Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

10 Produk Penghasil Cuan di Bulan Ramadhan, Cocok jadi Bisnis!

Kompas.com, 4 April 2022, 14:40 WIB
Wahyu Adityo Prodjo

Editor

JAKARTA, KOMPAS.com - Bulan Ramadhan adalah bulan yang penuh berkah. Ya, berkah salah satunya bisa datang dari bisnis yang dijalankan.

Namun, jangan bingung untuk berbisnis di bulan Ramadhan. Ada banyak produk yang bisa dijual untuk mendapatkan cuan.

Selama bulan Ramadhan ada beberapa kebutuhan musiman yang biasanya dicari oleh masyarakat. Produk terkait Ramadhan biasanya laris manis di pasaran.

Nah, jangan lewatkan peluang untuk berbisnis di bulan Ramadhan. Berikut produk-produk yang bisa dijual selama bulan Ramadhan seperti dikutip dari Cermati.com.

1. Busana Muslim

Boleh dibilang busana muslim sangat banyak dicari selama bulan Ramadhan. Busana muslim tak hanya dibutuhkan jelang Lebaran, melainkan sudah mulai digunakan untuk melengkapi penampilan selama bulan Ramadhan yakni untuk beribadah.

2. Perlengkapan Sholat

Selain busana muslim, perlengkapan shalat seperti sajadah, mukena, sarung, peci, dan lainnya juga menjadi produk yang cukup banyak dicari. Berbagai perlengkapan shalat ini bahkan sudah dibutuhkan selama bulan Ramadhan.

3. Aneka Makanan Kaleng

Ilustrasi kaleng, ilustrasi makanan kaleng.UNSPLASH / Calle Macarone Ilustrasi kaleng, ilustrasi makanan kaleng.

Makanan kaleng umumnya cukup mudah disajikan dan tak membutuhkan waktu pengolahan yang panjang. Kemudahan tersebut membuat makanan kaleng cukup banyak dicari untuk persiapan makanan pelengkap sahur selama bulan bulan Ramadhan.

Ada banyak jenis makanan kalengan yang bisa dijadikan sebagai produk bisnis, antara lain: ikan sarden, kornet, buah-buahan, makanan laut, dan yang lainnya.

4. Kurma

Bulan Ramadhan tak lengkap jika tak menyantap kurma. Buah ini memang identik sebagai sajian di bulan Ramadhan. 

Rasanya yang manis dan lezat memang cocok untuk disajikan sebagai hidangan pembuka sahur maupun ketika berbuka. Kurma juga termasuk buah yang awet dan tidak mudah busuk, sehingga sebagian orang kerap membelinya dalam jumlah yang besar sekaligus.

5. Perabotan Dapur

Beragam perabotan dapur biasanya akan sangat banyak dicari selama bulan Ramadhan sehingga cocok dijadikan sebagai bisnis.

Bulan Ramadhan biasanya aktivitas memasak didominasi untuk sahur dan berbuka puasa. Untuk mendukung aktivitas memasak membutuhkan berbagai perabotan dapur yang memadai.

Ada banyak produk yang kerap banyak diminati, mulai dari frying pan hingga berbagai peralatan makan dan lainnya.

6. Produk Elektronik

Ilustrasi handphone. Dok. SHUTTERSTOCK Ilustrasi handphone.

Produk elektronik umumnya sering diburu selama bulan Ramadhan. Kebiasaan ini sangat dipengaruhi oleh ketersediaan dana yang cukup memadai dari Tunjangan Hari Raya (THR).

Biasanya produk elektronik dalam bentuk perabotan rumah cukup banyak diminati, seperti: AC, kulkas, televisi, dan yang lainnya. Selain itu, smartphone juga jadi produk elektronik lainnya yang cukup laris selama bulan Ramadhan.

7. Furniture dan Dekorasi Rumah

Lebaran tahun ini kita mungkin masih dalam kondisi pandemi Covid-19. Aktivitas di rumah akan jauh lebih nyaman dan menyenangkan jika rumah tertata dengan furniture yang tepat.

Beragam produk furniture dan juga dekorasi rumah akan cukup banyak dicari selama Ramadan nanti. Ini bisa menjadi pilihan bisnis, sebab menjelang Ramadhan atau hari lebaran, kebanyakan orang akan mendandani rumah dan mengganti perabotan.

8. Aneka Camilan dan Kue Kering

Aneka camilan dan kue kering menjadi panganan yang paling banyak dicari selama Ramadhan. Permintaan akan produk ini bahkan akan meningkat dengan tajam saat menjelang lebaran.

Ada banyak jenis kue kering yang populer dan diminati tanah air, seperti: nastar, kue salju, dan yang lainnya. Camilan seperti keripik juga akan sangat laris dan banyak dicari.

9. Aneka sirup

Ilustrasi sirup.SHUTTERSTOCK/TMC PHOTO CREATE Ilustrasi sirup.

Sirup adalah produk lainnya yang cocok untuk dijadikan bisnis selama bulan Ramadhan. Bahan minuman yang satu ini memang terbilang sangat populer dan hampir selalu disajikan ketika berbuka puasa.

Sediakan beberapa produk dari merek yang berbeda, agar bisnis ini lebih banyak peminatnya.

10. Parcel atau Hampers

Saling mengirim parcel atau hampers merupakan tradisi yang masih dijalankan di Indonesia. Ini bisa menjadi pilihan bisnis yang tepat di bulan Ramadhan nanti.

Semakin unik dan cantik parcel maupun hampers, maka akan semakin banyak juga peminatnya. Sediakan produk yang berkualitas dan layak, agar bisnis parcel dan hampers ini bisa berkembang dengan pesat.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Terkini Lainnya
Indonesia Eximbank Bukukan Laba Bersih Rp77 Miliar pada Triwulan I 2026
Indonesia Eximbank Bukukan Laba Bersih Rp77 Miliar pada Triwulan I 2026
Program
Perusahaan AI Indonesia Tembus Pasar AS melalui Kolaborasi dengan Crawford Software
Perusahaan AI Indonesia Tembus Pasar AS melalui Kolaborasi dengan Crawford Software
Jagoan Lokal
Fabriku Hadirkan Kain Berkualitas untuk Brand Lokal
Fabriku Hadirkan Kain Berkualitas untuk Brand Lokal
Jagoan Lokal
Bangun Ekonomi Digital Asia, Cyberport Hong Kong Gandeng Sejumlah Institusi Indonesia
Bangun Ekonomi Digital Asia, Cyberport Hong Kong Gandeng Sejumlah Institusi Indonesia
Program
Menghindari Salah Arah Alokasi Dana Desa untuk KDMP
Menghindari Salah Arah Alokasi Dana Desa untuk KDMP
Program
'TKTD' untuk Wirausaha Disabilitas
"TKTD" untuk Wirausaha Disabilitas
Program
Dapat Bantuan Alat Modern, Perajin Patung dan Miniatur di Kota Malang Kebanjiran Pesanan
Dapat Bantuan Alat Modern, Perajin Patung dan Miniatur di Kota Malang Kebanjiran Pesanan
Program
LPDB Salurkan Pembiayaan ke KDKMP Sidomulyo Jember untuk Dukung Ekspor Kopi
LPDB Salurkan Pembiayaan ke KDKMP Sidomulyo Jember untuk Dukung Ekspor Kopi
Program
Kisah Para Penjual Makanan di Kawasan Industri Nikel Weda, Sehari Bisa Raup Omzet Rp 10 Juta
Kisah Para Penjual Makanan di Kawasan Industri Nikel Weda, Sehari Bisa Raup Omzet Rp 10 Juta
Jagoan Lokal
Penyaluran Kredit di 7 Wilayah Jatim Tumbuh 8,41 Persen, Malang Raya Didominasi Pelaku UMKM
Penyaluran Kredit di 7 Wilayah Jatim Tumbuh 8,41 Persen, Malang Raya Didominasi Pelaku UMKM
Training
Kementerian UMKM Fasilitasi Legalitas dan Pembiayaan kepada 1.000 Usaha Mikro di NTT
Kementerian UMKM Fasilitasi Legalitas dan Pembiayaan kepada 1.000 Usaha Mikro di NTT
Program
Pertamina Boyong 45 UMKM Binaan ke Trade Expo Indonesia 2025
Pertamina Boyong 45 UMKM Binaan ke Trade Expo Indonesia 2025
Program
Penjualan Stagnan, Puluhan UMKM di Kota Malang Dibekali Jurus Pemasaran Digital
Penjualan Stagnan, Puluhan UMKM di Kota Malang Dibekali Jurus Pemasaran Digital
Training
Tanpa Dirigen, Orkestra UMKM Hanya Riuh Tanpa Irama
Tanpa Dirigen, Orkestra UMKM Hanya Riuh Tanpa Irama
Program
Pedagang Mengeluh Soal QRIS, Diskopindag Kota Malang Akui Tak Bisa Paksa
Pedagang Mengeluh Soal QRIS, Diskopindag Kota Malang Akui Tak Bisa Paksa
Program
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Terpopuler
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Close Ads
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau