Sadar akan besarnya potensi industri kopi di Indonesia, sebagai pemilik Kozi, Ramanda mengaku pemerintah pun perlu ikut turun tangan mendorong industri ini agar semakin besar.
Selain masalah bahan baku, Ramanda juga mengaku perlu adanya tangan pemerintah agar industri kopi bisa lebih dikenal di pasar internasional.
“Inisiatif pemerintah perlu misalnya beli green bean, bahan baku supaya bisa lebih murah, buat belanja lebih murah, selain itu juga perlu dukungan buat bertemu buyer luar negeri itu perlu, buat ketemu ke hulunya,” ungkap Ramanda.
Baca juga: Lewat Misionaris, Kopi dari Manggarai Timur Berhasil Tembus Meksiko dan Jerman
Lebih lanjut, pemilik Kozi ini pun menaruh perhatiannya terhadap specialty coffee yang harganya masih terbilang mahal di Indonesia.
Menurutnya, semua kembali pada bahan baku dasar yang perlu memiliki harga yang terjangkau bagi para pelaku di industri kopi.
“Kalau kita mau naikin lagi specialty coffee, harganya harus murah, beansnya harus bisa murah dulu,” tutup Ramanda.
Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.