Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Produsen Cemilan Asli Labuan Bajo Ini Nikmati Bergeliatnya Industri Pariwisata

Kompas.com - 23/01/2024, 14:34 WIB
Bambang P. Jatmiko

Editor

LABUAN BAJO, KOMPAS.com - Bergeliatnya pariwisata di Labuan Bajo turut menggerakkan ekonomi masyarakat setempat. Berbagai produk baru pun muncul didorong oleh bertumbuhnya permintaan oleh-oleh dari para wisatawan.

Salah satu pelaku usaha lokal yang menikmati pertumbuhan industri wisata di Labuan Bajo adalah Ida Ayu Puti Merlina Wiryani (42) pemilik usaha Dapur Merlyn.

Dalam perbincangan dengan media bersama tim TikTok Indonesia, Selasa (23/1/2024), wanita yang biasa dipanggil Merlin ini mengungkapkan potensi produk baru untuk masuk ke pasar wisatawan di Labuan Bajo masih terbuka lebar.

Baca juga: KemenKopUKM Dorong Uji Coba Penyaluran KUR untuk UMKM Gunakan Skema Credit Scoring

Untuk itu, dia memberanikan diri membuat inovasi produk yang berbeda dari produk-produk UMKM lain yang ada di Labuan Bajo dengan brand Brown'Qu.

"Sejak September 2023 saya memilih memproduksi bronis krispi, yakni kue bronis yang diolah hingga menyerupai keripik sehingga bisa menjadi cemilan. Ini lebih menguntungkan ketimbang menjual bronis kukus yang sudah banyak dibuat oleh produsen lainnya," kata Merlin, Selasa (23/1/2024).

Menurut Merlyn, produk bronis krispi dengan merek Brown'Qu ini sudah mulai masuk ke beberapa sentra oleh-oleh di Labuan Bajo. Dia berhasil menjual produk tersebut dengan jumlah yang lebih banyak ketimbang produk sebelumnya yang pernah dia buat yaitu kue kacang dan kue susu yang sudah banyak dibuat oleh produsen lainnya.

Sejumlah pusat oleh-oleh di Labuan Bajo telah menerima produk buatan Merlin tersebut untuk dijual kembali ke wisatawan.

Bahkan ke depan, dia juga akan mengembangkan berbagai varian dengan memanfaatkan potensi bahan baku yang tersedia di Labuan Bajo.

"Saya tertarik untuk mengembangkan produk olahan dengan memanfaatkan kelor. Karena saya pernah mencoba itu rasanya seperti matcha (teh hijau)," jelas dia. 

Merlin merupakan salah satu pelaku UMKM yang terpilih untuk mengikuti program pelatihan Jalin Nusantara yang diselenggarakan oleh TikTok Indonesia. Pelatihan ini dilaksanakan oleh TikTok dalam rangka untuk membantu memberdayakan UMKM yang ada di Indonesia.

"Saya berharap dengan bergabung program TikTok Jalin Nusantara, produk bronis krispi ini bisa dijual ke tempat lain di luar Labuan Bajo," harap dia.

Inspirasi Pelaku UMKM Lainnya

Sebelum terjun berbisnis, Merlin sempat bekerja di sebuah perusahaan periklanan di Malang Jawa Timur. Namun karena tuntutan keluarga, dia akhirnya kembali ke Labuan Bajo.

Saat di Malang, dia sebenarnya sudah mulai merintis usaha kecil-kecilan di bidang kue. Ketrampilan itulah yang dia manfaatkan kembali begitu sampai di Labuan Bajo.

"Sampai di Labuan Bajo, saya kembali menggunakan ketrampilan saya untuk membuat kue. Bersyukur juga, saya bisa memperoleh pendapatan yang lebih besar jika dibandingkan dengan gaji ketika saya bekerja dulu," ungkapnya. 

Merlin mengaku mengeluarkan modal sekitar Rp 1,5 juta untuk memulai bisnisnya. Uang tersebut dipakai untuk membeli bahan baku serta pengemasan.

Merlin pemiliki produk bronis krispi merek Brown'Qu dari Labuan BajoKOMPAS.com/ Bambang P. Jatmiko Merlin pemiliki produk bronis krispi merek Brown'Qu dari Labuan Bajo

Halaman:

Terkini Lainnya

LPEI Salurkan Pembiayaan Rp 524 Miliar untuk Perkuat Ekspor Alat Kesehatan RI

LPEI Salurkan Pembiayaan Rp 524 Miliar untuk Perkuat Ekspor Alat Kesehatan RI

Program
25 Penyandang Disabilitas di Malang Raya Rajut Asa dengan Jalankan Bisnis

25 Penyandang Disabilitas di Malang Raya Rajut Asa dengan Jalankan Bisnis

Jagoan Lokal
Tinggalkan Gaji 40 Juta Per Bulan, Kini Doni Sukses Berbisnis Madu Berkat Pemasaran Daring

Tinggalkan Gaji 40 Juta Per Bulan, Kini Doni Sukses Berbisnis Madu Berkat Pemasaran Daring

Jagoan Lokal
Jatuh Bangun Bayu Rintis Bisnis, Hingga Tembus Pasar Ekspor Berkat Digitalisasi

Jatuh Bangun Bayu Rintis Bisnis, Hingga Tembus Pasar Ekspor Berkat Digitalisasi

Jagoan Lokal
Pesanan Pembuatan Parsel di Kota Malang Meningkat Selama Ramadhan

Pesanan Pembuatan Parsel di Kota Malang Meningkat Selama Ramadhan

Training
Kata Oma, Telur Gabus Olahan Ibu yang Kini Mendunia

Kata Oma, Telur Gabus Olahan Ibu yang Kini Mendunia

Jagoan Lokal
Kisah Dua Mantan Pengikut Kelompok Radikal yang Memilih Belajar Beternak Kambing

Kisah Dua Mantan Pengikut Kelompok Radikal yang Memilih Belajar Beternak Kambing

Jagoan Lokal
UKM Bisa Kelola Tambang, Kadin: Kalau Berhasil Manfaatnya Dirasakan Semua

UKM Bisa Kelola Tambang, Kadin: Kalau Berhasil Manfaatnya Dirasakan Semua

Program
Astra Dorong Perekonomian NTT Lewat Pemberdayaan UMKM Kopi dan Kakao

Astra Dorong Perekonomian NTT Lewat Pemberdayaan UMKM Kopi dan Kakao

Program
Si Emas Hijau dari Desa Loha, Kecamatan Macang Pacar, Kabupaten Manggarai Barat

Si Emas Hijau dari Desa Loha, Kecamatan Macang Pacar, Kabupaten Manggarai Barat

Jagoan Lokal
Menteri Ekraf Tinjau 300 Emak-Emak di Kota Malang Belajar E-Commerce

Menteri Ekraf Tinjau 300 Emak-Emak di Kota Malang Belajar E-Commerce

Program
Kembangkan Potensi Ekonomi NTT, YDBA Beri Pendampingan bagi Petani Vanili dan Mete

Kembangkan Potensi Ekonomi NTT, YDBA Beri Pendampingan bagi Petani Vanili dan Mete

Program
BNI Jejak Kopi Khatulistiwa Dukung Kopi Garut Swasembada Pangan dan Go Global

BNI Jejak Kopi Khatulistiwa Dukung Kopi Garut Swasembada Pangan dan Go Global

Program
TikTok Latih 600 UMKM Indonesia untuk Hasilkan Konten menarik

TikTok Latih 600 UMKM Indonesia untuk Hasilkan Konten menarik

Program
DPMA IPB Gali Potensi Ekonomi di Desa Sejahtera Astra Tegal dan Pemalang

DPMA IPB Gali Potensi Ekonomi di Desa Sejahtera Astra Tegal dan Pemalang

Program
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Terpopuler

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau