Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Teten Masduki: Grab Vaccine Center Dorong Kontribusi Pemulihan Ekonomi UMKM

Kompas.com - 23/02/2022, 14:00 WIB
Wahyu Adityo Prodjo

Editor

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Koperasi dan UKM (MenKopUKM) Teten Masduki menyambut baik upaya Grab, dalam penyelenggaraan vaksinasi booster massal kepada ratusan ribu driver dan merchant Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

Teten menekankan, pemberian vaksinasi sejalan dengan pertumbuhan ekonomi Indonesia di tengah pandemi Covid-19.

"Vaksinasi menjadi priotitas pemerintah. Karena pemerintah ingin terus memperbanyak jumlah masyarakat yang divaksin baik kedua atau ketiga. Vaksinasi yang berjalan baik akan berimbas pada pertumbuhan ekonomi ke depan. Vaksinasi dan ekonomi sejalan, semakin tinggi upaya pemerintah tangani Covid-19, maka semakin baik ekonomi," tegas Teten dalam siaran pers.

Dalam kesempatan tersebut, turut dihadiri Country Managing Director Grab Indonesia Neneng Goenadi, Direktur Utama Taman Impian Jaya Ancol Budi Aryanto, US Health Attache Pamella Foster dan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Koperasi dan KUKM DKI Jakarta Elisabeth Ratu Rante Allow.

Vaksinasi booster tersebut beroperasi dari tanggal 21-23 Februari 2022 di Taman Impian Jaya Ancol. Pemberian vaksinasi booster ini merupakan kolaborasi dari berbagai pihak seperti Grab, Dinas Kesehatan Provinsi DKI, USAID-EpiC, PT Pembangunan Jaya Ancol, dan Good Doctor.

Teten menegaskan, pemerintah menyediakan banyak sekali vaksin hingga 100 juta dosis vaksin.

"Senang sekali kerja sama vaksinasi Grab ini terutama diberikan kepada pelaku UMKM. Di masa pandemi, penggerak ekonomi itu ada di UMKM. Di saat ekonomi alami stagnansi, ekonomi digerakkan oleh UMKM. Vaksinasi booster, akan sangat membantu dalam pemulihan ekonomi nasional," ucap Teten.

Tak hanya itu, pelaksanaan vaksinasi booster dilakukan agar pelaku UMKM dan masyarakat aman dari Covid-19 varian Omicron, yang kini sedang meningkat tajam, sehingga mempercepat pemulihan ekonomi.

"Kami berharap semua masyarakat bisa melakukan vaksinasi booster secara gratis. Hal ini dikarenakan, sesuai arahan Menteri Kesehatan, kasus Omicron saat ini sedang tinggi di wilayah Jabodetabek. Vaksinasi diharapkan dapat mengendalikan hal tersebut, sehingga pemulihan dapat tercapai pada Maret mendatang," imbuh Teten.

Sementara, Country Managing Director Grab Indonesia Neneng Goenadi menuturkan, Grab Vaccine Center di Jakarta hadir setelah pelaksanaannya di Bali dan Bandung.

Kerja sama pemberian vaksin booster ini adalah menyatukan kekuatan untuk menanggulangi penyebaran varian baru Omicron, dengan memberikan vaksin booster yang akan meningkatkan ketahanan masyarakat umum juga mitra pengemudi Grab, sebagai bagian dari garda depan.

"Grab Vaccine Center DKI Jakarta diharapkan dapat menumbuhkan optimisme #PercayaTerlindungi di kalangan masyarakat dan mendorong percepatan pemulihan aktivitas sebagai penggerak roda ekonomi," jelas Neneng.

Grab Vaccine Center (GVC) bersama KemenkopUKM dan Taman Impian Jaya Ancol di Allianz Ecopark, Ancol, Selasa (22/2).Dok. Humas KemenKopUKM Grab Vaccine Center (GVC) bersama KemenkopUKM dan Taman Impian Jaya Ancol di Allianz Ecopark, Ancol, Selasa (22/2).

Sejak Februari 2021, Grab Vaccine Center telah memberikan ratusan ribu dosis vaksinasi kepada pekerja garda depan, masyarakat umum, dan mitra pengemudi Grab di lebih dari 54 kota dan kabupaten di seluruh Indonesia.

Saat diluncurkan, Grab Vaccine Center mencatat sejarah sebagai pusat vaksin drive-thru dengan pendekatan teknologi pertama di Asia Tenggara.

Direktur USAID Indonesia Jeff P Cohen menuturkan, vaksinasi tepat waktu adalah kunci untuk menekan penyebaran Covid-19 dan menyelamatkan nyawa. Pemerintah Amerika Serikat melalui USAID, bangga dapat bermitra dengan Grab Indonesia, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, PT Pembangunan Jaya Ancol, dan Good Doctor.

"Khususnya untuk mendukung upaya pemerintah Indonesia dalam memperluas cakupan vaksinasi Covid-19 hingga menjangkau kelompok berisiko, khususnya pengemudi ojek dan pelaku usaha kecil, yang berperan penting dalam membantu memulihkan perekonomian Indonesia," ujar Cohen.

Senada, Direktur Utama PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk Teuku Sahir Syahali mengatakan, sebelumnya Ancol juga telah melakukan pemberian vaksin booster bagi karyawannya pada 10 Februari 2022. Hal ini sebagai bentuk komitmen Ancol dalam memberikan pelayanan terbaik kepada pengunjung, serta mendukung bangkitnya industri pariwisata Indonesia.

Sektor pariwisata, yang sebelumnya menjadi penyumbang signifikan bagi pendapatan serta penyerapan tenaga kerja daerah, telah terdampak berat oleh pandemi.

"Untuk itu, Ancol sangat mendukung pendistribusian vaksinasi booster, khususnya kepada masyarakat umum, agar sektor pariwisata dapat turut merasakan pemulihan seiring semakin amannya bagi orang untuk berkegiatan di luar rumah," kata Teuku.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.


Terkini Lainnya

LPEI Salurkan Pembiayaan Rp 524 Miliar untuk Perkuat Ekspor Alat Kesehatan RI

LPEI Salurkan Pembiayaan Rp 524 Miliar untuk Perkuat Ekspor Alat Kesehatan RI

Program
25 Penyandang Disabilitas di Malang Raya Rajut Asa dengan Jalankan Bisnis

25 Penyandang Disabilitas di Malang Raya Rajut Asa dengan Jalankan Bisnis

Jagoan Lokal
Tinggalkan Gaji 40 Juta Per Bulan, Kini Doni Sukses Berbisnis Madu Berkat Pemasaran Daring

Tinggalkan Gaji 40 Juta Per Bulan, Kini Doni Sukses Berbisnis Madu Berkat Pemasaran Daring

Jagoan Lokal
Jatuh Bangun Bayu Rintis Bisnis, Hingga Tembus Pasar Ekspor Berkat Digitalisasi

Jatuh Bangun Bayu Rintis Bisnis, Hingga Tembus Pasar Ekspor Berkat Digitalisasi

Jagoan Lokal
Pesanan Pembuatan Parsel di Kota Malang Meningkat Selama Ramadhan

Pesanan Pembuatan Parsel di Kota Malang Meningkat Selama Ramadhan

Training
Kata Oma, Telur Gabus Olahan Ibu yang Kini Mendunia

Kata Oma, Telur Gabus Olahan Ibu yang Kini Mendunia

Jagoan Lokal
Kisah Dua Mantan Pengikut Kelompok Radikal yang Memilih Belajar Beternak Kambing

Kisah Dua Mantan Pengikut Kelompok Radikal yang Memilih Belajar Beternak Kambing

Jagoan Lokal
UKM Bisa Kelola Tambang, Kadin: Kalau Berhasil Manfaatnya Dirasakan Semua

UKM Bisa Kelola Tambang, Kadin: Kalau Berhasil Manfaatnya Dirasakan Semua

Program
Astra Dorong Perekonomian NTT Lewat Pemberdayaan UMKM Kopi dan Kakao

Astra Dorong Perekonomian NTT Lewat Pemberdayaan UMKM Kopi dan Kakao

Program
Si Emas Hijau dari Desa Loha, Kecamatan Macang Pacar, Kabupaten Manggarai Barat

Si Emas Hijau dari Desa Loha, Kecamatan Macang Pacar, Kabupaten Manggarai Barat

Jagoan Lokal
Menteri Ekraf Tinjau 300 Emak-Emak di Kota Malang Belajar E-Commerce

Menteri Ekraf Tinjau 300 Emak-Emak di Kota Malang Belajar E-Commerce

Program
Kembangkan Potensi Ekonomi NTT, YDBA Beri Pendampingan bagi Petani Vanili dan Mete

Kembangkan Potensi Ekonomi NTT, YDBA Beri Pendampingan bagi Petani Vanili dan Mete

Program
BNI Jejak Kopi Khatulistiwa Dukung Kopi Garut Swasembada Pangan dan Go Global

BNI Jejak Kopi Khatulistiwa Dukung Kopi Garut Swasembada Pangan dan Go Global

Program
TikTok Latih 600 UMKM Indonesia untuk Hasilkan Konten menarik

TikTok Latih 600 UMKM Indonesia untuk Hasilkan Konten menarik

Program
DPMA IPB Gali Potensi Ekonomi di Desa Sejahtera Astra Tegal dan Pemalang

DPMA IPB Gali Potensi Ekonomi di Desa Sejahtera Astra Tegal dan Pemalang

Program
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Terpopuler

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau