Beberapa maskot juga bisa dibuat berdasarkan wajah pendiri bisnis tersebut. Hal ini juga bertujuan untuk mengingatkan masyarakat mengenai asal muasal produk.
Maskot dapat divisualkan sebagai karakter manusia, hewan, tumbuhan, bahkan karakter fiktif.
Baca juga: 7 Cara Membangun Strategi Creative Branding
Tujuannya adalah maskot sebagai simbol pembeda dengan pesaing bisnis yang lain. Biasanya maskot juga digunakan pada packaging maupun logo produk.
Dengan adanya maskot, bisnis lebih berpeluang dikenal jangka panjang oleh masyarakat.
Beberapa brand justru terkenal karena maskotnya yang viral.
Tidak jarang, maskot dijadikan parodi di media sosial jika memang maskot tersebut cukup unik di kalangan masyarakat.
Namun, selain karena viral, ada pula maskot yang memang disukai masyarakat karena visualnya yang lucu.
Bahkan, perusahaan juga bisa mengembangkan usaha dengan membuat merchandise dengan maskot bisnis. Misalnya membuat tempat minum, kaos, topi, bahkan tempat pensil bergambar maskot.
Itulah mengapa maskot bisnis yang viral bisa berpotensi cuan lebih banyak.
Baca juga: Bagaimana Cara Membuat Logo Merek Bisnis? Pastikan Mengandung 5 Hal Ini
Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.