Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Rektor Univ. Moestopo Sebut Internet Hadirkan Banyak Potensi Promosi Produk UMKM

Kompas.com, 3 Agustus 2022, 07:00 WIB
Wahyu Adityo Prodjo

Editor

JAKARTA, KOMPAS.com - Rektor Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama) Prof. Dr. Paiman Raharjo menegaskan saat ini era digital telah mengubah pola hidup, gaya kerja, bisnis dan belanja masyarakat Indonesia. Hal tersebut tentu memunculkan banyak peluang yang dapat menjadi pintu gerbang lahirnya pengusaha muda di Indonesia.

Dalam sambutannya di Kuliah Kewirausahaan Pemuda 'Menjadi Entrepreneur Muda di Era Digital' yang diselenggarakan Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia, Prof. Paiman memaparkan tingkat penetrasi internet di Indonesia sangatlah tinggi.

Jumlah penduduk Indonesia yang sudah terkoneksi internet telah mencapai 210.026.769 jiwa dari total populasi 272.682.600 jiwa penduduk Indonesia.

"Internet tak bisa dipungkiri telah menghadirkan banyak potensi di mana Industri Kecil dan Menengah (IKM) bisa secara lebih masif mempromosikan produk mereka di berbagai platform digital," kata Prof. Paiman dalam siaran pers Kompas.com.

Prof. Paiman melanjutkan, perubahan pola bisnis dan belanja masyarakat bisa terlihat jelas bila kita melihat data. Sepanjang tahun 2021, Bank Indonesia mencatat nilai transaksi dagang-el atau e-commerce sudah mencapai Rp401 triliun. Prof. Paiman menilai angka tersebut angka yang kecil.

"Dan pertumbuhan itu tidak akan berhenti. Karena, tahun ini nilai transaksi e-commerce diproyeksi naik 31,2 persen dibandingkan tahun lalu, yakni bakal mencapai Rp526 triliun," ujar Prof. Paiman.

Sejalan dengan itu, Bank Indonesia juga mencatat kalau nilai transaksi uang elektronik tumbuh 49,06 persen mencapai Rp305,4 triliun pada 2021 dan diproyeksikan akan terus meningkat 17,13 persen ke angka Rp357,7 triliun pada 2022.

Nilai transaksi digital banking juga tercatat meningkat tinggi, yakni naik 45,64 persen ke angka Rp39.841,4 triliun pada 2021 dan tahun ini diperkirakan tumbuh 24,83 persen menuju angka Rp49.733,8 triliun.

Saat ini, ketika ekonomi Indonesia sudah mulai membaik, transaksi online pun tercatat meningkat bila dibanding masa sebelum pandemi Covid-19.

Penggunaan internet oleh UMKM dalam menjalankan roda usaha sudah mencapai 87,43 persen. Hanya 12,57 persen UMKM yang masih sama sekali belum menggunakan internet sebagai sarana pengembangan bisnisnya.

Tak hanya fokus pada berbagai marketplace yang ada, pelaku (Usaha Mikro Kecil Menengah UMKM) juga sudah menyadari media sosial juga bisa efektif untuk menjual produk barang/jasa yang mereka jajakkan. Sebanyak 84,75 persen  UMKM sudah mulai menggunakan media sosial.

"Bukan itu saja, 82,14 persen UMKM ternyata juga sudah melakukan promosi melalui internet. Promosi lewat internet ini dilakukan karena dirasa efektif. Sebab 44,88 persen UMKM yang melakukan promosi di internet mengalami peningkatan penjualan dua kali lipat dan bahkan 16,56 persen lainnya merasakan peningkatan penjualan lebih dari dua kali lipat," kata Prof. Paiman.

Sementara itu, generasi milenial memiliki tantangan seperti kesiapan menghadapi kecanggihan teknologi melalui sistem otomasi, berpadunya pasar dunia, dan bonus demografi Indonesia.

Namun di sisi lain, wilayah geografis Indonesia sebagai episentrum aktivitas dan dinamika memungkinkan terbukanya peluang lapangan kerja baru dengan inovasi bisnis start-up.

Dengan demikian, peningkatan kuantitas dan kualitas pendidikan masyarakat Indonesia perlu dilakukan.

Halaman:

Terkini Lainnya
Bangun Ekonomi Digital Asia, Cyberport Hong Kong Gandeng Sejumlah Institusi Indonesia
Bangun Ekonomi Digital Asia, Cyberport Hong Kong Gandeng Sejumlah Institusi Indonesia
Program
Menghindari Salah Arah Alokasi Dana Desa untuk KDMP
Menghindari Salah Arah Alokasi Dana Desa untuk KDMP
Program
'TKTD' untuk Wirausaha Disabilitas
"TKTD" untuk Wirausaha Disabilitas
Program
Dapat Bantuan Alat Modern, Perajin Patung dan Miniatur di Kota Malang Kebanjiran Pesanan
Dapat Bantuan Alat Modern, Perajin Patung dan Miniatur di Kota Malang Kebanjiran Pesanan
Program
LPDB Salurkan Pembiayaan ke KDKMP Sidomulyo Jember untuk Dukung Ekspor Kopi
LPDB Salurkan Pembiayaan ke KDKMP Sidomulyo Jember untuk Dukung Ekspor Kopi
Program
Kisah Para Penjual Makanan di Kawasan Industri Nikel Weda, Sehari Bisa Raup Omzet Rp 10 Juta
Kisah Para Penjual Makanan di Kawasan Industri Nikel Weda, Sehari Bisa Raup Omzet Rp 10 Juta
Jagoan Lokal
Penyaluran Kredit di 7 Wilayah Jatim Tumbuh 8,41 Persen, Malang Raya Didominasi Pelaku UMKM
Penyaluran Kredit di 7 Wilayah Jatim Tumbuh 8,41 Persen, Malang Raya Didominasi Pelaku UMKM
Training
Kementerian UMKM Fasilitasi Legalitas dan Pembiayaan kepada 1.000 Usaha Mikro di NTT
Kementerian UMKM Fasilitasi Legalitas dan Pembiayaan kepada 1.000 Usaha Mikro di NTT
Program
Pertamina Boyong 45 UMKM Binaan ke Trade Expo Indonesia 2025
Pertamina Boyong 45 UMKM Binaan ke Trade Expo Indonesia 2025
Program
Penjualan Stagnan, Puluhan UMKM di Kota Malang Dibekali Jurus Pemasaran Digital
Penjualan Stagnan, Puluhan UMKM di Kota Malang Dibekali Jurus Pemasaran Digital
Training
Tanpa Dirigen, Orkestra UMKM Hanya Riuh Tanpa Irama
Tanpa Dirigen, Orkestra UMKM Hanya Riuh Tanpa Irama
Program
Pedagang Mengeluh Soal QRIS, Diskopindag Kota Malang Akui Tak Bisa Paksa
Pedagang Mengeluh Soal QRIS, Diskopindag Kota Malang Akui Tak Bisa Paksa
Program
Indonesia Eximbank Luncurkan Buku Strategi Ekspor Jawa Tengah
Indonesia Eximbank Luncurkan Buku Strategi Ekspor Jawa Tengah
Program
Produk Sambel Uleg Hingga Pot Tanaman dari Jawa Timur Tembus Pasar Global
Produk Sambel Uleg Hingga Pot Tanaman dari Jawa Timur Tembus Pasar Global
Program
BRI Rampungkan Pelatihan bagi Pengelola 100 Desa BRILiaN
BRI Rampungkan Pelatihan bagi Pengelola 100 Desa BRILiaN
Program
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Terpopuler
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Close Ads
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau