Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Ketahui Manfaat Maskot Brand untuk Promosi Bisnis

Kompas.com, 14 Maret 2024, 08:30 WIB
Anagatha Kilan Sashikirana,
Bestari Kumala Dewi

Tim Redaksi

KOMPAS.com – Pernahkah kamu mengingat objek tertentu saat mendengar sebuah merek? Objek tersebut bisa jadi sebuah brand mascot.

Seperti namanya, brand mascot atau maskot adalah simbol, ikon, bahkan logo dari sebuah produk.

Biasanya maskot membuat masyarakat lebih mudah mengingat produk tersebut.

Baca juga: 3 Tips Bangun Brand yang Kuat untuk Pelaku UMKM Pemula

Maskot juga digunakan sebagai identitas bisnis. Sebab banyak maskot yang menggambarkan produk jualan itu sendiri.

Misalnya untuk bisnis ayam goreng, maskot yang dipilih dapat berupa karakter ayam agar lebih selaras dengan produk.

Maskot bisa meningkatkan penjualan di pasar. Selain menarik minat pembeli, secara tidak langsung produk yang memiliki maskot terlihat lebih unggul dan memiliki branding.

Selain itu, berikut ini manfaat lain maskot brand untuk promosi bisnis:

Baca juga: 3 Tips Membangun Branding di Media Sosial

Sebagai media komunikasi

Maskot dapat menjadi media komunikasi antara perusahaan dan masyarakat.

Melalui maskot, perusahaan akan semakin mudah menyampaikan produk seperti apa yang mereka tawarkan.

Bahkan, maskot bisa digunakan sebagai media promosi untuk menarik minat pembeli.

Biasanya, maskot juga digabungkan dengan tagline atau slogan produk. Itulah mengapa maskot dapat dijadikan sebagai media komunikasi untuk memperkenalkan produk kepada masyarakat luas.

Pada iklan audio visual, maskot biasanya dibuat bisa berbicara dan didukung dengan ekspresi wajah dan tarian.

Dengan demikian, maskot dapat menyampaikan isi pesan kepada pembeli dengan lebih menarik.

Pengingat

Maskot membuat pembeli lebih ingat dengan produk tersebut.

Tidak jarang pula mereka justru lebih ingat maskotnya dibandingkan nama produk itu sendiri.

Beberapa maskot juga bisa dibuat berdasarkan wajah pendiri bisnis tersebut. Hal ini juga bertujuan untuk mengingatkan masyarakat mengenai asal muasal produk.

Maskot dapat divisualkan sebagai karakter manusia, hewan, tumbuhan, bahkan karakter fiktif. 

Baca juga: 7 Cara Membangun Strategi Creative Branding

Tujuannya adalah maskot sebagai simbol pembeda dengan pesaing bisnis yang lain. Biasanya maskot juga digunakan pada packaging maupun logo produk.

Dengan adanya maskot, bisnis lebih berpeluang dikenal jangka panjang oleh masyarakat.

Viralitas

Beberapa brand justru terkenal karena maskotnya yang viral.

Tidak jarang, maskot dijadikan parodi di media sosial jika memang maskot tersebut cukup unik di kalangan masyarakat.

Namun, selain karena viral, ada pula maskot yang memang disukai masyarakat karena visualnya yang lucu.

Bahkan, perusahaan juga bisa mengembangkan usaha dengan membuat merchandise dengan maskot bisnis. Misalnya membuat tempat minum, kaos, topi, bahkan tempat pensil bergambar maskot.

Itulah mengapa maskot bisnis yang viral bisa berpotensi cuan lebih banyak.

 Baca juga: Bagaimana Cara Membuat Logo Merek Bisnis? Pastikan Mengandung 5 Hal Ini

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Terkini Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Terpopuler
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Close Ads
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau