Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Prihatin Kondisi Air di Jakarta, Rully Ciptakan Sabun Herbal Ramah Lingkungan

Kompas.com, 13 Maret 2024, 22:24 WIB
Bambang P. Jatmiko

Penulis

Dia mengakui bahwa konsumen konsumen dari luar negeri-lah yang banyak mencari produk sabun herbal dengan bahan tertentu ketimbang konsumen dalam negeri. Alasannya, konsumen dari luar negeri lebih memahami manfaat bahan-bahan alami yang terkandung dalam sabun, meskipun harganya lebih premium.

Baca juga: Usaha Obat Herbal, Ini Peluang dan Strategi Bisnisnya

Tembus Pasar Global

Inovasi serta riset pasar yang dilakukan secara serius akhirnya berbuah manis. Produk sabun merek Tanzif ini perlahan-lahan mulai menarik minat konsumen baik dalam maupun luar negeri.

“Sabun saya sudah dipesan oleh konsumen dari Kanada utamanya yang mengandung moringa atau daun kelor. Selain itu, sabun Tanzif ini juga sudah masuk ke pasar Timur Tengah,” jelas dia.

Dia juga kerap melakukan business matching, sebagaimana yang difasilitasi oleh PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) melalui program BRIlianpreneur.

BRIlianpreneur sendiri merupakan event business matching yang diinisiasi oleh BRI guna mempertemukan pelaku UMKM dengan buyer di luar negeri, baik secara online maupun offline. Transaksi produk UMKM ini pun disebut akan menambah nilai devisa hasil ekspor.

“Alhamdulillah, saya sudah dua tahun berturut-turut ikut tergabung dalam BRIlianpreneur yang diselenggarakan BRI,” jelas dia.

Selain itu, Rully juga bergabung dengan program Growpreneur BRI yang ditujukan untuk mendorong pelaku UMKM naik kelas. Di mana pada akhir 2023 lalu, Rully beserta brand Tanzif masuk ke dalam rangking 10 besar UMKM pada program tersebut.

Permudah Transaksi

Rully merasa sangat berterima kasih dengan BRI. Selain berbagai kesempatan yang telah diberikan untuk ikut pelatihan dan pameran, dia juga merasa mendapatkan layanan yang sesuai dengan bisnis yang dia jalankan.

Dalam hal ini, Rully menggunakan QRIS dari BRI untuk mempermudah pembayaran konsumen ketika dia sedang pameran.

Baca juga: 4 Tips Sukses Membangun Usaha Minuman Herbal

Selain itu, dia juga menggunakan BRIMO untuk mempermudah pembayaran kepada pemasok bahan baku sabunnya.

“Semua layanan tersebut mempermudah saya dalam transaksi. Tabungan saya pun juga pakai BRI,” jelas dia.

Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.

Halaman:

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Terpopuler
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Close Ads
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau