Widuri Group Gandeng Desa-Desa Di Purworejo Gelar Pasar Murah Minyak Goreng untuk Masyarakat dan UMKM

Kompas.com - 13/07/2022, 07:00 WIB

PURWOREJO, KOMPAS.com - Kawasan Produksi Widuri adalah satu konsep pengembangan dan penataan kawasan berbasis produksi dagang dan kemanfaatan sosial.

Kawasan yang berlokasi di Kecamatan Bancak, Semarang saat ini gencar menggandeng desa-desa di daerah lain untuk menstabilkan harga minyak di tingkat konsumen.

Seperti yang dilakukan hari ini Selasa (11/7/2022) Widuri berkolaborasi dengan desa-desa menggelar pasar minyak goreng curah murah di Kabupaten Purworejo.

Purnama Zafi Najibi selaku koordinator pelaksana menjelaskan kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk komitmen Kawasan Produksi Widuri dalam menciptakan suatu tata kelola sistem ekonomi dan sosial yang berpihak kepada masyarakat dan UMKM.

"Kita berupaya menciptakan stabilitas harga minyak agar masyarakat terbantu dalam hal ekonomi, sudah ada puluhan desa yang telah bekerjasama dengan kita," katanya saat ditemui dilokasi pasar murah di Desa Majir Kecamatan Kutoarjo pada Selasa (12/7/2022) siang.

Diketahui Widuri telah membantu pemerintah dalam penstabilan harga minyak di puluhan desa yang ada di Jawa Tengah. Beberapa Kabupaten seperti Kendal, Semarang, Salatiga, Jepara dan yang terakhir di Purworejo ini menjual minyak murah seharga Rp13.000 per liter kepada masyarakat.

Hal ini jauh dengan harga pasaran saat ini yang berkisar antara Rp 14.000 - Rp 16.000 ditingkat konsumen. Ia menyebut kegiatan ini sebagai wujud komitmen Widuri untuk memajukan perekonomian masyarakat dan para pelaku UMKM yang ada di Daerah.

Pihaknya mengatakan stok yang dimilikinya bulan ini sekitar 50.000 ton minyak curah murah yang siap didistribusikan kepada masyarakat dan UMKM yang berbasis produksi menggunakan minyak goreng.

"Di Kabupaten Purworejo masih beberapa lokasi yang sudah kita jadwalkan yakni Desa Majir Kutoarjo, Desa Megulung Kidul Kecamatan Pituruh, Desa Popongan Kecamatan Banyuurip dan sebagian wilayah Kecamatan Bruno," kata Purnama.

Ia berharap desa-desa yang ada di Purworejo dapat mengikuti kegiatan ini. Pihaknya membuka peluang dan menfasilitasi bagi desa lainnya untuk menggelar pasar murah di Purworejo untuk membantu progam penstabilan harga minyak.

Sementara itu Kepala Desa Majir, Kecamatan Kutoarjo, Budi Teguh Pamuji mengatakan dengan adanya pasar murah minyak goreng curah ini diharapkan dapat membantu masyarakat. Kegiatan pasar murah ini akan terus dilaksanakan sejalan dengan permintaan masyarakat dan UMKM di desanya.

Dalam kegiatan ini juga tidak diwajibkan pembelian menggunakan KTP dan syarat lainnya. Konsumen hanya membawa wadah sendiri untuk minyak yang akan dibeli tanpa batasan pembelian.

"Hari ini kita lakukan pasar murah yang awalnya cuma 500 liter karena antusias masyarakat kita tambah jadi 800 liter minyak, tidak ada batasan pembelian," katanya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.