Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

5 Tips Memulai Bisnis Jasa Fotografi: Tanpa Modal pun Bisa!

Kompas.com - 20/09/2022, 19:35 WIB
Gabriela Angelica,
Wahyu Adityo Prodjo

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Bisnis jasa fotografi jadi ladang cuan yang sedang diminati, utamanya pada kalangan anak muda. Menjadi fotografer sewaan, bisa dikatakan sebagai sumber penghasilan sampingan berdasarkan hobi.

Tak sedikit juga orang yang menjadikan bidang fotografi sebagai pekerjaannya utamanya. Jika Kamu memiliki hobi ini dan ingin membuka jasa sewa fotografer sebagai sampingan, tak perlu takut dengan cara memulainya.

Berikut ini beberapa tips utama untuk Kamu yang sedang menjadi pemula dalam jasa fotografi seperti dirangkum Kompas.com dari berbagai sumber.

1. Bisnis Fotografi Tak Harus Punya Modal

Bagaimana caranya? Kalau Kamu hobi dan ahli dalam hal fotografi, tapi sedang tidak memiliki alat, jangan segan untuk menerapkan sistem uang muka dari klien. Uang muka dari klien itu dapat Kamu gunakan untuk menyewa alat-alat yang dibutuhkan.

Kuncinya, bangun citra dan testimoni terlebih dahulu sehingga klien punya trust yang kuat membayarkan sebagian biaya di awal. Selain itu, pintar-pintarlah mencari tempat penyewaan yang terjangkau agar sisa dana dapat ditabung untuk membeli alat nantinya.

2. Lupakan Peralatan Mahal

Peralatan fotografi tak harus mahal. Inilah yang perlu diingat oleh seorang pemula. Semua tetap bergantung pada skill yang dimiliki oleh seorang fotografer. Kamu tetap bisa menghasilkan foto yang bagus tanpa alat yang mahal.

Carilah target market yang memang sesuai dan tak memiliki banyak persyaratan dalam hal fotografi. Hal terpenting, Kamu tetap bisa memberikan yang terbaik sesuai permintaan mereka.

3. Jadikan Kawan sebagai Pelanggan Awal

Cari teman yang dapat dijadikan pelanggan awal. Selain lebih mudah untuk dijadikan target konsumen, pendekatannya pun akan lebih mudah. Kamu bisa meminta mereka memberikan testimoni kepada orang lain atau di media sosial agar memperluas awareness tentang usaha Kamu.

Perlu diingat, prinsip 'harga teman' bukan sesuatu yang menguntungkan untuk Kamu sebagai pemula. Ada harga, ada kualitas. Teman yang baik pasti akan menghargai kualitasmu sebagai jasa yang disewanya.

4. Testimoni sebagai Taktik Pemasaran

Seperti yang ada di poin sebelumnya, usaha berbentuk jasa seperti fotografi perlu menggunakan taktik testimoni dalam pemasarannya.

Strategi ini dinilai efektif untuk memanggil klien baru. Utamanya, gunakan cara pemasaran dari mulut ke mulut lewat networking yang Kamu bentuk di dalam pertemanan atau komunitas.

5. Buat portofolio yang menarik

Portofolio adalah kumpulan bukti hasil fotografimu untuk menarik minat klien. Bagikan portofolio hasil kerja Kamu kepada calon klien dan pastikan sudah tersusun rapi serta terlihat menjanjikan.

Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang


Terkini Lainnya
Dapat Bantuan Alat Modern, Perajin Patung dan Miniatur di Kota Malang Kebanjiran Pesanan
Dapat Bantuan Alat Modern, Perajin Patung dan Miniatur di Kota Malang Kebanjiran Pesanan
Program
LPDB Salurkan Pembiayaan ke KDKMP Sidomulyo Jember untuk Dukung Ekspor Kopi
LPDB Salurkan Pembiayaan ke KDKMP Sidomulyo Jember untuk Dukung Ekspor Kopi
Program
Kisah Para Penjual Makanan di Kawasan Industri Nikel Weda, Sehari Bisa Raup Omzet Rp 10 Juta
Kisah Para Penjual Makanan di Kawasan Industri Nikel Weda, Sehari Bisa Raup Omzet Rp 10 Juta
Jagoan Lokal
Penyaluran Kredit di 7 Wilayah Jatim Tumbuh 8,41 Persen, Malang Raya Didominasi Pelaku UMKM
Penyaluran Kredit di 7 Wilayah Jatim Tumbuh 8,41 Persen, Malang Raya Didominasi Pelaku UMKM
Training
Kementerian UMKM Fasilitasi Legalitas dan Pembiayaan kepada 1.000 Usaha Mikro di NTT
Kementerian UMKM Fasilitasi Legalitas dan Pembiayaan kepada 1.000 Usaha Mikro di NTT
Program
Pertamina Boyong 45 UMKM Binaan ke Trade Expo Indonesia 2025
Pertamina Boyong 45 UMKM Binaan ke Trade Expo Indonesia 2025
Program
Penjualan Stagnan, Puluhan UMKM di Kota Malang Dibekali Jurus Pemasaran Digital
Penjualan Stagnan, Puluhan UMKM di Kota Malang Dibekali Jurus Pemasaran Digital
Training
Tanpa Dirigen, Orkestra UMKM Hanya Riuh Tanpa Irama
Tanpa Dirigen, Orkestra UMKM Hanya Riuh Tanpa Irama
Program
Pedagang Mengeluh Soal QRIS, Diskopindag Kota Malang Akui Tak Bisa Paksa
Pedagang Mengeluh Soal QRIS, Diskopindag Kota Malang Akui Tak Bisa Paksa
Program
Indonesia Eximbank Luncurkan Buku Strategi Ekspor Jawa Tengah
Indonesia Eximbank Luncurkan Buku Strategi Ekspor Jawa Tengah
Program
Produk Sambel Uleg Hingga Pot Tanaman dari Jawa Timur Tembus Pasar Global
Produk Sambel Uleg Hingga Pot Tanaman dari Jawa Timur Tembus Pasar Global
Program
BRI Rampungkan Pelatihan bagi Pengelola 100 Desa BRILiaN
BRI Rampungkan Pelatihan bagi Pengelola 100 Desa BRILiaN
Program
BRI Peduli Bantu UMKM Raih Sertifikasi Halal
BRI Peduli Bantu UMKM Raih Sertifikasi Halal
Program
Jelang Perayaan Hari Kemerdekaan RI, Perajin Lampion di Kota Malang Kebanjiran Order
Jelang Perayaan Hari Kemerdekaan RI, Perajin Lampion di Kota Malang Kebanjiran Order
Jagoan Lokal
Indonesia Eximbank Salurkan Fasilitas Pembiayaan dan Penjaminan Ekspor ke Petro Oxo
Indonesia Eximbank Salurkan Fasilitas Pembiayaan dan Penjaminan Ekspor ke Petro Oxo
Program
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Close Ads
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Kolom ini tidak boleh kosong.
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau