Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Cara Menggaet Investor untuk UMKM

Kompas.com, 28 September 2022, 13:41 WIB
Putri Sophia,
Wahyu Adityo Prodjo

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) menjadi salah satu penyumbang Produk Domestik Bruto (PDB) terbesar di Indonesia. UMKM pun merupakan salah satu peluang pertumbuhan nilai ekonomi yang berpotensi.

Di tengah pertumbuhan yang masif, kadang kala pelaku UMKM membutuhkan pendanaan serta modal untuk ekspansi dan mengembangkan usahanya.

Banyak jenis pendanaan yang bisa dicoba oleh pelaku UMKM. Salah satunya yang menjanjikan ialah dengan menggaet investor untuk memberikan bantuan dana dengan pembagian keuntungan yang disepakati.

Sebelum mencari investor, berikut beberapa strategi yang bisa dipersiapkan agar UMKM dilirik oleh investor yang berpotensi:

1. Miliki Laporan Keuangan yang Baik

Meski berskala kecil, UMKM perlu memiliki laporan keuangan yang rapi dan baik sebelum bertemu dengan calon investor.

Laporan keuangan penting agar investor dapat menilai bagaimana kondisi arus kas dan transaksi masuk dan keluar pada UMKM milikmu.

Dengan memiliki laporan keuangan yang sehat, tentu kepercayaan investor pun meningkat.

2. Maksimalkan Pameran UMKM

Pameran atau event UMKM dapat menjadi ajang agar UMKM dilirik oleh investor yang cocok dengan ide dan model bisnismu.

Biasanya, pameran UMKM menyelenggarakan sesi presentasi bisnis di mana Anda dapat memamerkan konsep bisnis dan nilai jualnya. Jangan lupa, buat presentasi semenarik mungkin agar investor tertarik untuk menggelontorkan dananya di bisnis Anda.

Dengan memanfaatkan pameran, tentu bisnis Anda akan lebih dikenal sehingga terjalin relasi antar pelaku UMKM dan investor.

3. Perhatikan Aspek Legalitas

Menggaet investor merupakan upaya saling mencocokkan dan meyakinkan. Salah satu aspek agar investor tertarik ialah pemenuhan aspek legalitas dari UMKM.

Untuk UMKM yang berskala kecil, pemenuhan aspek legalitas ini bisa dimulai dari kepemilikan Nomor Induk Berusaha (NIB), Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP), Izin Usaha Mikro Kecil (IUMK), Hak Kekayaan Intelektual (HKI), dan Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP).

Aspek legalitas yang terpenuhi dapat mencerminkan bisnis Anda berada di bawah payung hukum yang jelas. Kerugian yang bisa teerjadi pun bisa diminimalisir.

4. Miliki Nilai Jual

Sebagai pemilik, sudah menjadi tugas Anda untuk memberikan nilai jual dan value yang dimiliki oleh bisnis yang Anda rintis.

Tunjukkan juga bagaimana bisnis Anda akan berinovasi. Hal ini penting sebab investor akan mempertimbangkan aspek tersebut apakah akan tetap bernilai atau tidak di kemudian hari.

5. Gali Informasi Investor

Salah satu aspek yang tidak kalah penting adalah Anda harus mengenal dan mempelajari siapa target calon investor bisnis Anda.

Dengan langkah ini, Anda bisa terhindar dari kesalahan menargetkan investor yang berujung cuma-cuma. Kemudian, Anda bisa menempatkan bisnis kepada investor yang tepat.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Terkini Lainnya
Dapat Bantuan Alat Modern, Perajin Patung dan Miniatur di Kota Malang Kebanjiran Pesanan
Dapat Bantuan Alat Modern, Perajin Patung dan Miniatur di Kota Malang Kebanjiran Pesanan
Program
LPDB Salurkan Pembiayaan ke KDKMP Sidomulyo Jember untuk Dukung Ekspor Kopi
LPDB Salurkan Pembiayaan ke KDKMP Sidomulyo Jember untuk Dukung Ekspor Kopi
Program
Kisah Para Penjual Makanan di Kawasan Industri Nikel Weda, Sehari Bisa Raup Omzet Rp 10 Juta
Kisah Para Penjual Makanan di Kawasan Industri Nikel Weda, Sehari Bisa Raup Omzet Rp 10 Juta
Jagoan Lokal
Penyaluran Kredit di 7 Wilayah Jatim Tumbuh 8,41 Persen, Malang Raya Didominasi Pelaku UMKM
Penyaluran Kredit di 7 Wilayah Jatim Tumbuh 8,41 Persen, Malang Raya Didominasi Pelaku UMKM
Training
Kementerian UMKM Fasilitasi Legalitas dan Pembiayaan kepada 1.000 Usaha Mikro di NTT
Kementerian UMKM Fasilitasi Legalitas dan Pembiayaan kepada 1.000 Usaha Mikro di NTT
Program
Pertamina Boyong 45 UMKM Binaan ke Trade Expo Indonesia 2025
Pertamina Boyong 45 UMKM Binaan ke Trade Expo Indonesia 2025
Program
Penjualan Stagnan, Puluhan UMKM di Kota Malang Dibekali Jurus Pemasaran Digital
Penjualan Stagnan, Puluhan UMKM di Kota Malang Dibekali Jurus Pemasaran Digital
Training
Tanpa Dirigen, Orkestra UMKM Hanya Riuh Tanpa Irama
Tanpa Dirigen, Orkestra UMKM Hanya Riuh Tanpa Irama
Program
Pedagang Mengeluh Soal QRIS, Diskopindag Kota Malang Akui Tak Bisa Paksa
Pedagang Mengeluh Soal QRIS, Diskopindag Kota Malang Akui Tak Bisa Paksa
Program
Indonesia Eximbank Luncurkan Buku Strategi Ekspor Jawa Tengah
Indonesia Eximbank Luncurkan Buku Strategi Ekspor Jawa Tengah
Program
Produk Sambel Uleg Hingga Pot Tanaman dari Jawa Timur Tembus Pasar Global
Produk Sambel Uleg Hingga Pot Tanaman dari Jawa Timur Tembus Pasar Global
Program
BRI Rampungkan Pelatihan bagi Pengelola 100 Desa BRILiaN
BRI Rampungkan Pelatihan bagi Pengelola 100 Desa BRILiaN
Program
BRI Peduli Bantu UMKM Raih Sertifikasi Halal
BRI Peduli Bantu UMKM Raih Sertifikasi Halal
Program
Jelang Perayaan Hari Kemerdekaan RI, Perajin Lampion di Kota Malang Kebanjiran Order
Jelang Perayaan Hari Kemerdekaan RI, Perajin Lampion di Kota Malang Kebanjiran Order
Jagoan Lokal
Indonesia Eximbank Salurkan Fasilitas Pembiayaan dan Penjaminan Ekspor ke Petro Oxo
Indonesia Eximbank Salurkan Fasilitas Pembiayaan dan Penjaminan Ekspor ke Petro Oxo
Program
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Terpopuler
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Close Ads
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau