Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Tips Berbisnis Jastip Auto Cuan Terus

Kompas.com, 30 September 2022, 14:13 WIB
Add on Google
Putri Sophia,
Wahyu Adityo Prodjo

Tim Redaksi

KOMPAS.COM - Berbagai peluang usaha saat ini sangat mudah diakses dan dilakukan tak terkecuali usaha jasa titip (jastip).

Jastip merupakan sebuah jasa membeli barang untuk pembeli yang tak menjangkau tempat membeli barang-barang yang dibutuhkan.

Umumnya, usaha jastip ini menawarkan produk-produk seperti sepatu, camilan, pakaian, skincare, tas, dan make up merk-merk ternama dari dalam maupun luar negeri.

Meski sistemnya sederhana, usaha jastip ini bisa menjadi peluang yang menggiurkan apabila dilakukan dengan cara yang tepat.

Berikut beberapa tips yang bisa menjadi catatan sebelum terjun ke usaha jastip.

1. Modal yang Cukup

Meski usaha jastip menggunakan sistem pembayaran terlebih dahulu, Anda tetap perlu memiliki modal yang cukup untuk memulai usaha ini.

Modal digunakan untuk biaya seperti ongkos perjalanan, biaya parkir, dan bahan bakar untuk menuju perjalanan ke tempat produk yang akan Anda beli.

Terlebih lagi apabila Anda berminat untuk jastip produk luar negeri. Bisnis jastip tentu akan memerlukan modal untuk mengurus tiket pesawat, visa, dan akomodasi selama di negara tujuan.

2. Ketahui Barang yang Sedang Tren

Lihai dalam melihat tren adalah keterampilan yang perlu dimiliki pengusaha jastip.

Contohnya, Anda bisa memantau beberapa merk fashion atau sneakers ternama yang kerap merilis produk spesialnya dalam jumlah terbatas.

Momentum ini bisa Anda manfaatkan jadi peluang cuan yang pastinya akan mengundang pembeli untuk menggunakan jasa titip beli ini.

3. Harga yang Kompetitif

Riset harga jastip dari pengusaha lain perlu dilakukan. Hal ini bertujuan agar Anda bisa menimbang berapa tarif yang cocok dan mampu bersaing.

Harga ini pula yang nantinya akan ditambahkan di tiap produk yang dijual. Jadi, pastikan harga tidak memberatkan para pembeli.

4. Promosi Sosial Media

Sosial media jadi peranan penting untuk memasarkan produk-produk jastip.

Melalui sosial media, Anda bisa mudah berinteraksi dengan pembeli. Jangan lupa, untuk selalu mengunggah foto produk jastip secara real time saat Anda berada di lokasi.

Langkah ini bisa menjadi peluang agar meningkatkan kepercayaan pembeli terhadap jasa titip Anda.

5. Berikan Layanan Terbaik

Usaha jastip ini mengedepankan aspek jasa dalam menjalankan roda bisnisnya. Oleh karena itu, Anda perlu memberikan layanan terbaik agar loyalitas pembeli pun meningkat.

Layanan terbaik bisa dimulai dari pemilihan logistik yang cepat, ramah berinteraksi dengan pembeli, transparan dalam transaksi, pengemasan yang rapi, hingga memberikan bonus apabila pembeli mencapai transaksi di nominal tertentu.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Terkini Lainnya
Indonesia Eximbank Bukukan Laba Bersih Rp77 Miliar pada Triwulan I 2026
Indonesia Eximbank Bukukan Laba Bersih Rp77 Miliar pada Triwulan I 2026
Program
Perusahaan AI Indonesia Tembus Pasar AS melalui Kolaborasi dengan Crawford Software
Perusahaan AI Indonesia Tembus Pasar AS melalui Kolaborasi dengan Crawford Software
Jagoan Lokal
Fabriku Hadirkan Kain Berkualitas untuk Brand Lokal
Fabriku Hadirkan Kain Berkualitas untuk Brand Lokal
Jagoan Lokal
Bangun Ekonomi Digital Asia, Cyberport Hong Kong Gandeng Sejumlah Institusi Indonesia
Bangun Ekonomi Digital Asia, Cyberport Hong Kong Gandeng Sejumlah Institusi Indonesia
Program
Menghindari Salah Arah Alokasi Dana Desa untuk KDMP
Menghindari Salah Arah Alokasi Dana Desa untuk KDMP
Program
'TKTD' untuk Wirausaha Disabilitas
"TKTD" untuk Wirausaha Disabilitas
Program
Dapat Bantuan Alat Modern, Perajin Patung dan Miniatur di Kota Malang Kebanjiran Pesanan
Dapat Bantuan Alat Modern, Perajin Patung dan Miniatur di Kota Malang Kebanjiran Pesanan
Program
LPDB Salurkan Pembiayaan ke KDKMP Sidomulyo Jember untuk Dukung Ekspor Kopi
LPDB Salurkan Pembiayaan ke KDKMP Sidomulyo Jember untuk Dukung Ekspor Kopi
Program
Kisah Para Penjual Makanan di Kawasan Industri Nikel Weda, Sehari Bisa Raup Omzet Rp 10 Juta
Kisah Para Penjual Makanan di Kawasan Industri Nikel Weda, Sehari Bisa Raup Omzet Rp 10 Juta
Jagoan Lokal
Penyaluran Kredit di 7 Wilayah Jatim Tumbuh 8,41 Persen, Malang Raya Didominasi Pelaku UMKM
Penyaluran Kredit di 7 Wilayah Jatim Tumbuh 8,41 Persen, Malang Raya Didominasi Pelaku UMKM
Training
Kementerian UMKM Fasilitasi Legalitas dan Pembiayaan kepada 1.000 Usaha Mikro di NTT
Kementerian UMKM Fasilitasi Legalitas dan Pembiayaan kepada 1.000 Usaha Mikro di NTT
Program
Pertamina Boyong 45 UMKM Binaan ke Trade Expo Indonesia 2025
Pertamina Boyong 45 UMKM Binaan ke Trade Expo Indonesia 2025
Program
Penjualan Stagnan, Puluhan UMKM di Kota Malang Dibekali Jurus Pemasaran Digital
Penjualan Stagnan, Puluhan UMKM di Kota Malang Dibekali Jurus Pemasaran Digital
Training
Tanpa Dirigen, Orkestra UMKM Hanya Riuh Tanpa Irama
Tanpa Dirigen, Orkestra UMKM Hanya Riuh Tanpa Irama
Program
Pedagang Mengeluh Soal QRIS, Diskopindag Kota Malang Akui Tak Bisa Paksa
Pedagang Mengeluh Soal QRIS, Diskopindag Kota Malang Akui Tak Bisa Paksa
Program
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Terpopuler
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Close Ads
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau