Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Ekonomi Lesu, Ajang Fashion Show Jadi Panggung Harapan UMKM Fesyen

Kompas.com, 7 Juli 2025, 16:47 WIB
Nugraha Perdana,
Bambang P. Jatmiko

Tim Redaksi

Desain yang diusungnya memiliki konsep zero waste untuk meminimalisasi limbah kain. Produksinya berpusat di kawasan Dinoyo, Kota Malang.

"Kami memadukan teknik jumputan khas Dinoyo dengan lukis tangan akrilik. Pola potongnya kami rancang agar tidak menghasilkan limbah. Ini membuat potongan baju kami unik, mirip gaya busana Jepang yang juga banyak menerapkan prinsip zero waste," kata Vikrah.

Pasarnya yang spesifik, menyasar para pekerja seni, sanggar tari, teater, hingga penyewaan untuk kebutuhan acara, membuatnya harus lebih gencar dalam melakukan edukasi dan promosi.

Sama seperti Nur Abidah, Vikrah percaya dengan mengikuti ajang MFR 2025 menjadi jembatan untuk mengenalkan konsepnya kepada khalayak yang lebih luas.

"Brand fashion butuh promosi. Kami perlu mengedukasi masyarakat bahwa kain etnik buatan tangan pengrajin lokal bisa dikemas secara modern dan sederhana. Alhamdulillah, acara seperti ini sangat membantu mendongkrak nama Hamparan Rintik," ujarnya.

Sementara itu, Mall Director Matos, Fifi Trisjanti, menyampaikan bahwa MFR adalah wadah kolaborasi dan promosi yang kuat bagi para desainer, UMKM tekstil, dan komunitas kreatif di Malang Raya.

Ajang ini diharapkan dapat mendukung industri kreatif lokal. MFR 2025 akan digelar di Grand Hall Matos dengan mengusung tema Moda Versa atau Gaya Tanpa Batas.

"Kami berharap kegiatan ini dapat membantu nama para desainer lokal semakin naik dan perputaran ekonomi di industri fashion membaik," kata Fifi.

MFR 2025 diharapkan bukan lagi sekadar peragaan busana dengan adanya partisipasi 56 desainer, ratusan model profesional dan cilik, serta dukungan dari berbagai pemangku kepentingan.

Baca juga: Terapkan Sustainable Fashion, Kami Idea Manfaatkan Sisa Bahan Fesyen

Kegiatan ini diupayakan menjadi simbol resiliensi, panggung harapan, dan mesin penggerak bagi UMKM fashion Malang Raya untuk tidak hanya bertahan, tetapi juga berkembang di tengah ketatnya persaingan dan tantangan ekonomi.

"Partisipasi kegiatan ini makin luas, bahkan ada yang dari luar daerah seperti Kalimantan dan Jakarta. Ini menunjukkan industri fesyen Malang siap tampil di panggung nasional," katanya.

Ia juga menyoroti peningkatan pada jumlah desainer busana anak, yang menandakan pesatnya pertumbuhan sektor ini. Lebih dari 400 model cilik juga akan tampil, dengan harapan dapat memperkuat posisi MFR sebagai ajang yang inklusif untuk semua usia.

Dari sisi dampak ekonomi langsung, pihak penyelenggara optimistis. Marcomm Matos, Sasmita Rahayu, menargetkan adanya lonjakan pengunjung yang signifikan selama acara berlangsung.

"Target kami ada kenaikan traffic pengunjung 25-30 persen setiap harinya. Berkaca dari pengalaman sebelumnya, perkiraan ini bisa meleset ke atas hingga 50 persen. Jika hari biasa pengunjung 5.000-7.000 orang, saat MFR bisa mencapai 10.000 pengunjung per hari," proyeksi Sasmita.

Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.

Halaman:

Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya

A member of

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Terpopuler
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Close Ads
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau