Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

6 Tips Jualan Online saat Ramadan, Dijamin Luber Cuan

Kompas.com - 17/04/2022, 12:30 WIB
Bambang P. Jatmiko

Editor

JAKARTA, KOMPAS.com - Bulan Ramadan, bukan hanya berlomba-lomba menanam kebajikan, tapi juga beramai-ramai belanja online. Pantas, transaksi belanja daring selalu meningkat saban bulan puasa.

Belanja online baju, kue-kue kering Lebaran, sembako murah, gadget, perlengkapan ibadah, perangkat elektronik, sampai produk kecantikan dan kesehatan.

Kebiasaan belanja online masyarakat di bulan Ramadan ini harus dimanfaatkan pelaku usaha online untuk meningkatkan nilai transaksi. Omzet naik, keuntungan besar.

Berikut tips sukses jualan online di bulan Ramadan, seperti dikutip dari Cermati.com:

  • Jualan produk yang sesuai

Kalau sudah punya toko online sebelumnya, kamu dapat menjual produk yang sesuai dengan momentum dan banyak diminati. Contoh saat Ramadan, jajakan produk kurma, busana muslim, sajadah, mukena, sarung, kue-kue kering, atau produk lainnya yang berkaitan.

Jadi, kamu bisa memaksimalkan bulan puasa ini untuk mendulang uang. Tidak ketinggalan dengan pelaku usaha lain meskipun sifatnya musiman. Misalnya dari yang tadinya jualan online baju-baju tidur, di bulan puasa merambah dagang baju gamis dan baju koko.

  • Jaga stok produk

Biasanya permintaan konsumen selama Ramadan meningkat. Jika sudah menambah daftar produk yang relevan dengan bulan puasa untuk dijual, pastikan stok barangnya selalu tersedia atau cukup.

Jangan sampai kosong dan bisa mengecewakan pembeli dengan mengatakan bahwa barang yang dicari sudah habis. Tentu saja kamu melewatkan kesempatan besar meraup banyak fulus.

Siapa tahu ada pembeli yang ingin membeli barang kamu dalam jumlah besar. Oleh karena itu, sebaiknya kamu menambah jumlah stok barang agar tak kehabisan bila permintaan sedang banyak.

  • Tebar promo menarik

Bulan Ramadan ada sekali dalam setahun. Kesempatan ini tidak boleh disia-siakan pengusaha untuk meningkatkan penjualan, termasuk kamu.

Salah satu daya pikatnya dengan memberi promo. Kamu bisa mendesain program promo yang sesuai dengan kebutuhan konsumen dan kondisi keuangan.

Misalnya saja diskon atau potongan harga, harga spesial, buy 1 get 1 atau get 3, cashback, maupun gratis ongkos kirim (ongkir). Memberi promo merupakan salah satu strategi pemasaran paling jitu menaikkan penjualan dan profit.

Baca Juga: Bisnis Menguntungkan, Ini 4 Tips Membuka Bisnis Mie

  • Promosi di waktu yang tepat

Bila sudah memutuskan promo Ramadan apa yang akan kamu berikan pada konsumen, maka segera pasang dan sebarkan di toko online dan media sosial kamu. Biar pada tahu kamu menawarkan promo keren.

Manfaatkan media sosial, seperti Facebook, Twitter, Instagram, dan Youtube untuk memasarkan produk maupun menyebar program promomu. Perhatikan waktu promosinya agar produk mendapat banyak views.

Survei ShopBack Insights mengenai Perilaku Belanja Online saat Ramadan menunjukkan, antara pria dan wanita berbeda dalam memilih waktu berbelanja online. Saat Ramadan, wanita lebih suka belanja pada malam hari, sedangkan pria lebih senang malam hari.

Biasanya favorit wanita belanja online pas sebelum tidur, yakni pukul 21.00-24.00. Sementara pria senang belanja di jam istirahat siang sekitar pukul 11.00-13.00. Pada jam buka puasa pukul 17.00-19.00 pun, trafik belanja online cukup tinggi dari Netizen pria dan wanita.

  • Gunakan keyword atau hashtag yang tepat

Manfaatkan beragam tools yang dapat membantumu untuk menentukan keyword yang tepat dan sesuai produk. Misalnya, gamis murah, gamis muslimah syar’i, gamis muslim terbaru, kue lebaran coklat, dan lainnya.

Dengan begitu, toko online kamu akan muncul di pencarian teratas ketika konsumen mengetikkan keyword tersebut di mesin pencari. Dan berpotensi di klik dan membeli produk kamu jika ada produk yang mencuri perhatiannya.

Selain mengatasi tingkat persaingan bisnis, penggunaan keyword yang tepat juga akan membantu meningkatkan angka penjualan.

  • Siapkan modal yang cukup

Menambah produk yang dijual ketika bulan Ramadan dan memastikan stok tersedia, kamu harus memiliki modal usaha yang cukup. Ini agar bisnis online berjalan dengan lancar, stok barang aman, dan konsumen puas.

Kamu dapat menggunakan keuntungan dari jualan online di bulan-bulan sebelumnya untuk tambahan modal ini, atau mengajukan pinjaman ke bank maupun pinjaman online fintech lending legal.

Maksimalkan Jualan Online di Bulan Ramadan

Tidak setiap hari ada bulan Ramadan. Maka, maksimalkan jualan online dengan strategi yang tepat. Sesuaikan dengan minat pasar, serta kondisi keuangan.

Kalaupun harus meminjam untuk hal produktif ini, pinjam modal usaha sesuai kebutuhan agar kamu dapat membayar cicilannya tepat waktu sampai lunas.

 

Artikel ini merupakan hasil kerjasama antara Kompas.com dengan Cermati.com. Isi artikel menjadi tanggung jawab sepenuhnya Cermati.com

 

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.


Terkini Lainnya

LPEI Salurkan Pembiayaan Rp 524 Miliar untuk Perkuat Ekspor Alat Kesehatan RI

LPEI Salurkan Pembiayaan Rp 524 Miliar untuk Perkuat Ekspor Alat Kesehatan RI

Program
25 Penyandang Disabilitas di Malang Raya Rajut Asa dengan Jalankan Bisnis

25 Penyandang Disabilitas di Malang Raya Rajut Asa dengan Jalankan Bisnis

Jagoan Lokal
Tinggalkan Gaji 40 Juta Per Bulan, Kini Doni Sukses Berbisnis Madu Berkat Pemasaran Daring

Tinggalkan Gaji 40 Juta Per Bulan, Kini Doni Sukses Berbisnis Madu Berkat Pemasaran Daring

Jagoan Lokal
Jatuh Bangun Bayu Rintis Bisnis, Hingga Tembus Pasar Ekspor Berkat Digitalisasi

Jatuh Bangun Bayu Rintis Bisnis, Hingga Tembus Pasar Ekspor Berkat Digitalisasi

Jagoan Lokal
Pesanan Pembuatan Parsel di Kota Malang Meningkat Selama Ramadhan

Pesanan Pembuatan Parsel di Kota Malang Meningkat Selama Ramadhan

Training
Kata Oma, Telur Gabus Olahan Ibu yang Kini Mendunia

Kata Oma, Telur Gabus Olahan Ibu yang Kini Mendunia

Jagoan Lokal
Kisah Dua Mantan Pengikut Kelompok Radikal yang Memilih Belajar Beternak Kambing

Kisah Dua Mantan Pengikut Kelompok Radikal yang Memilih Belajar Beternak Kambing

Jagoan Lokal
UKM Bisa Kelola Tambang, Kadin: Kalau Berhasil Manfaatnya Dirasakan Semua

UKM Bisa Kelola Tambang, Kadin: Kalau Berhasil Manfaatnya Dirasakan Semua

Program
Astra Dorong Perekonomian NTT Lewat Pemberdayaan UMKM Kopi dan Kakao

Astra Dorong Perekonomian NTT Lewat Pemberdayaan UMKM Kopi dan Kakao

Program
Si Emas Hijau dari Desa Loha, Kecamatan Macang Pacar, Kabupaten Manggarai Barat

Si Emas Hijau dari Desa Loha, Kecamatan Macang Pacar, Kabupaten Manggarai Barat

Jagoan Lokal
Menteri Ekraf Tinjau 300 Emak-Emak di Kota Malang Belajar E-Commerce

Menteri Ekraf Tinjau 300 Emak-Emak di Kota Malang Belajar E-Commerce

Program
Kembangkan Potensi Ekonomi NTT, YDBA Beri Pendampingan bagi Petani Vanili dan Mete

Kembangkan Potensi Ekonomi NTT, YDBA Beri Pendampingan bagi Petani Vanili dan Mete

Program
BNI Jejak Kopi Khatulistiwa Dukung Kopi Garut Swasembada Pangan dan Go Global

BNI Jejak Kopi Khatulistiwa Dukung Kopi Garut Swasembada Pangan dan Go Global

Program
TikTok Latih 600 UMKM Indonesia untuk Hasilkan Konten menarik

TikTok Latih 600 UMKM Indonesia untuk Hasilkan Konten menarik

Program
DPMA IPB Gali Potensi Ekonomi di Desa Sejahtera Astra Tegal dan Pemalang

DPMA IPB Gali Potensi Ekonomi di Desa Sejahtera Astra Tegal dan Pemalang

Program
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Terpopuler

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau