Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Sambut PON XXI, BSI Targetkan 75.000 Pelaku UMKM Gunakan QRIS

Kompas.com - 22/05/2024, 21:15 WIB
Wahyu Adityo Prodjo

Editor

Sumber Antara


BANDA ACEH, KOMPAS.com
- Bank Syariah Indonesia (BSI) menargetkan sebanyak 75.000 pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Aceh menggunakan sistem pembayaran layanan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS). Target tersebut ditetapkan sebagai upaya memberi kemudahan transaksi saat PON XXI Aceh-Sumut.

“Data kami ini sudah ada 39.000 (pengguna QRIS), target kami sebelum PON ini bisa mencapai 75.000 (pengguna QRIS), kalau bisa lebih maka lebih bagus,” kata Deputi IBGR BSI Regional I Aceh, Saiful Musadir di Banda Aceh, Rabu (22/5/2024) seperti dilansir dari Antara.

Ia menjelaskan, pihaknya memiliki program digital army yang menerjunkan langsung petugas ke lapangan seperti pasar-pasar untuk mensosialisasikan manfaat dan pentingnya pengguna QRIS untuk transaksi pembayaran.

Para pedagang di Aceh harus bisa menyesuaikan dengan kebiasaan wisatawan dari berbagai daerah yang lazim pembayaran non tunai (cashless).

Oleh karena itu, pedagang seharusnya tidak perlu khawatir untuk menggunakan QRIS.

Saiful mengatakan, melalui program digital army tersebut pihaknya terus meyakinkan para pedagang bahwa pengguna QRIS itu aman dan salah satu alternatif pembayaran.

“Jangan sampai nanti kalau ada tamu PON yang datang, tidak jadi beli gara-gara karena tidak ada QRIS, karena dia tidak ada uang tunai,” ujar Saiful.

Ia menambahkan, penyelenggaraan PON bukan hanya sebatas agenda olahraga, melainkan juga agenda ekonomi. Baginya, transaksi keuangan layanan perbankan harus dipastikan berjalan dengan maksimal.

“Kami memandang PON ini bukan hanya sebatas kegiatan olahraga, tetapi juga kegiatan ekonomi. Di mana potensi untuk pertumbuhan ekonomi Aceh akan sangat bagus apabila kita manfaatkan dengan baik,” kata Saiful.

Pekan Olahraga Nasional (PON) ke-XXI akan digelar di dua provinsi, yakni Aceh dan Sumatera Utara (Sumut). Ajang olahraga empat tahunan itu dijadwalkan berlangsung pada 8-20 September 2024.

Untuk pelaksanaan di Aceh akan mempertandingkan 33 cabang olahraga (cabor), 42 disiplin cair dan 510 nomor pertandingan.

Nantinya diperkirakan ada 5.366 atlet dan 2.752 ofisial yang mengikuti penyelenggaraan PON di Aceh.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya

A member of

Terkini Lainnya

LPEI Salurkan Pembiayaan Rp 524 Miliar untuk Perkuat Ekspor Alat Kesehatan RI

LPEI Salurkan Pembiayaan Rp 524 Miliar untuk Perkuat Ekspor Alat Kesehatan RI

Program
25 Penyandang Disabilitas di Malang Raya Rajut Asa dengan Jalankan Bisnis

25 Penyandang Disabilitas di Malang Raya Rajut Asa dengan Jalankan Bisnis

Jagoan Lokal
Tinggalkan Gaji 40 Juta Per Bulan, Kini Doni Sukses Berbisnis Madu Berkat Pemasaran Daring

Tinggalkan Gaji 40 Juta Per Bulan, Kini Doni Sukses Berbisnis Madu Berkat Pemasaran Daring

Jagoan Lokal
Jatuh Bangun Bayu Rintis Bisnis, Hingga Tembus Pasar Ekspor Berkat Digitalisasi

Jatuh Bangun Bayu Rintis Bisnis, Hingga Tembus Pasar Ekspor Berkat Digitalisasi

Jagoan Lokal
Pesanan Pembuatan Parsel di Kota Malang Meningkat Selama Ramadhan

Pesanan Pembuatan Parsel di Kota Malang Meningkat Selama Ramadhan

Training
Kata Oma, Telur Gabus Olahan Ibu yang Kini Mendunia

Kata Oma, Telur Gabus Olahan Ibu yang Kini Mendunia

Jagoan Lokal
Kisah Dua Mantan Pengikut Kelompok Radikal yang Memilih Belajar Beternak Kambing

Kisah Dua Mantan Pengikut Kelompok Radikal yang Memilih Belajar Beternak Kambing

Jagoan Lokal
UKM Bisa Kelola Tambang, Kadin: Kalau Berhasil Manfaatnya Dirasakan Semua

UKM Bisa Kelola Tambang, Kadin: Kalau Berhasil Manfaatnya Dirasakan Semua

Program
Astra Dorong Perekonomian NTT Lewat Pemberdayaan UMKM Kopi dan Kakao

Astra Dorong Perekonomian NTT Lewat Pemberdayaan UMKM Kopi dan Kakao

Program
Si Emas Hijau dari Desa Loha, Kecamatan Macang Pacar, Kabupaten Manggarai Barat

Si Emas Hijau dari Desa Loha, Kecamatan Macang Pacar, Kabupaten Manggarai Barat

Jagoan Lokal
Menteri Ekraf Tinjau 300 Emak-Emak di Kota Malang Belajar E-Commerce

Menteri Ekraf Tinjau 300 Emak-Emak di Kota Malang Belajar E-Commerce

Program
Kembangkan Potensi Ekonomi NTT, YDBA Beri Pendampingan bagi Petani Vanili dan Mete

Kembangkan Potensi Ekonomi NTT, YDBA Beri Pendampingan bagi Petani Vanili dan Mete

Program
BNI Jejak Kopi Khatulistiwa Dukung Kopi Garut Swasembada Pangan dan Go Global

BNI Jejak Kopi Khatulistiwa Dukung Kopi Garut Swasembada Pangan dan Go Global

Program
TikTok Latih 600 UMKM Indonesia untuk Hasilkan Konten menarik

TikTok Latih 600 UMKM Indonesia untuk Hasilkan Konten menarik

Program
DPMA IPB Gali Potensi Ekonomi di Desa Sejahtera Astra Tegal dan Pemalang

DPMA IPB Gali Potensi Ekonomi di Desa Sejahtera Astra Tegal dan Pemalang

Program
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Terpopuler

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau