Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
KILAS

Bisnis yang Matang, Kunci Popularitas Mom Steak

Kompas.com, 21 September 2023, 11:02 WIB
Hotria Mariana,
Agung Dwi E

Tim Redaksi

KOMPAS.com – Memulai bisnis tak selalu harus dengan kantor besar dan banyak karyawan. Hal ini telah dibuktikan oleh Ali (29) yang berhasil mendirikan Mom Steak di Citayam, Depok, Jawa Barat.

Usaha steak ayam itu pun kini menjadi populer di kalangan pencinta kuliner Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek). Bahkan, kotak direct message (DM) Instagram @momsteak sampai dibanjiri pesan dari netizen di luar Pulau Jawa. Mereka meminta jenama kuliner tersebut untuk membuka cabang di daerahnya.

Popularitas Mom Steak didapat bukan karena kebetulan atau keberuntungan semata. Selain cita rasa yang nikmat, Ali menuturkan, konsep bisnis yang matang, serta product positioning yang tepat, dan penargetan pasar yang jelas menjadi faktor yang membuat bisnisnya berkembang.

Lantaran semakin populer, Ali memutuskan untuk mendaftarkan merek Mom Steak berikut slogannya, “Good Perut Pasti Good Mood” pada Hak Kekayaan Intelektual Indonesia (HKI) Direktorat Jenderal (Ditjen) Kekayaan Intelektual (KI) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham). Hal tersebut juga bertujuan untuk menguatkan posisi produk ini di pasar.

Banyak faktor yang membuat Mom Steak populer di kalangan pencinta kuliner Jabodetabek.  Dok. Mom Steak Banyak faktor yang membuat Mom Steak populer di kalangan pencinta kuliner Jabodetabek.

Ali melanjutkan, pemahaman bisnis yang ia miliki didapat sejak masa sekolah menengah. Saat itu, ia sudah menjalankan berbagai usaha bersama sang kakak, Aseng.

Mulai dari jasa sablon, budi daya lele, jual ikan di pasar, berdagang mi ayam dan bakso, beternak ayam, sampai menjadi agen sapi dan kambing pernah ia jalani bersama kakaknya untuk memenuhi kebutuhan di wilayah Riau dan sekitarnya.

Selepas sekolah, pendidikan pemuda kelahiran 3 Juli 1994 itu berlanjut ke Universitas Gunadarma. Ia mengambil Program Studi (Prodi) Ilmu Sistem Informasi.

Usai menamatkan bangku kuliah, kehidupannya pun berlanjut dengan bekerja sebagai karyawan di sebuah bank badan usaha milik negara (BUMN). Ali juga pernah melakoni profesi sebagai trainer standard service di salah satu bank swasta di Jakarta.

Dengan latar belakang di bidang IT, ia sempat direkrut oleh perusahaan platform digital untuk mengembangkan sistem layanan pelanggan dan standar pelayanan. Bahkan, ia juga pernah menjadi manajer pemasaran untuk sebuah merek parfum lokal terkenal.

Selain menjalankan Mom Steak, Ali juga memiliki bisnis agensi media sosial. Usaha ini semakin menajamkan pengetahuannya akan pemasaran digital. Ia mampu menciptakan konten promosi yang efektif dan diterima audiens.

Ali bukan orang yang pelit ilmu. Lewat akun Instagram dan TikTok pribadinya, @mudaharusproduktif, ia sering membagikan konten edukasi seputar bisnis dan pemasaran digital.

Seluruh pengalaman dan pengetahuan Ali tersebut menjadikan Mom Steak populer. Hal ini bisa menjadi referensi bagi calon-calon pebisnis lain.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang

Terkini Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Terpopuler
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Close Ads
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau