Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Terapkan Dua Langkah Ini Sebelum Cari Tambahan Penghasilan lewat Investasi

Kompas.com - 22/11/2022, 15:30 WIB
Putri Sophia,
Bambang P. Jatmiko

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Satgas Waspada Investasi (SWI) Tongam L. Tobing, membeberkan dua langkah sederhana agar masyarakat termasuk pelaku usaha yang ingin tambah penghasilan terhindar dari investasi ilegal.

Hal ini disampaikannya dalam sesi pemaparan di kegiatan Sosialisasi Waspada Investasi Ilegal dan Pinjol Ilegal, di IPB University, Bogor, Senin (21/11/2022).

“Kalau kita ingin investasi dengan iming-iming hasil yang tinggi, kita perlu cek unsur 2L yaitu Legal dan Logis,” tutur Tongam.

Baca juga: Tips Sukses Ternak Kambing Kaligesing hingga Beromzet Puluhan Juta Rupiah

Menurut Tongam, unsur legal ini berkaitan dengan perizinan investasi tersebut dengan lembaga terkait sesuai dengan jenisnya.

Status perizinan yang meliputi badan hukum dan produk ini penting untuk dicek, sebelum investor melakukan investasi.

“Tanyakan izin badan hukumnya, produknya, kegiatannya, kalau tidak ada izin jangan investasi. Kalau jasa keuangan perlu ada izin OJK, kalau koperasi, izin KemenKopUKM, kalau dia multi level marketing, izin Kemendag, kalau dia perdagangan berjangka komoditi, izin Bappebti,” jelas Tongam.

Bagi masyarakat dan pelaku usaha yang mengalokasikan dananya pada berbagai jenis investasi, tentu mengharapkan keuntungan di kemudian hari.

Terkait hal tersebut, Tongam menegaskan bahwa aspek logis dan rasional terkait keuntungan atau imbal hasil yang didapatkan dari investasi tersebut perlu diterapkan.

Baca juga: Austindo Nusantara Jaya Dorong Kaum Milenial di Jember Terjun Jadi Petani

Jangan sampai, dengan iming-iming keuntungan yang tinggi dan nihil risiko, menyebabkan masyarakat dan pelaku usaha terjerumus investasi ilegal yang merugikan.

“Luangkan waktu kita paling tidak 5-10 menit untuk melihat apakah logis dan rasional imbal hasil dan keuntungannya. Pilih investasi yang memiliki imbal hasil wajar dan tidak too good to be true,” pungkasnya.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.


Terkini Lainnya

LPEI Salurkan Pembiayaan Rp 524 Miliar untuk Perkuat Ekspor Alat Kesehatan RI

LPEI Salurkan Pembiayaan Rp 524 Miliar untuk Perkuat Ekspor Alat Kesehatan RI

Program
25 Penyandang Disabilitas di Malang Raya Rajut Asa dengan Jalankan Bisnis

25 Penyandang Disabilitas di Malang Raya Rajut Asa dengan Jalankan Bisnis

Jagoan Lokal
Tinggalkan Gaji 40 Juta Per Bulan, Kini Doni Sukses Berbisnis Madu Berkat Pemasaran Daring

Tinggalkan Gaji 40 Juta Per Bulan, Kini Doni Sukses Berbisnis Madu Berkat Pemasaran Daring

Jagoan Lokal
Jatuh Bangun Bayu Rintis Bisnis, Hingga Tembus Pasar Ekspor Berkat Digitalisasi

Jatuh Bangun Bayu Rintis Bisnis, Hingga Tembus Pasar Ekspor Berkat Digitalisasi

Jagoan Lokal
Pesanan Pembuatan Parsel di Kota Malang Meningkat Selama Ramadhan

Pesanan Pembuatan Parsel di Kota Malang Meningkat Selama Ramadhan

Training
Kata Oma, Telur Gabus Olahan Ibu yang Kini Mendunia

Kata Oma, Telur Gabus Olahan Ibu yang Kini Mendunia

Jagoan Lokal
Kisah Dua Mantan Pengikut Kelompok Radikal yang Memilih Belajar Beternak Kambing

Kisah Dua Mantan Pengikut Kelompok Radikal yang Memilih Belajar Beternak Kambing

Jagoan Lokal
UKM Bisa Kelola Tambang, Kadin: Kalau Berhasil Manfaatnya Dirasakan Semua

UKM Bisa Kelola Tambang, Kadin: Kalau Berhasil Manfaatnya Dirasakan Semua

Program
Astra Dorong Perekonomian NTT Lewat Pemberdayaan UMKM Kopi dan Kakao

Astra Dorong Perekonomian NTT Lewat Pemberdayaan UMKM Kopi dan Kakao

Program
Si Emas Hijau dari Desa Loha, Kecamatan Macang Pacar, Kabupaten Manggarai Barat

Si Emas Hijau dari Desa Loha, Kecamatan Macang Pacar, Kabupaten Manggarai Barat

Jagoan Lokal
Menteri Ekraf Tinjau 300 Emak-Emak di Kota Malang Belajar E-Commerce

Menteri Ekraf Tinjau 300 Emak-Emak di Kota Malang Belajar E-Commerce

Program
Kembangkan Potensi Ekonomi NTT, YDBA Beri Pendampingan bagi Petani Vanili dan Mete

Kembangkan Potensi Ekonomi NTT, YDBA Beri Pendampingan bagi Petani Vanili dan Mete

Program
BNI Jejak Kopi Khatulistiwa Dukung Kopi Garut Swasembada Pangan dan Go Global

BNI Jejak Kopi Khatulistiwa Dukung Kopi Garut Swasembada Pangan dan Go Global

Program
TikTok Latih 600 UMKM Indonesia untuk Hasilkan Konten menarik

TikTok Latih 600 UMKM Indonesia untuk Hasilkan Konten menarik

Program
DPMA IPB Gali Potensi Ekonomi di Desa Sejahtera Astra Tegal dan Pemalang

DPMA IPB Gali Potensi Ekonomi di Desa Sejahtera Astra Tegal dan Pemalang

Program
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Terpopuler

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau