Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

6 Strategi Bisnis Sambal Kemasan

Kompas.com - 22/05/2024, 11:30 WIB
Bambang P. Jatmiko

Editor

Pastikan desain kemasan yang dibuat mencerminkan identitas dari merek tersebut secara konsisten dan juga memiliki sisi kepraktisan. Hal ini untuk membangun kesan yang kuat sekaligus pengenalan merek.

5. Maksimalkan Pemasaran Online

Era digital membuat strategi pemasaran turut mengalami perubahan. Untuk itu, jangan lupa kelola keberadaan bisnis secara online. Salah satunya melalui platform media sosial seperti Facebook, Instagram, TikTok hingga Twitter.

Buat akun khusus bisnis dan gunakan untuk menjalin kedekatan atau interaksi dengan audiens yang ditargetkan. Misalnya dengan membuat konten-konten video yang menarik dan informatif.

Dukung aktivitas tersebut dengan membagikan testimoni pelanggan secara nyata. Jika perlu tawarkan juga promo khusus secara online agar bisa lebih menarik perhatian calon konsumen. Melakukan kolaborasi dengan para influencer kuliner pun juga bisa mendorong popularitas produk sambal secara signifikan.

Mengkombinasikan langkah-langkah tersebut, akan membuat pemasaran online menjadi lebih efektif dalam meningkatkan kesadaran merek. Alhasil penjualan produk sambal kemasan pun juga akan turut mengalami peningkatan.

6. Diversifikasi Produk

Agar bisnis sambal kemasan terus berjalan, jangan ragu untuk berinovasi. Salah satunya dengan membuat variasi produk sambal yang baru, baik dari segi rasa maupun tingkat kepedasannya. Hadirkan pilihan yang beragam untuk memenuhi selera konsumen yang beragam.

Untuk menerapkannya, jangan lupa untuk selalu melakukan tes produk sambal secara berkala. Pastikan juga untuk menjaga kualitas rasa agar tidak berubah, bisa juga dengan memperhatikan masukan dari pelanggan terkait rasa, tekstur, hingga perubahan produk.

 

Artikel ini merupakan hasil kerja sama antara Kompas.com dengan Cermati.com. Isi artikel menjadi tanggung jawab sepenuhnya Cermati.com

 

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Halaman:

Terkini Lainnya

LPEI Salurkan Pembiayaan Rp 524 Miliar untuk Perkuat Ekspor Alat Kesehatan RI

LPEI Salurkan Pembiayaan Rp 524 Miliar untuk Perkuat Ekspor Alat Kesehatan RI

Program
25 Penyandang Disabilitas di Malang Raya Rajut Asa dengan Jalankan Bisnis

25 Penyandang Disabilitas di Malang Raya Rajut Asa dengan Jalankan Bisnis

Jagoan Lokal
Tinggalkan Gaji 40 Juta Per Bulan, Kini Doni Sukses Berbisnis Madu Berkat Pemasaran Daring

Tinggalkan Gaji 40 Juta Per Bulan, Kini Doni Sukses Berbisnis Madu Berkat Pemasaran Daring

Jagoan Lokal
Jatuh Bangun Bayu Rintis Bisnis, Hingga Tembus Pasar Ekspor Berkat Digitalisasi

Jatuh Bangun Bayu Rintis Bisnis, Hingga Tembus Pasar Ekspor Berkat Digitalisasi

Jagoan Lokal
Pesanan Pembuatan Parsel di Kota Malang Meningkat Selama Ramadhan

Pesanan Pembuatan Parsel di Kota Malang Meningkat Selama Ramadhan

Training
Kata Oma, Telur Gabus Olahan Ibu yang Kini Mendunia

Kata Oma, Telur Gabus Olahan Ibu yang Kini Mendunia

Jagoan Lokal
Kisah Dua Mantan Pengikut Kelompok Radikal yang Memilih Belajar Beternak Kambing

Kisah Dua Mantan Pengikut Kelompok Radikal yang Memilih Belajar Beternak Kambing

Jagoan Lokal
UKM Bisa Kelola Tambang, Kadin: Kalau Berhasil Manfaatnya Dirasakan Semua

UKM Bisa Kelola Tambang, Kadin: Kalau Berhasil Manfaatnya Dirasakan Semua

Program
Astra Dorong Perekonomian NTT Lewat Pemberdayaan UMKM Kopi dan Kakao

Astra Dorong Perekonomian NTT Lewat Pemberdayaan UMKM Kopi dan Kakao

Program
Si Emas Hijau dari Desa Loha, Kecamatan Macang Pacar, Kabupaten Manggarai Barat

Si Emas Hijau dari Desa Loha, Kecamatan Macang Pacar, Kabupaten Manggarai Barat

Jagoan Lokal
Menteri Ekraf Tinjau 300 Emak-Emak di Kota Malang Belajar E-Commerce

Menteri Ekraf Tinjau 300 Emak-Emak di Kota Malang Belajar E-Commerce

Program
Kembangkan Potensi Ekonomi NTT, YDBA Beri Pendampingan bagi Petani Vanili dan Mete

Kembangkan Potensi Ekonomi NTT, YDBA Beri Pendampingan bagi Petani Vanili dan Mete

Program
BNI Jejak Kopi Khatulistiwa Dukung Kopi Garut Swasembada Pangan dan Go Global

BNI Jejak Kopi Khatulistiwa Dukung Kopi Garut Swasembada Pangan dan Go Global

Program
TikTok Latih 600 UMKM Indonesia untuk Hasilkan Konten menarik

TikTok Latih 600 UMKM Indonesia untuk Hasilkan Konten menarik

Program
DPMA IPB Gali Potensi Ekonomi di Desa Sejahtera Astra Tegal dan Pemalang

DPMA IPB Gali Potensi Ekonomi di Desa Sejahtera Astra Tegal dan Pemalang

Program
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Terpopuler

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau