Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kadin Surabaya Nilai Piala AFF U-19 Bisa Tingkatkan Pendapatan Pelaku UMKM

Kompas.com - 16/07/2024, 19:43 WIB
Wahyu Adityo Prodjo

Editor

Sumber Antara

SURABAYA, KOMPAS.com - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Surabaya menilai Piala AFF U-19 akan mampu menciptakan kolaborasi bagi para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) sekaligus meningkatkan pendapatan mereka.

Seperti yang diketahui, Piala AFF U-19 sendiri akan diselenggarakan di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) dan Gelora 10 November Surabaya pada 17-29 Juli 2024.

“Ajang Piala AFF U-19 akan memberikan dampak positif bagi para pelaku usaha dan UMKM,” kata Ketua Kadin Kota Surabaya HM Ali Affandi Andi La Nyalla Mahmud Mattalitti di Surabaya, Jawa Timur, Selasa (16/7/2024) seperti dilansir dari Antara.

Andi menuturkan melalui adanya Piala AFF U-19 ini maka UMKM bisa berkolaborasi dengan sponsor dan penyelenggara untuk menyediakan layanan atau produk mereka termasuk meningkatkan eksposur dan penjualan.

“Bisa dengan mengajak sektor swasta untuk berpartisipasi dalam bentuk sponsorship atau kemitraan strategis,” ujar Andi.

Baca juga: Memanfaatkan Medsos agar Produk UMKM Bisa Dikenal Luas

Meski demikian, untuk mampu menangkap momentum ini maka promosi dan pemasaran harus dilakukan secara masif untuk menarik lebih banyak wisatawan yakni salah satunya dengan menggunakan media sosial dan digital marketing.

Hal tersebut sangat penting dilakukan karena semakin banyak penonton yang antusias datang ke Surabaya untuk menonton AFF U-19 maka peluang UMKM meraih kolaborasi dan pendapatan juga semakin tinggi.

“Peningkatan penjualan sejalan dengan banyaknya pengunjung karena permintaan terhadap produk dan jasa lokal akan meningkat. Ini termasuk kuliner khas, kerajinan tangan, dan oleh-oleh,” kata Andi.

Tak hanya mempromosikan AFF U-19, pemerintah setempat juga harus memberikan pelatihan dan pendampingan termasuk mengenai manajemen dan pemasaran kepada pelaku UMKM agar mereka mampu meningkatkan kualitas produk dan layanan.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya

A member of

Terkini Lainnya

LPEI Salurkan Pembiayaan Rp 524 Miliar untuk Perkuat Ekspor Alat Kesehatan RI

LPEI Salurkan Pembiayaan Rp 524 Miliar untuk Perkuat Ekspor Alat Kesehatan RI

Program
25 Penyandang Disabilitas di Malang Raya Rajut Asa dengan Jalankan Bisnis

25 Penyandang Disabilitas di Malang Raya Rajut Asa dengan Jalankan Bisnis

Jagoan Lokal
Tinggalkan Gaji 40 Juta Per Bulan, Kini Doni Sukses Berbisnis Madu Berkat Pemasaran Daring

Tinggalkan Gaji 40 Juta Per Bulan, Kini Doni Sukses Berbisnis Madu Berkat Pemasaran Daring

Jagoan Lokal
Jatuh Bangun Bayu Rintis Bisnis, Hingga Tembus Pasar Ekspor Berkat Digitalisasi

Jatuh Bangun Bayu Rintis Bisnis, Hingga Tembus Pasar Ekspor Berkat Digitalisasi

Jagoan Lokal
Pesanan Pembuatan Parsel di Kota Malang Meningkat Selama Ramadhan

Pesanan Pembuatan Parsel di Kota Malang Meningkat Selama Ramadhan

Training
Kata Oma, Telur Gabus Olahan Ibu yang Kini Mendunia

Kata Oma, Telur Gabus Olahan Ibu yang Kini Mendunia

Jagoan Lokal
Kisah Dua Mantan Pengikut Kelompok Radikal yang Memilih Belajar Beternak Kambing

Kisah Dua Mantan Pengikut Kelompok Radikal yang Memilih Belajar Beternak Kambing

Jagoan Lokal
UKM Bisa Kelola Tambang, Kadin: Kalau Berhasil Manfaatnya Dirasakan Semua

UKM Bisa Kelola Tambang, Kadin: Kalau Berhasil Manfaatnya Dirasakan Semua

Program
Astra Dorong Perekonomian NTT Lewat Pemberdayaan UMKM Kopi dan Kakao

Astra Dorong Perekonomian NTT Lewat Pemberdayaan UMKM Kopi dan Kakao

Program
Si Emas Hijau dari Desa Loha, Kecamatan Macang Pacar, Kabupaten Manggarai Barat

Si Emas Hijau dari Desa Loha, Kecamatan Macang Pacar, Kabupaten Manggarai Barat

Jagoan Lokal
Menteri Ekraf Tinjau 300 Emak-Emak di Kota Malang Belajar E-Commerce

Menteri Ekraf Tinjau 300 Emak-Emak di Kota Malang Belajar E-Commerce

Program
Kembangkan Potensi Ekonomi NTT, YDBA Beri Pendampingan bagi Petani Vanili dan Mete

Kembangkan Potensi Ekonomi NTT, YDBA Beri Pendampingan bagi Petani Vanili dan Mete

Program
BNI Jejak Kopi Khatulistiwa Dukung Kopi Garut Swasembada Pangan dan Go Global

BNI Jejak Kopi Khatulistiwa Dukung Kopi Garut Swasembada Pangan dan Go Global

Program
TikTok Latih 600 UMKM Indonesia untuk Hasilkan Konten menarik

TikTok Latih 600 UMKM Indonesia untuk Hasilkan Konten menarik

Program
DPMA IPB Gali Potensi Ekonomi di Desa Sejahtera Astra Tegal dan Pemalang

DPMA IPB Gali Potensi Ekonomi di Desa Sejahtera Astra Tegal dan Pemalang

Program
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Terpopuler

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau