Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Menteri Bahlil Minta Pemerintah Daerah Tingkatkan Investasi UMKM

Kompas.com - 16/02/2022, 19:31 WIB
Wahyu Adityo Prodjo

Editor

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Investasi Bahlil Lahadalia meminta seluruh pemerintah daerah untuk mendorong peningkatan serapan modal sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

"Investasi yang diurus jangan yang besar saja. UMKM juga harus kita urus karena UMKM ini penting," ujar Bahlil dalam acara penghargaan atas capaian realisasi investasi 2021 di Jakarta, Rabu seperti dikutip dari Antara.

Bahlil mengatakan, sektor UMKM berkontribusi sebanyak 60 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia.

Menurutnya, sebanyak 99,7 persen dari total populasi usaha dalam negeri ada di UMKM yang jumlahnya mencapai 64,3 juta unit.

"Cuma credit lending kita ke UMKM ini kecil belum sampai 20 persen, karena sebagai besar dari mereka ini informal," ujar Bahlil.

"Tugas kita adalah memformalkan mereka dengan OSS," tambahnya.

Dalam kesempatan itu, Bahlil memberikan penghargaan kepada 17 daerah yang berhasil mencapai realisasi investasi tertinggi pada 2021.

Ada 10 kabupaten/kota yang merah penghargaan itu, yakini Gresik, Cilegon, Balikpapan, Konawe, Mimika, Karawang, Morowali, Halmahera Tengah, Surabaya, Bekasi.

Kemudian, ada tujuh provinsi yang mencatat angka realisasi investasi tertinggi pada 2021, yakni Maluku Utara, Jawa Tengah, Riau, Banten, Jawa Timur, Jakarta, Jawa Barat.

Sepanjang 2021, Kementerian Investasi mencatat realisasi investasi sebesar Rp902 triliun dan penyerapan tenaga kerja Indonesia sebanyak 1,2 juta orang.

Angka penanaman modal dalam negeri (PMDN) sebesar Rp447 triliun atau 49,6 persen dan penanaman modal asing (PMA) sebesar Rp454 triliun atau 50,4 persen.

Adapun realisasi investasi di luar Jawa Rp468,2 triliun atau setara 52 persen. Sedangkan, realisasi investasi di Pulau Jawa Rp432,8 triliun atau 48 persen.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.


Terkini Lainnya

LPEI Salurkan Pembiayaan Rp 524 Miliar untuk Perkuat Ekspor Alat Kesehatan RI

LPEI Salurkan Pembiayaan Rp 524 Miliar untuk Perkuat Ekspor Alat Kesehatan RI

Program
25 Penyandang Disabilitas di Malang Raya Rajut Asa dengan Jalankan Bisnis

25 Penyandang Disabilitas di Malang Raya Rajut Asa dengan Jalankan Bisnis

Jagoan Lokal
Tinggalkan Gaji 40 Juta Per Bulan, Kini Doni Sukses Berbisnis Madu Berkat Pemasaran Daring

Tinggalkan Gaji 40 Juta Per Bulan, Kini Doni Sukses Berbisnis Madu Berkat Pemasaran Daring

Jagoan Lokal
Jatuh Bangun Bayu Rintis Bisnis, Hingga Tembus Pasar Ekspor Berkat Digitalisasi

Jatuh Bangun Bayu Rintis Bisnis, Hingga Tembus Pasar Ekspor Berkat Digitalisasi

Jagoan Lokal
Pesanan Pembuatan Parsel di Kota Malang Meningkat Selama Ramadhan

Pesanan Pembuatan Parsel di Kota Malang Meningkat Selama Ramadhan

Training
Kata Oma, Telur Gabus Olahan Ibu yang Kini Mendunia

Kata Oma, Telur Gabus Olahan Ibu yang Kini Mendunia

Jagoan Lokal
Kisah Dua Mantan Pengikut Kelompok Radikal yang Memilih Belajar Beternak Kambing

Kisah Dua Mantan Pengikut Kelompok Radikal yang Memilih Belajar Beternak Kambing

Jagoan Lokal
UKM Bisa Kelola Tambang, Kadin: Kalau Berhasil Manfaatnya Dirasakan Semua

UKM Bisa Kelola Tambang, Kadin: Kalau Berhasil Manfaatnya Dirasakan Semua

Program
Astra Dorong Perekonomian NTT Lewat Pemberdayaan UMKM Kopi dan Kakao

Astra Dorong Perekonomian NTT Lewat Pemberdayaan UMKM Kopi dan Kakao

Program
Si Emas Hijau dari Desa Loha, Kecamatan Macang Pacar, Kabupaten Manggarai Barat

Si Emas Hijau dari Desa Loha, Kecamatan Macang Pacar, Kabupaten Manggarai Barat

Jagoan Lokal
Menteri Ekraf Tinjau 300 Emak-Emak di Kota Malang Belajar E-Commerce

Menteri Ekraf Tinjau 300 Emak-Emak di Kota Malang Belajar E-Commerce

Program
Kembangkan Potensi Ekonomi NTT, YDBA Beri Pendampingan bagi Petani Vanili dan Mete

Kembangkan Potensi Ekonomi NTT, YDBA Beri Pendampingan bagi Petani Vanili dan Mete

Program
BNI Jejak Kopi Khatulistiwa Dukung Kopi Garut Swasembada Pangan dan Go Global

BNI Jejak Kopi Khatulistiwa Dukung Kopi Garut Swasembada Pangan dan Go Global

Program
TikTok Latih 600 UMKM Indonesia untuk Hasilkan Konten menarik

TikTok Latih 600 UMKM Indonesia untuk Hasilkan Konten menarik

Program
DPMA IPB Gali Potensi Ekonomi di Desa Sejahtera Astra Tegal dan Pemalang

DPMA IPB Gali Potensi Ekonomi di Desa Sejahtera Astra Tegal dan Pemalang

Program
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Terpopuler

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau