Pikirkan apa yang akan kamu tawarkan dan apa yang menjadi nilai lebih dalam produk atau jasa dalam bisnismu, sehingga menarik bagi masyarakat.
Ingat bahwa bisnis yang kamu bangun memiliki identitas yang menjadi ciri khas tersendiri, sehingga bisa menjadi pembeda dengan bisnis-bisnis kecantikan lainnya yang sudah ada.
Pertahankan keunggulan yang ada dalam bisnismu, tetapi dengan tetap mempertimbangkan inovasi-inovasi apa yang perlu dilakukan, agar bisnismu tetap dapat bertahan dan bersaing di pasaran.
“Untuk memertahankan konsistensi (di bidang kecantikan) ini kita harus berpikir keras inovasi-inovasi yang bisa mengembangkan bisnis ini. Selain itu, kita juga ada customer retention dan quality assurance yang selalu kita tingkatkan,” ungkap Hartoyo.
Ia menambahkan, kepuasan pelanggan merupakan hal utama yang harus diperhatikan, agar pelanggan menjadi loyal dan bisnis miliknya dapat menjadi one stop solution bagi pelanggan dengan memberikan kebutuhan-kebutuhan pelanggan dalam satu tempat sekaligus.
Baca juga: Begini Cara Founder SKYN Group Maksimalkan Pemasaran Lewat Endorse
Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.
Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya