Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Desa Binaan IPB University Ekspor 36 Ton Pinang

Kompas.com, 29 April 2025, 13:37 WIB
Zintan Prihatini,
Bambang P. Jatmiko

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktorat Pengembangan Masyarakat Agromaritim IPB University dan PT Export Tani Nusantara, melepas ekspor pinang di Pelabuhan Talang Duku, Kabupaten Muaro Jambi, Jambi melalui program One Village One CEO, Kamis (24/4/2025). 

Sebanyak 36 ton pinang senilai 76.320 dollar AS atau Rp 1,3 miliar diangkut menggunakan dua kontainer dari Pelabuhan Talang Duku.

"Saya berharap ekspor pinang ini bisa berdampak pada peningkatan pendapatan petani dan penciptaan lapangan kerja baru," kata Direktur PT Export Tani Nusantara, Al-Fiqie, dalam keterangannya, Selasa (29/4/2025).

Menurut dia, pelepasan ekspor merupakan kerja sama berbagai pihak. IPB University memfasilitasi pelatihan bagi petani dan fasilitasi permodalan, kelompok tani binaan sebagai produsen pinang.

Baca juga: Gapki Minta Beban Ekspor Dikurangi akibat Perang Dagang

Sementara, Pemerintah Provinsi Jambi, Pelindo, Balai Karantina dan Bea Cukai memfasilitasi pengembangan ekosistem bisnis pinang di Jambi.

Rektor IPB University, Arif Satria, menyampaikan bahwa pengabdian masyarakat IPB sudah ada di 6.675 desa seluruh Indonesia.

"Program OVOC merupakan program yang didesain untuk memfasilitasi mahasiswa atau lulusan baru IPB yang berniat untuk menjadi social entrepreneur di bidang pertanian," kata Arif.

Kehadiran para social entrepreneur diharapkan dapat memberikan dampak positif pada pembentukan ekosistem bisnis di pedesaan, yang akan berdampak peningkatan pendapatan dan penyerapan tenaga kerja di desa.

Baca juga: RI Bisa Maksimalkan Ekspor Udang ke Jepang dan Malaysia setelah AS Patok Tarif Impor Tinggi

Dia berharap, ekspor pinang membuka peluang kerja sama lain antara IPB dengan Pemprov Jambi. Sebab, kampusnya memiliki banyak inovasi pertanian yakni teknologi padi, kelapa sawit dan kopi yang dapat diaplikasikan di Jambi.

Sementara itu, Gubernur Jambi, Al Haris, menyampaikan apresiasi atas keberhasilan Al-Fiqie dan rekannya yang masih berstatus mahasiswa tetapi sudah berhasil menjadi pengusaha. Pencapaian ini bisa menjadi inspirasi bagi mahasiswa di Jambi untuk menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat.

Al Haris lantas meminta jajarannya membentuk program bagi mahasiswa dan pemuda di Jambi agar dapat mengikuti program OVOC di IPB.

Saudara-saudara kita di Nusa Tenggara Timur tengah dirundung duka karena gempa M 7,7. Mari kita mengulurkan tangan untuk membantu meringankan beban yang sedang mereka hadapi. Kirim bantuan Anda melalui tautan https://bit.ly/BantuWargaNTT


Terkini Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Close Ads
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau