Selain itu, strategi lain yang dilakukan oleh Diyah saat mengisi workshop adalah dengan metode storytelling. Pasalnya, mengangkat cerita menarik di balik kain tenun mampu meningkatkan rasa ingin tahu audiens. Seperti Diraya Idn yang banyak mengaryakan keterampilan kaum Ibu dalam menenun.
Tiap tenun dan produk yang mereka hasilkan juga diselipkan nama dan makna di dalamnya. Produk Diraya Idn memiliki nama yang merepresentasikan motif masing-masing. Misalnya motif yang warnanya terlihat seperti sinar matahari diberi nama "Gantari" yang artinya menyinari.
Baca juga: Kisah Sukses Sarinda Farid Bisnis Kerajinan Perak dan Tenun
Storytelling mengenai proses pembuatan hingga makna dibalik motif-motif tenun bisa membuat audiens lebih tertarik dan memahami tenun dengan mudah.
"Biasanya saat workshop juga kami selipkan storytelling. Bagaimana proses pembuatannya, ditenun para penenun lokal yang kebanyakan kaum ibu. Selain itu dengan pemberian nama dan menceritakan makna di baliknya juga membuat audiens lebih antusias," papar Diyah.
Saudara-saudara kita di Nusa Tenggara Timur tengah dirundung duka karena gempa M 7,7. Mari kita mengulurkan tangan untuk membantu meringankan beban yang sedang mereka hadapi. Kirim bantuan Anda melalui tautan https://bit.ly/BantuWargaNTT