Sambayan yang menampilkan musik tradisional khas Lampung.

Anggota Komisi X DPR RI asal Lampung M Khadafi mengatakan, Kota Metro berpotensi berkembang menjadi tujuan destinasi wisata di Lampung, khususnya wisata kota tua.

"Kota Metro memiliki sumber daya manusia yang baik dan menjadi keunggulan dalam mendorong pengembangan destinasi pariwisata akan berkembang semakin cepat," kata Khadafi.

Khadafi menambahkan, Kemenparekraf dan Kemendikbud bisa berkolaborasi dengan Komisi X DPR RI untuk mengembangkan potensi yang ada.

"Pariwisata membantu percepatan perkembangan perekonomian daerah karena mampu menggerakan produktifitas daerah lewat pertumbuhan usaha dan lahirnya para wirausahawan," kata Khadafi.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.


Terkini Lainnya

LPEI Salurkan Pembiayaan Rp 524 Miliar untuk Perkuat Ekspor Alat Kesehatan RI

LPEI Salurkan Pembiayaan Rp 524 Miliar untuk Perkuat Ekspor Alat Kesehatan RI

Program
25 Penyandang Disabilitas di Malang Raya Rajut Asa dengan Jalankan Bisnis

25 Penyandang Disabilitas di Malang Raya Rajut Asa dengan Jalankan Bisnis

Jagoan Lokal
Tinggalkan Gaji 40 Juta Per Bulan, Kini Doni Sukses Berbisnis Madu Berkat Pemasaran Daring

Tinggalkan Gaji 40 Juta Per Bulan, Kini Doni Sukses Berbisnis Madu Berkat Pemasaran Daring

Jagoan Lokal
Jatuh Bangun Bayu Rintis Bisnis, Hingga Tembus Pasar Ekspor Berkat Digitalisasi

Jatuh Bangun Bayu Rintis Bisnis, Hingga Tembus Pasar Ekspor Berkat Digitalisasi

Jagoan Lokal
Pesanan Pembuatan Parsel di Kota Malang Meningkat Selama Ramadhan

Pesanan Pembuatan Parsel di Kota Malang Meningkat Selama Ramadhan

Training
Kata Oma, Telur Gabus Olahan Ibu yang Kini Mendunia

Kata Oma, Telur Gabus Olahan Ibu yang Kini Mendunia

Jagoan Lokal
Kisah Dua Mantan Pengikut Kelompok Radikal yang Memilih Belajar Beternak Kambing

Kisah Dua Mantan Pengikut Kelompok Radikal yang Memilih Belajar Beternak Kambing

Jagoan Lokal
UKM Bisa Kelola Tambang, Kadin: Kalau Berhasil Manfaatnya Dirasakan Semua

UKM Bisa Kelola Tambang, Kadin: Kalau Berhasil Manfaatnya Dirasakan Semua

Program
Astra Dorong Perekonomian NTT Lewat Pemberdayaan UMKM Kopi dan Kakao

Astra Dorong Perekonomian NTT Lewat Pemberdayaan UMKM Kopi dan Kakao

Program
Si Emas Hijau dari Desa Loha, Kecamatan Macang Pacar, Kabupaten Manggarai Barat

Si Emas Hijau dari Desa Loha, Kecamatan Macang Pacar, Kabupaten Manggarai Barat

Jagoan Lokal
Menteri Ekraf Tinjau 300 Emak-Emak di Kota Malang Belajar E-Commerce

Menteri Ekraf Tinjau 300 Emak-Emak di Kota Malang Belajar E-Commerce

Program
Kembangkan Potensi Ekonomi NTT, YDBA Beri Pendampingan bagi Petani Vanili dan Mete

Kembangkan Potensi Ekonomi NTT, YDBA Beri Pendampingan bagi Petani Vanili dan Mete

Program
BNI Jejak Kopi Khatulistiwa Dukung Kopi Garut Swasembada Pangan dan Go Global

BNI Jejak Kopi Khatulistiwa Dukung Kopi Garut Swasembada Pangan dan Go Global

Program
TikTok Latih 600 UMKM Indonesia untuk Hasilkan Konten menarik

TikTok Latih 600 UMKM Indonesia untuk Hasilkan Konten menarik

Program
DPMA IPB Gali Potensi Ekonomi di Desa Sejahtera Astra Tegal dan Pemalang

DPMA IPB Gali Potensi Ekonomi di Desa Sejahtera Astra Tegal dan Pemalang

Program
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Terpopuler

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau