Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Modal untuk Bisnis harus Dimanfaatkan Secara Efisien, Bagaimana Caranya?

Kompas.com - 29/09/2022, 13:00 WIB
Putri Sophia,
Bambang P. Jatmiko

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Memulai sebuah usaha tentu perlu memiliki modal agar dapat berjalan dan memperoleh keuntungan.

Modal sebagai pondasi keuangan ini perlu dimanfaatkan secara efisien. Hal ini bertujuan untuk menjaga arus kas tetap stabil, dan dapat mengembangkan usaha.

Keterampilan dalam mengelola keuangan ini perlu dimiliki, agar modal tidak berakhir menjadi dana yang tidak produktif bahkan kerugian.

Baca juga: 4 Tips Penting Hadapi Komentar Negatif Konsumen di Media Sosial

Maka dari itu, berikut beberapa cara yang bisa diterapkan agar modal usaha Anda dapat dikelola secara efisien:

1. Buat Pembukuan Transaksi

Baik usaha berskala kecil maupun besar, memiliki pembukuan transaksi wajib untuk dimiliki.

Pembukuan transaksi masuk dan keluar diperlukan agar Anda mudah mengatur dalam mengelola modal usaha.

Anda bisa mulai pembukuan transaksi dengan mencatat transaksi kecil hingga yang besar.

Selain itu, pembukuan wajib disertakan bukti transaksi agar terhindar dari kerugian dan masalah keuangan.

2. Hindari Utang

Agar modal dikelola dengan efektif, hindari menggunakan dana tersebut untuk utang yang nantinya akan menjadi beban.

Hindari menggunakan modal untuk membeli barang keperluan usaha yang belum pasti.

Misal, Anda membeli alat produksi baru di luar kapasitas keuangan sehingga menimbulkan utang di kemudian hari.

Dengan menghindari utang, arus kas dan modal Anda akan teralokasi dengan baik.

Baca juga: Kurangi "Obesitas" Pelaku Mikro, Ini Cara Pemerintah

3. Buat Pos Alokasi Dana

Dana modal perlu dialokasikan ke berbagai pos agar perencanaan dana pun tertata.

Pos-pos dana tersebut terdiri dari pos dana untuk sarana prasarana usaha, dana administrasi perizinan usaha, dana operasional, dan dana darurat.

Selain itu, alangkah lebih baik apabila usaha Anda memiliki rekening yang terpisah dengan rekening pribadi.

Memisahkan rekening ini berguna untuk meminimalisir tercampurnya dana sehingga arus kas tetap rapi.

4. Prioritaskan Bisnis yang Utama

Apabila Anda memiliki beberapa bisnis, maka pergunakanlah modal pada satu bisnis yang saat ini menjadi prioritas saja.

Hindari menggelontorkan dana modal kepada berbagai bisnis yang berbeda.

Langkah ini bertujuan agar fokus alokasi dana modal berjalan baik dan bisnis pun dapat berkembang secara optimal.

5. Periksa Pembukuan Secara Berkala

Jangan lupa untuk memeriksa pembukuan transaksi secara berkala, ini perlu dilakukan untuk memeriksa apakah arus kas berjalan lancar atau tidak.

Arus kas yang lancar mencerminkan alokasi modal Anda berjalan dengan baik.

Selain itu, memeriksa pembukuan bisa menjadi dasar Anda untuk melakukan keputusan keuangan yang melibatkan modal.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.


Terkini Lainnya

LPEI Salurkan Pembiayaan Rp 524 Miliar untuk Perkuat Ekspor Alat Kesehatan RI

LPEI Salurkan Pembiayaan Rp 524 Miliar untuk Perkuat Ekspor Alat Kesehatan RI

Program
25 Penyandang Disabilitas di Malang Raya Rajut Asa dengan Jalankan Bisnis

25 Penyandang Disabilitas di Malang Raya Rajut Asa dengan Jalankan Bisnis

Jagoan Lokal
Tinggalkan Gaji 40 Juta Per Bulan, Kini Doni Sukses Berbisnis Madu Berkat Pemasaran Daring

Tinggalkan Gaji 40 Juta Per Bulan, Kini Doni Sukses Berbisnis Madu Berkat Pemasaran Daring

Jagoan Lokal
Jatuh Bangun Bayu Rintis Bisnis, Hingga Tembus Pasar Ekspor Berkat Digitalisasi

Jatuh Bangun Bayu Rintis Bisnis, Hingga Tembus Pasar Ekspor Berkat Digitalisasi

Jagoan Lokal
Pesanan Pembuatan Parsel di Kota Malang Meningkat Selama Ramadhan

Pesanan Pembuatan Parsel di Kota Malang Meningkat Selama Ramadhan

Training
Kata Oma, Telur Gabus Olahan Ibu yang Kini Mendunia

Kata Oma, Telur Gabus Olahan Ibu yang Kini Mendunia

Jagoan Lokal
Kisah Dua Mantan Pengikut Kelompok Radikal yang Memilih Belajar Beternak Kambing

Kisah Dua Mantan Pengikut Kelompok Radikal yang Memilih Belajar Beternak Kambing

Jagoan Lokal
UKM Bisa Kelola Tambang, Kadin: Kalau Berhasil Manfaatnya Dirasakan Semua

UKM Bisa Kelola Tambang, Kadin: Kalau Berhasil Manfaatnya Dirasakan Semua

Program
Astra Dorong Perekonomian NTT Lewat Pemberdayaan UMKM Kopi dan Kakao

Astra Dorong Perekonomian NTT Lewat Pemberdayaan UMKM Kopi dan Kakao

Program
Si Emas Hijau dari Desa Loha, Kecamatan Macang Pacar, Kabupaten Manggarai Barat

Si Emas Hijau dari Desa Loha, Kecamatan Macang Pacar, Kabupaten Manggarai Barat

Jagoan Lokal
Menteri Ekraf Tinjau 300 Emak-Emak di Kota Malang Belajar E-Commerce

Menteri Ekraf Tinjau 300 Emak-Emak di Kota Malang Belajar E-Commerce

Program
Kembangkan Potensi Ekonomi NTT, YDBA Beri Pendampingan bagi Petani Vanili dan Mete

Kembangkan Potensi Ekonomi NTT, YDBA Beri Pendampingan bagi Petani Vanili dan Mete

Program
BNI Jejak Kopi Khatulistiwa Dukung Kopi Garut Swasembada Pangan dan Go Global

BNI Jejak Kopi Khatulistiwa Dukung Kopi Garut Swasembada Pangan dan Go Global

Program
TikTok Latih 600 UMKM Indonesia untuk Hasilkan Konten menarik

TikTok Latih 600 UMKM Indonesia untuk Hasilkan Konten menarik

Program
DPMA IPB Gali Potensi Ekonomi di Desa Sejahtera Astra Tegal dan Pemalang

DPMA IPB Gali Potensi Ekonomi di Desa Sejahtera Astra Tegal dan Pemalang

Program
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Terpopuler

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau