Ia menambahkan, Google berharap kegiatan ini dapat meningkatkan produktivitas, efisiensi, dan kemampuan pelaku usaha untuk menjangkau pelanggan yang lebih luas, baik di dalam negeri maupun global.
Sementara itu, Meta mengambil peran dalam pelatihan penguatan strategi branding dan pemasaran digital.
Menurut Meta, media sosial merupakan sarana utama bagi pelaku usaha yang ingin tumbuh cepat dan terhubung langsung dengan konsumennya.
Melalui sesi yang dibawakan oleh tim Meta Indonesia, peserta dilatih mengembangkan identitas merek serta menerapkan strategi pemasaran digital yang berdampak dan berkelanjutan.
Pelatihan ini juga mendorong peserta untuk memanfaatkan media sosial sebagai alat membangun kepercayaan konsumen, memperluas jangkauan pasar, dan menciptakan interaksi autentik antara pelaku usaha dan pelanggan.
Selain itu, peserta diminta memahami cara membuat konten visual yang menarik, merancang kampanye promosi digital yang tepat sasaran, serta mengukur efektivitas strategi melalui berbagai platform sosial.
Kepala Kebijakan Publik Meta Indonesia, Berni Moestafa, menekankan pentingnya memiliki merek yang otentik agar dapat membangun koneksi emosional dengan pelanggan serta meningkatkan loyalitas.
“Di era digital, keterampilan kreatif sangat penting untuk kegiatan pemasaran, membangun kepercayaan, dan mendorong pertumbuhan usaha,” ujarnya.
Terakhir, Kemenko PM sebagai inisiator program berharap pelaku usaha dapat memperoleh peluang baru yang berkontribusi pada penciptaan lapangan kerja, peningkatan taraf hidup masyarakat, dan pembangunan ekonomi nasional yang inklusif.
“Program Perintis Berdaya 2025 dapat membantu pelaku usaha yang inovatif, adaptif, dan berdaya saing tinggi dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional,” pungkasnya.
Sebagai informasi, pada tahun 2025, program ini didukung oleh berbagai perusahaan terkemuka yang akan berperan sebagai mentor, antara lain Artisan Professionnel, Olsera, Evlogia Advisory, Brodo, Havilla Tea, Cakap, Doughlab, dan Shopee International Indonesia.
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang