Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

6 Aspek Manajemen Bisnis yang Harus Dipahami Pelaku Usaha

Kompas.com, 16 Juli 2024, 09:30 WIB
Bestari Kumala Dewi

Editor

Sumber BDC

KOMPAS.com - Saat memulai bisnis, pelaku usaha harus memiliki rencana bisnis yang matang. Bukan sekadar dokumen untuk dipresentasikan di hadapan klien atau saat mengajukan pinjaman modal, melainkan juga menjadi panduan untuk menjalankan bisnis.

Banyak bisnis yang tak bisa bertahan lebih dari lima tahun, sebagian besar karena tidak memiliki rencana bisnis untuk mengelola bisnisnya.

Kebanyakan pelaku usaha terjebak dalam suasana euphoria menciptakan bisnis mereka sendiri dan menganggap remeh rencana bisnis hingga mengabaikannya.

Baca juga: 5 Langkah Menciptakan Produk Unggul, Pelaku Usaha Harus Tahu

Dengan membuat business plan atau rencana bisnis, secara tidak langsung mengharuskan pelaku usaha memahami semua aspek manajemen bisnis dan menjalankannya.

Umumnya, ada enam aspek manajemen bisnis yang harus dipahami dan masuk dalam rencana bisnis, yakni strategi, pemasaran, keuangan, sumber daya manusia, teknologi dan peralatan, serta operasional. Simak penjelasannya.

1. Strategi

Strategi merupakan aspek penting dalam bisnis, dengan kata lain strategi adalah "otak" dari operasi bisnis Anda.

Dalam membangun bisnis yang potensial, pelaku usaha harus membuat pernyataan visi dan misi, sehingga pelaku usaha memahami apa yang ingin mereka lakukan, mengapa mereka ingin melakukannya, dan bagaimana mereka akan melakukannya.

Selain itu, jangan lupa untuk menganalisis persaingan dan pasar untuk menentukan di mana letak peluang bisnis, dan bagaimana Anda akan mengakses peluang tersebut.

Saat menyusun strategi, tentukan dengan tepat di pasar mana Anda akan beroperasi, dan kemudian lakukan analisis SWOT (Kekuatan, Kelemahan, Peluang, dan Ancaman) terhadap pesaing utama dan diri Anda sendiri.

Hal ini akan memberikan gambaran yang baik tentang posisi Anda dalam persaingan pasar. Selain itu juga akan membantu Anda menentukan strategi akses pasar Anda, yang melibatkan penentuan posisi, pembedaan dari pesaing, dan pencitraan merek.

2. Pemasaran

Pemasaran dan penjualan akan menghasilkan pendapatan, sehingga pelaku usaha juga harus benar-benar memahami pelanggan potensial mereka dan menentukan bagaimana mereka akan menjangkaunya.

Sebagian besar pelaku bisnis pemula, secara keliru menggunakan pendekatan "luar-dalam" terhadap pemasaran, yaitu dengan merencanakan produk atau layanan mereka terlebih dahulu dan kemudian mencari cara untuk menjualnya kepada kelompok yang “samar-samar” di luar sana.

Sebab itu, sebelum merancang sebuah produk atau layanan, para pelaku bisnis harus mempelajari pasar dan menilai kebutuhan pelanggan.

Temukan area yang kurang terlayani. Kemudian ciptakan produk atau layanan yang sesuai untuk menjawab kebutuhan tersebut.

Baca juga: 3 Cara yang Bisa Dilakukan Pelaku Usaha untuk Berinovasi

3. Keuangan

Sebagian besar rencana bisnis berkonsentrasi pada area ini, karena mereka membutuhkan pinjaman atau investasi, serta untuk anggaran operasional bisnis.

Halaman:

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Terpopuler
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Close Ads
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau