“Kita sangat mengapresiasi agar pembuatnya bangga untuk terus berkarya. Bukan hanya perempuan yang terlibat, tapi jumlah sampahnya kita cantumkan di sini, agar orang tahu dengan membeli produk Rappo juga berkontribusi terhadap sekian lembar kantong plastik,” jelasnya.
Berbagai jenis tas Rappo yang dibanderol dengan harga Rp 49.000 hingga Rp. 159.000 ini sudah memasarkan produknya dari Makassar hingga Jakarta dan Bali.
Seiring dengan isu lingkungan yang semakin menjadi perhatian, Rappo pun dipercaya beberapa perusahaan untuk menjadi official merchandisenya.
Baca juga: Kisah Adi Suryadi, Tingkatkan Omzet Tiga Kali Lipat Berkat Platform Digital
Lebih lanjut, pemilihan Rappo sebagai nama brand memiliki filosofi menarik di belakangnya.Berasal dari bahasa Bugis, Rappo memiliki arti sederhana yang berarti buah.
Akmal berharap, produk Rappo rintisannya ini bisa membuahkan hasil yang positif bagi semua yang terlibat di dalamnya.
“Dari awal berdiri, kita mempunyai semangat bahwa nanti yang kita buat ini akan membuahkan hasil. Jadi produk Rappo ini adalah buah dari semangat kita, buah dari yang terlibat, perempuan yang terlibat,” tutup Akmal, mengakhiri sesi wawancara bersama Kompas.com, Sabtu (19/11/2022), di Pos Bloc, Jakarta Pusat.
Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.