Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

LIVE Bronis UMKM 10 November: Kiat Sukses Ekspor Batik Maos, Dari Cilacap ke Mancanegara

Kompas.com - 10/11/2022, 08:00 WIB
Wahyu Adityo Prodjo

Editor

JAKARTA, KOMPAS.com - Produk Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) punya potensi besar untuk diekspor. Daya saing produk UMKM pun tak kalah saing dengan produk dari negara lainnya.

Salah satu pelaku UMKM yang berhasil mengekspor produknya adalah pemilik CV Rajasa Mas Jaya yang bergerak di bidang produksi batik dan kerajinan, Euis Rohaini.

Memulai bisnis sejak tahun 2008, Euis memanfaatkan bahan-bahan sisa limbah konveksi dan bambu.

Saat itu, Euis melihat banyaknya limbah perca batik tetapi belum ada ide untuk memproduksinya. Akhirnya, Euis menciptakan produk baru dengan kombinasi bambu untuk hiasannya.

Pada tahun 2007, Euis mengenalkan batiknya dengan merek Maos Rajamas.

Ia pun kemudian mendapatkan pembeli dari Arab Saudi pada tahun 2016. Euis pun berhasil mengirimkan lima kontainer berisi kerajinannya dalam kurun waktu satu tahun.

Kisah Euis dalam mengembangkan bisnisnya menarik untuk dikulik. Bagaimana kisah awal Euis mengembangkan bisnisnya? Apa tips dan trik mengembangkan bisnis batik dan kerajinan hingga bisa tembus ekspor?

Kompas.com melalui rubrik Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) kembali menghadirkan program Bronis UMKM.

Program Bronis kali ini mengangkat topik "Kiat Sukses Ekspor Batik Maos, Dari Cilacap ke Mancanegara". Acara Bronis UMKM ini akan digelar dalam bentuk talkshow secara live di media sosial Kompas.com yaitu Instagram, Youtube, dan Facebook.

Acara ini akan diselenggarakan pada Kamis, 10 November 2022 pada pukul 16.00 WIB. Dalam acara Bronis UMKM kali ini, CV Rajasa Mas Jaya, Euis Rohaini akan berbagi cerita soal bisnis batik dan kerajinan tangan hingga tembus ekspor ke mancanegara.

Acara live akan berlangsung selama satu jam. Kamu bisa bertanya kepada narasumber secara langsung lewat kolom komentar. Jangan ketinggalan Bronis UMKM, ya! Follow Instagram, subscribe dan nyalakan notifikasi Youtube!

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.


Terkini Lainnya

LPEI Salurkan Pembiayaan Rp 524 Miliar untuk Perkuat Ekspor Alat Kesehatan RI

LPEI Salurkan Pembiayaan Rp 524 Miliar untuk Perkuat Ekspor Alat Kesehatan RI

Program
25 Penyandang Disabilitas di Malang Raya Rajut Asa dengan Jalankan Bisnis

25 Penyandang Disabilitas di Malang Raya Rajut Asa dengan Jalankan Bisnis

Jagoan Lokal
Tinggalkan Gaji 40 Juta Per Bulan, Kini Doni Sukses Berbisnis Madu Berkat Pemasaran Daring

Tinggalkan Gaji 40 Juta Per Bulan, Kini Doni Sukses Berbisnis Madu Berkat Pemasaran Daring

Jagoan Lokal
Jatuh Bangun Bayu Rintis Bisnis, Hingga Tembus Pasar Ekspor Berkat Digitalisasi

Jatuh Bangun Bayu Rintis Bisnis, Hingga Tembus Pasar Ekspor Berkat Digitalisasi

Jagoan Lokal
Pesanan Pembuatan Parsel di Kota Malang Meningkat Selama Ramadhan

Pesanan Pembuatan Parsel di Kota Malang Meningkat Selama Ramadhan

Training
Kata Oma, Telur Gabus Olahan Ibu yang Kini Mendunia

Kata Oma, Telur Gabus Olahan Ibu yang Kini Mendunia

Jagoan Lokal
Kisah Dua Mantan Pengikut Kelompok Radikal yang Memilih Belajar Beternak Kambing

Kisah Dua Mantan Pengikut Kelompok Radikal yang Memilih Belajar Beternak Kambing

Jagoan Lokal
UKM Bisa Kelola Tambang, Kadin: Kalau Berhasil Manfaatnya Dirasakan Semua

UKM Bisa Kelola Tambang, Kadin: Kalau Berhasil Manfaatnya Dirasakan Semua

Program
Astra Dorong Perekonomian NTT Lewat Pemberdayaan UMKM Kopi dan Kakao

Astra Dorong Perekonomian NTT Lewat Pemberdayaan UMKM Kopi dan Kakao

Program
Si Emas Hijau dari Desa Loha, Kecamatan Macang Pacar, Kabupaten Manggarai Barat

Si Emas Hijau dari Desa Loha, Kecamatan Macang Pacar, Kabupaten Manggarai Barat

Jagoan Lokal
Menteri Ekraf Tinjau 300 Emak-Emak di Kota Malang Belajar E-Commerce

Menteri Ekraf Tinjau 300 Emak-Emak di Kota Malang Belajar E-Commerce

Program
Kembangkan Potensi Ekonomi NTT, YDBA Beri Pendampingan bagi Petani Vanili dan Mete

Kembangkan Potensi Ekonomi NTT, YDBA Beri Pendampingan bagi Petani Vanili dan Mete

Program
BNI Jejak Kopi Khatulistiwa Dukung Kopi Garut Swasembada Pangan dan Go Global

BNI Jejak Kopi Khatulistiwa Dukung Kopi Garut Swasembada Pangan dan Go Global

Program
TikTok Latih 600 UMKM Indonesia untuk Hasilkan Konten menarik

TikTok Latih 600 UMKM Indonesia untuk Hasilkan Konten menarik

Program
DPMA IPB Gali Potensi Ekonomi di Desa Sejahtera Astra Tegal dan Pemalang

DPMA IPB Gali Potensi Ekonomi di Desa Sejahtera Astra Tegal dan Pemalang

Program
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Terpopuler

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau