Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kiat Sukses Memulai Usaha Toko Peralatan Olahraga

Kompas.com, 9 Juni 2024, 16:00 WIB
Add on Google
Bambang P. Jatmiko

Editor

KOMPAS.com - Dari hari ke hari kesadaran masyarakat akan pentingnya tubuh yang sehat mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Banyak yang mulai aware terhadap kesehatannya dengan rutin menggunakan alat-alat olahraga. Seperti treadmill, dumbbell, matras, gym ball, tali skipping dan lain sebagainya.

Dilihat dari segi bisnis, hal ini tentunya membuat peluang pasar alat-alat olahraga semakin terbuka lebar. Sebab, peralatan tersebut bisa membantu masyarakat mendapatkan hasil yang jauh lebih efektif saat berolahraga.

Tertarik untuk mencoba bisnis toko alat-alat olahraga sendiri, tapi masih bingung mulia dari mana? Simak langkah untuk memulai bisnis toko alat-alat olahraga yang dirangkum dari Cermati.com berikut ini.

1. Riset Pasar Alat-alat Olahraga

Sebelum memulai usaha toko alat-alat olahraga, ada baiknya untuk melakukan riset peralatan olahraga terlebih dulu. Langkah ini akan membantu untuk mengetahui apa saja jenis alat olahraga yang sedang tren, banyak peminatnya, sampai dengan harga jualnya di pasaran.

Dengan begitu, Anda bisa lebih mudah untuk menentukan alat-alat olahraga seperti apa yang cocok untuk dijual di toko.

Selanjutnya, pilih satu jenis alat olahraga sebagai produk utama di toko tersebut. Sisanya bisa dilengkapi dengan berbagai jenis alat olahraga pendukung lainnya, mengingat peralatan olahraga saat ini jenisnya sangat beragam. Tentunya tanpa adanya riset yang mendalam, menentukan alat-alat olahraga untuk dijual akan jadi lebih sulit.

2. Ikuti Perkembangan Tren Saat Ini

Sebagai pelaku bisnis toko alat-alat olahraga, Anda tak boleh melewatkan tren yang booming saat ini. Hal ini penting dilakukan, agar tak ketinggalan dengan informasi terbaru dan tetap mampu bersaing dengan para kompetitor.

Pasalnya, tren terbilang sangat cepat mengalami perubahan sehingga harus selalu dipantau agar tetap update. Salah satu cara untuk memantau perkembangan tren saat ini bisa dilakukan melalui media sosial. Anda bisa mengikuti akun-akun besar dengan niche yang sama untuk mendapatkan update terbaru.

3. Persiapan Modal yang Cukup

Dalam memulai bisnis toko alat-alat olahraga, modal menjadi hal krusial yang wajib dipersiapkan. Pastikan modal yang dimiliki cukup untuk membiayai rencana pembukaan toko peralatan olahraga tersebut. Mulai dari untuk pembelian produk yang ingin dijual, sewa tempat, maupun untuk biaya operasional lain-lain.

Jumlah modal yang perlu disiapkan tergantung dari jenis alat-alat olahraga yang ingin dijual. Semakin mahal harga produk yang akan disiapkan untuk display toko, maka modal yang harus dikeluarkan juga tambah besar, begitu pun sebaliknya.

4. Menentukan Lokasi Toko yang Strategis

Lokasi toko yang strategis berpeluang lebih besar untuk mendongkrak tingkat penjualan produk alat-alat olahraga. Maka dari itu, jangan sampai salah pilih lokasi untuk toko karena akan sangat mempengaruhi performa penjualan toko.

Namun, jika modal yang dimiliki belum cukup untuk menyewa tomo, Anda bisa menggunakan rumah pribadi untuk berjualan. Misalnya, mengubah bagian depan rumah atau garasi agar cocok untuk dijadikan toko alat-alat olahraga.

5. Ciptakan Nama Toko yang Mudah Diingat

Bangun branding bisnis dengan menciptakan nama toko yang unik dan menarik. Hal ini supaya toko Anda mudah diingat oleh pelanggan maupun calon konsumen, sekaligus meningkatkan rasa penasaran.

Dengan begitu peluang pelanggan datang kembali berbelanja di toko pun akan meningkat. Menciptakan nama toko yang menarik, juga termasuk strategi pemasaran yang cukup efektif. Karena bisa membantu meningkatkan branding, sehingga mudah dikenal dan menjangkau lebih banyak pelanggan.

Baca juga: Tips Memulai Bisnis Penyewaan Alat Fitnes

6. Desain Toko Sesuai Tema Olahraga

Toko yang didesain dengan baik tak hanya bikin pelanggan betah tapi juga meningkatkan peluang penjualan. Hal ini karena pelanggan yang datang dibuat nyaman dengan suasana toko. Pasalnya, tak semua orang pergi ke toko untuk belanja.

Halaman:

Terkini Lainnya
Bangun Ekonomi Digital Asia, Cyberport Hong Kong Gandeng Sejumlah Institusi Indonesia
Bangun Ekonomi Digital Asia, Cyberport Hong Kong Gandeng Sejumlah Institusi Indonesia
Program
Menghindari Salah Arah Alokasi Dana Desa untuk KDMP
Menghindari Salah Arah Alokasi Dana Desa untuk KDMP
Program
'TKTD' untuk Wirausaha Disabilitas
"TKTD" untuk Wirausaha Disabilitas
Program
Dapat Bantuan Alat Modern, Perajin Patung dan Miniatur di Kota Malang Kebanjiran Pesanan
Dapat Bantuan Alat Modern, Perajin Patung dan Miniatur di Kota Malang Kebanjiran Pesanan
Program
LPDB Salurkan Pembiayaan ke KDKMP Sidomulyo Jember untuk Dukung Ekspor Kopi
LPDB Salurkan Pembiayaan ke KDKMP Sidomulyo Jember untuk Dukung Ekspor Kopi
Program
Kisah Para Penjual Makanan di Kawasan Industri Nikel Weda, Sehari Bisa Raup Omzet Rp 10 Juta
Kisah Para Penjual Makanan di Kawasan Industri Nikel Weda, Sehari Bisa Raup Omzet Rp 10 Juta
Jagoan Lokal
Penyaluran Kredit di 7 Wilayah Jatim Tumbuh 8,41 Persen, Malang Raya Didominasi Pelaku UMKM
Penyaluran Kredit di 7 Wilayah Jatim Tumbuh 8,41 Persen, Malang Raya Didominasi Pelaku UMKM
Training
Kementerian UMKM Fasilitasi Legalitas dan Pembiayaan kepada 1.000 Usaha Mikro di NTT
Kementerian UMKM Fasilitasi Legalitas dan Pembiayaan kepada 1.000 Usaha Mikro di NTT
Program
Pertamina Boyong 45 UMKM Binaan ke Trade Expo Indonesia 2025
Pertamina Boyong 45 UMKM Binaan ke Trade Expo Indonesia 2025
Program
Penjualan Stagnan, Puluhan UMKM di Kota Malang Dibekali Jurus Pemasaran Digital
Penjualan Stagnan, Puluhan UMKM di Kota Malang Dibekali Jurus Pemasaran Digital
Training
Tanpa Dirigen, Orkestra UMKM Hanya Riuh Tanpa Irama
Tanpa Dirigen, Orkestra UMKM Hanya Riuh Tanpa Irama
Program
Pedagang Mengeluh Soal QRIS, Diskopindag Kota Malang Akui Tak Bisa Paksa
Pedagang Mengeluh Soal QRIS, Diskopindag Kota Malang Akui Tak Bisa Paksa
Program
Indonesia Eximbank Luncurkan Buku Strategi Ekspor Jawa Tengah
Indonesia Eximbank Luncurkan Buku Strategi Ekspor Jawa Tengah
Program
Produk Sambel Uleg Hingga Pot Tanaman dari Jawa Timur Tembus Pasar Global
Produk Sambel Uleg Hingga Pot Tanaman dari Jawa Timur Tembus Pasar Global
Program
BRI Rampungkan Pelatihan bagi Pengelola 100 Desa BRILiaN
BRI Rampungkan Pelatihan bagi Pengelola 100 Desa BRILiaN
Program
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Terpopuler
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Close Ads
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau