Salah satu tujuan dari marketing, yaitu membuat orang datang ke usaha kita. Namun menurut Isa, banyak pengusaha kuliner yang memiliki produk enak, tapi tidak ada orang yang datang. Ini karena tidak adanya marketing.
“Kita harus sering-sering membuat iklan dalam menjalankan usaha kuliner. Jangankan bisnis kuliner, bisnis rokok saja yang memiliki kandungan nikotin masih beriklan,” kata Isa.
Baca juga: Bukan Hanya Ramai, Ini 5 Tips Memilih Lokasi Usaha Strategis
Dalam menjalankan bisnis, keuangan bagaikan jantung suatu usaha. Sebagai pengusaha, kamu harus memastikan keuangan usaha selalu transparan dan terjaga cash flownya, jangan sampai tercampur antara uang pribadi dengan uang perusahaan.
Selain itu, ia mengatakan, dirinya bisa viral sampai saat ini, karena menyediakan tempat yang instagramable dan produk yang berinovasi.
“Bedanya orang zaman dulu dengan orang zaman sekarang adalah orang zaman dulu kalau makan berdoa, kalau orang zaman sekarang, kalau makan pasti foto," tutur Isa.
"Selain itu, anak-anak generasi sekarang hidup di dua alam, dunia nyata dan dunai maya. Dunia nyata mereka butuh untuk konsumsi perutnya, sedangkan di dunia maya untuk kebutuhan story-nya. Jadi mereka biasanya mencari makanan yang bisa sambil dibuat story. Kita harus bisa memenuhi keduanya,” pungkasnya.
Baca juga: Cerita di Balik Kedai Abang Bakso, Andalkan Bakso Wonogiri Tanpa Pengawet
Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.