Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Warga Binaan di Malang Dilatih Usaha Batik Shibori

Kompas.com - 04/08/2023, 07:00 WIB
Nugraha Perdana,
Bambang P. Jatmiko

Tim Redaksi

MALANG, KOMPAS.com - Para Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di Lapas Kelas I Malang dibekali ketrampilan membuat batik Shibori. Pembekalan itu sebagai modal bagi warga binaan supaya mandiri dan bisa membuka usaha saat kembali ke masyarakat.

Kasi Bimbingan Kerja Lapas Kelas I Malang, Hamlana Riska mengatakan, kegiatan tersebut dilaksanakan bekerja sama dengan Universitas Negeri Malang (UM). Pelatihan membuat batik Shibori tersebut berlangsung selama seminggu sejak Senin (31/7/2023) lalu.

"Diharapkan, para WBP menerima pengetahuan baru tentang cara membuat batik Shibori. Ini merupakan bagaimana upaya Lapas Kelas I Malang membekali para WBP dan ketika kembali ke masyarakat bisa membuka usaha," kata Hamlana pada Kamis (3/8/2023).

Baca juga: Bisnis Anjlok dan Bangkrut? Begini Caranya untuk Kembali Bangkit

Batik Shibori merupakan batik dengan teknik pewarnaan berasal dari Jepang, yang meliputi pengikatan bagian-bagian tertentu. Para peserta pelatihan belajar membuat pola dengan menyiapkan kain berwarna putih yang telah dilipat atau diikat.

Kemudian pakaian yang sudah diikat dimasukkan ke dalam pewarna, untuk menghasilkan pola tertentu atau unik, atau mendapatkan tampilan seperti pola tie-dye.

Dia menjelaskan, para WBP dibimbing langsung oleh empat orang perwakilan dari UM yang merupakan dosen dan mahasiswa peserta program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM).

"Kegiatan ini merupakan kolaborasi antara Lapas Kelas I Malang dengan perguruan tinggi dalam memfasilitasi potensi yang dimiliki akademisi untuk mengkaji, mengembangkan, dan menerapkan ilmu dan teknologi yang telah dipelajarinya di perkuliahan kepada masyarakat luas, termasuk kepada WBP," katanya.

Baca juga: Mengenal Endorsement, Strategi Marketing Kekinian yang Efektif

Pihaknya berharap, dengan adanya pelatihan tersebut, tidak ada lagi stigma kepada WBP yang kerap kali dicap negatif oleh sebagian orang. Stigma negatif yang masih melekat berdampak terhadap susahnya mendapat pekerjaan ketika WBP kembali ke masyarakat.

"Selama menjalani masa pembinaan, para warga binaan dapat menambah skill dan ilmu keterampilannya. Sehingga nantinya, bisa dipakai saat kembali ke masyarakat, kami juga berharap tidak ada lagi stigma negatif terhadap para WBP dari masyarakat," katanya.

Selain itu, para WBP saat ini tengah dibekali pelatihan usaha budidaya ikan lele. Mereka diajari oleh tim mahasiswa PKM-PM program studi Akuakultur dari Universitas Muhammadiyah Malang (UMM).

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.


Terkini Lainnya

LPEI Salurkan Pembiayaan Rp 524 Miliar untuk Perkuat Ekspor Alat Kesehatan RI

LPEI Salurkan Pembiayaan Rp 524 Miliar untuk Perkuat Ekspor Alat Kesehatan RI

Program
25 Penyandang Disabilitas di Malang Raya Rajut Asa dengan Jalankan Bisnis

25 Penyandang Disabilitas di Malang Raya Rajut Asa dengan Jalankan Bisnis

Jagoan Lokal
Tinggalkan Gaji 40 Juta Per Bulan, Kini Doni Sukses Berbisnis Madu Berkat Pemasaran Daring

Tinggalkan Gaji 40 Juta Per Bulan, Kini Doni Sukses Berbisnis Madu Berkat Pemasaran Daring

Jagoan Lokal
Jatuh Bangun Bayu Rintis Bisnis, Hingga Tembus Pasar Ekspor Berkat Digitalisasi

Jatuh Bangun Bayu Rintis Bisnis, Hingga Tembus Pasar Ekspor Berkat Digitalisasi

Jagoan Lokal
Pesanan Pembuatan Parsel di Kota Malang Meningkat Selama Ramadhan

Pesanan Pembuatan Parsel di Kota Malang Meningkat Selama Ramadhan

Training
Kata Oma, Telur Gabus Olahan Ibu yang Kini Mendunia

Kata Oma, Telur Gabus Olahan Ibu yang Kini Mendunia

Jagoan Lokal
Kisah Dua Mantan Pengikut Kelompok Radikal yang Memilih Belajar Beternak Kambing

Kisah Dua Mantan Pengikut Kelompok Radikal yang Memilih Belajar Beternak Kambing

Jagoan Lokal
UKM Bisa Kelola Tambang, Kadin: Kalau Berhasil Manfaatnya Dirasakan Semua

UKM Bisa Kelola Tambang, Kadin: Kalau Berhasil Manfaatnya Dirasakan Semua

Program
Astra Dorong Perekonomian NTT Lewat Pemberdayaan UMKM Kopi dan Kakao

Astra Dorong Perekonomian NTT Lewat Pemberdayaan UMKM Kopi dan Kakao

Program
Si Emas Hijau dari Desa Loha, Kecamatan Macang Pacar, Kabupaten Manggarai Barat

Si Emas Hijau dari Desa Loha, Kecamatan Macang Pacar, Kabupaten Manggarai Barat

Jagoan Lokal
Menteri Ekraf Tinjau 300 Emak-Emak di Kota Malang Belajar E-Commerce

Menteri Ekraf Tinjau 300 Emak-Emak di Kota Malang Belajar E-Commerce

Program
Kembangkan Potensi Ekonomi NTT, YDBA Beri Pendampingan bagi Petani Vanili dan Mete

Kembangkan Potensi Ekonomi NTT, YDBA Beri Pendampingan bagi Petani Vanili dan Mete

Program
BNI Jejak Kopi Khatulistiwa Dukung Kopi Garut Swasembada Pangan dan Go Global

BNI Jejak Kopi Khatulistiwa Dukung Kopi Garut Swasembada Pangan dan Go Global

Program
TikTok Latih 600 UMKM Indonesia untuk Hasilkan Konten menarik

TikTok Latih 600 UMKM Indonesia untuk Hasilkan Konten menarik

Program
DPMA IPB Gali Potensi Ekonomi di Desa Sejahtera Astra Tegal dan Pemalang

DPMA IPB Gali Potensi Ekonomi di Desa Sejahtera Astra Tegal dan Pemalang

Program
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Terpopuler

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau