Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Percepat Pemulihan Covid-19, PHRI Kembangkan Pariwisata Berbasis UMKM

Kompas.com, 10 Januari 2023, 07:00 WIB
Add on Google
Wahyu Adityo Prodjo

Editor

KULON PROGO, KOMPAS.com - Badan Pimpinan Cabang Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (BPC PHRI) Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta berkomitmen mengembangkan pariwisata berbasis Usaha Mikro Kecil dan Menengah.

Pengembangan pariwisata berbasis UMKM diharapkan bisa mempercepat pertumbuhan ekonomi pasca-pandemi Covid-19.

Ketua BPC PHRI Kulon Progo Sumantoyo di Kulon Progo mengatakan, pengurus BPC PHRI 2023-2028 akan fokus mengembangkan UMKM pariwisata di Kulon Progo untuk bagaimana pariwisata dan pelaku UMKM di Kulon Progo bisa saling bersinergi.

"UMKM pariwisata itu lebih mudah cari uang, pagi dijual siang dibelanjakan, sore dibuat lagi, beda dengan UMKM lainnya. Ini mungkin juga belum menjadi fokus dari dinas terkait, sehingga nantinya dengan dinas-dinas terkait untuk dapat bersama-sama mengembangkannya," kata Sumantoyo seperti dikutip dari Antara.

Ia mengatakan PHRI juga mendorong digitalisasi di bidang pariwisata di Kulon Progo, sehingga diharapkan mampu meningkatkan potensi pendapatan dari UMKM pariwisata lebih baik lagi.

Selain itu, dirinya juga mendorong dinas/instansi untuk mengutamakan belanja kegiatan pada anggota PHRI Kulon Progo, karena PHRI Kulon Progo juga sudah turut andil dalam menyumbang PAD melalui pajak hotel maupun restoran di Kulon Progo.

"Program kerja kami jangka pendek ini bagaimana anggota PHRI ini bisa masuk e-Katalog atau Mbiz market, sehingga nanti kami mohon paling tidak teman-teman OPD belanjanya ke anggota PHRI Kulon Progo," harapnya.

Sumantoyo juga berharap adanya kolaborasi antara destinasi wisata dengan instansi terkait dalam mendukung akomodasi sarana prasarana untuk meningkatkan potensi pendapatan dari pariwisata yang merupakan salah satu fokus program di PHRI Kulon Progo.

"Kolaborasi ini mempercepat pertumbuhan pariwisata," katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Kulon Progo Joko Mursito mengatakan pemkab dalam hal ini Dinas Pariwisata siap bersinergi dan berkolaborasi dengan PHRI Kulon Progo dalam meningkatkan kesejahteraan anggota PHRI Kulon Progo.

"Dengan berkembangnya hotel-hotel di Kulon Progo ini tentu akan menambah greget PHRI dalam mengembangkan produknya. Dan kami selalu berharap sinergitas PHRI dengan Dinas Pariwisata termasuk apa yang bisa kita lakukan kita siap mengembangkan. Nanti rekomendasi atau program-program PHRI yang bisa dilakukan kita tunggu bisa kita laksanakan bersama-sama," kata Joko.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Terkini Lainnya
Indonesia Eximbank Bukukan Laba Bersih Rp77 Miliar pada Triwulan I 2026
Indonesia Eximbank Bukukan Laba Bersih Rp77 Miliar pada Triwulan I 2026
Program
Perusahaan AI Indonesia Tembus Pasar AS melalui Kolaborasi dengan Crawford Software
Perusahaan AI Indonesia Tembus Pasar AS melalui Kolaborasi dengan Crawford Software
Jagoan Lokal
Fabriku Hadirkan Kain Berkualitas untuk Brand Lokal
Fabriku Hadirkan Kain Berkualitas untuk Brand Lokal
Jagoan Lokal
Bangun Ekonomi Digital Asia, Cyberport Hong Kong Gandeng Sejumlah Institusi Indonesia
Bangun Ekonomi Digital Asia, Cyberport Hong Kong Gandeng Sejumlah Institusi Indonesia
Program
Menghindari Salah Arah Alokasi Dana Desa untuk KDMP
Menghindari Salah Arah Alokasi Dana Desa untuk KDMP
Program
'TKTD' untuk Wirausaha Disabilitas
"TKTD" untuk Wirausaha Disabilitas
Program
Dapat Bantuan Alat Modern, Perajin Patung dan Miniatur di Kota Malang Kebanjiran Pesanan
Dapat Bantuan Alat Modern, Perajin Patung dan Miniatur di Kota Malang Kebanjiran Pesanan
Program
LPDB Salurkan Pembiayaan ke KDKMP Sidomulyo Jember untuk Dukung Ekspor Kopi
LPDB Salurkan Pembiayaan ke KDKMP Sidomulyo Jember untuk Dukung Ekspor Kopi
Program
Kisah Para Penjual Makanan di Kawasan Industri Nikel Weda, Sehari Bisa Raup Omzet Rp 10 Juta
Kisah Para Penjual Makanan di Kawasan Industri Nikel Weda, Sehari Bisa Raup Omzet Rp 10 Juta
Jagoan Lokal
Penyaluran Kredit di 7 Wilayah Jatim Tumbuh 8,41 Persen, Malang Raya Didominasi Pelaku UMKM
Penyaluran Kredit di 7 Wilayah Jatim Tumbuh 8,41 Persen, Malang Raya Didominasi Pelaku UMKM
Training
Kementerian UMKM Fasilitasi Legalitas dan Pembiayaan kepada 1.000 Usaha Mikro di NTT
Kementerian UMKM Fasilitasi Legalitas dan Pembiayaan kepada 1.000 Usaha Mikro di NTT
Program
Pertamina Boyong 45 UMKM Binaan ke Trade Expo Indonesia 2025
Pertamina Boyong 45 UMKM Binaan ke Trade Expo Indonesia 2025
Program
Penjualan Stagnan, Puluhan UMKM di Kota Malang Dibekali Jurus Pemasaran Digital
Penjualan Stagnan, Puluhan UMKM di Kota Malang Dibekali Jurus Pemasaran Digital
Training
Tanpa Dirigen, Orkestra UMKM Hanya Riuh Tanpa Irama
Tanpa Dirigen, Orkestra UMKM Hanya Riuh Tanpa Irama
Program
Pedagang Mengeluh Soal QRIS, Diskopindag Kota Malang Akui Tak Bisa Paksa
Pedagang Mengeluh Soal QRIS, Diskopindag Kota Malang Akui Tak Bisa Paksa
Program
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Terpopuler
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Close Ads
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau