Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Lewat BNI Xpora, BNI Genjot Ekosistem Ekspor Impor Produk UMKM

Kompas.com, 19 Oktober 2022, 20:12 WIB
Wahyu Adityo Prodjo

Editor

JAKARTA, KOMPAS.com - Bank Negara Indonesia (BNI) terus memperkuat ekosistem ekspor dan impor melalui BNI Xpora dengan menggandeng pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah dan diaspora.

Bank BNI berharap layanan solusi satu atap (one stop solution hub) dan ekosistem ekspor-impor mampu menjawab tantangan perluasan pasar produk lokal Indonesia.

Corporate Secretary BNI Okki Rushartomo dalam SOE International Conference, menyebutkan ada enam tantangan dalam upaya menembus pasar ekspor.

Tantangan itu seperti kompetisi antarproduk yang ketat, persaingan di pasar global yang kompetitif, prosedur ekspor dan lisensi yang rumit, kapabilitas digital yang belum banyak dikuasai UMKM, terbatasnya solusi transaksi, serta kurangnya akses permodalan.

Untuk itu, BNI terus mendorong kinerja BNI Xpora untuk menjangkau penjual maupun pembeli, serta menjadi one stop solution hub dalam menciptakan ekosistem yang mampu mendukung UMKM melakukan ekspor.

"Selain memberikan pendampingan untuk ekspansi pasar global, Xpora juga menjadi platform yang menawarkan layanan sistem digital, solusi pendanaan, pengelolaan keuangan, penguatan aspek legalitas, hingga penyediaan forum khusus UMKM," ujar Okki.

Produk-produk UMKM yang tergabung dalam ekosistem Xpora telah dipasarkan ke berbagai negara, seperti Korea Selatan, Jepang, Hong Kong, Inggris, Belanda, hingga Amerika Serikat.

Sementara sektor-sektor usaha yang tergabung dalam ekosistem BNI Xpora cukup beragam, namun usaha di bidang makanan dan minuman serta furnitur mendominasi.

Okki melanjutkan, diaspora menjadi salah satu pihak yang dapat menjembatani UMKM di Indonesia untuk menembus pasar global.

Bahkan, Platform BNI Xpora tak hanya memberikan layanan kepada perusahaan perdagangan dan distributor besar, melainkan juga memperluas kesempatan bagi diaspora individu yang ingin menjual produk UMKM Indonesia ke luar negeri.

"Diaspora Indonesia ada sekitar delapan juta orang dan tersebar di berbagai belahan dunia. Para pekerja dan pelajar bisa ikut menjual produk dalam negeri dengan memanfaatkan fasilitas BNI Xpora," jelas Okki.

Di samping itu, kata Okki, banyak pula diaspora yang berdagang produk lokal Indonesia di luar negeri, sehingga menjadi peluang usaha yang menjanjikan bagi pelaku UMKM Lokal Indonesia.

Di Taiwan, bahkan banyak pekerja migran yang jualan mi instan, kerupuk, dan lain-lain, sehingga menjadi importir sekaligus penyambung bagi UMKM Indonesia untuk menjual produk di luar negeri.

Dengan memanfaatkan jaringan kantor cabang BNI di berbagai negara, dirinya optimistis geliat ekspor produk UMKM akan terus membaik. Cabang-cabang BNI tersebar di kota-kota yang menjadi pusat keuangan dunia, seperti Hong Kong, Singapura, New York (Amerika Serikat), London (Inggris), Tokyo (Jepang), Seoul (Korsel), dan Amsterdam (Belanda).

Jaringan tersebut sangat strategis untuk pengembangan ekosistem ekspor impor sehingga sesuai dengan kompetensi BNI di bidang perbankan internasional, karena BNI juga akan terus menjalin kerja sama global di seluruh dunia.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Terkini Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Terpopuler
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Close Ads
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau