Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Pemprov Jambi dan Bank Indonesia Kembangkan Kawasan Kuliner Halal

Kompas.com - 17/07/2023, 19:18 WIB
Wahyu Adityo Prodjo

Editor

JAMBI, KOMPAS.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi bersama Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) setempat menjajaki pembentukan Zona Kuliner Halal Aman dan Sehat (Zona KHAS) untuk penguatan ekosistem halal di daerah.

Pelaksana Harian Asisten Ekonomi Pembangunan (Ekbang) Provinsi Jambi, Johansyah, mengatakan pemerintah daerah siap berkolaborasi dengan pemangku kebijakan terkait program pembentukan zona khusus yang menjadi kawasan halal.

"Kami bersama dengan Bank Indonesia akan membuat satu zona khusus percontohan terkait dengan produk halal di satu kawasan yang mana nantinya dipamerkan produk-produk halal bersertifikasi," kata Johansyah.

Saat ini terdapat dua kawasan yang direncanakan bisa menjadi percontohan, yaitu Kecamatan Telanaipura dan Danau Sipin, Kota Jambi.

Jika dua kawasan itu dinilai berhasil, maka akan dibuat zona KHAS di kecamatan lainnya di Kota Jambi.

Baca juga: Banyak yang Belum Laku, Pemkot Jambi Bantu Kurasi UMKM Masuk ke E-Katalog

Untuk mempercepat realisasi zona khusus ekosistem halal tersebut, Johansyah meminta agar Kementerian Agama turut membantu percepatan sertifikasi halal produk UMKM Jambi.

Menurut Johansyah, Provinsi Jambi memiliki potensi untuk membentuk kawasan halal karena Jambi memiliki populasi Muslim sebesar 98 persen dari total jumlah penduduk.

Selain itu, didukung dengan kehadiran 300 lebih pondok pesantren dan madrasah serta 4.000 lebih masjid.

Sementara itu Kepala Perwakilan BI Provinsi Jambi, Hermanto mengatakan BI Jambi yang menjadi bagian dari Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS) Provinsi Jambi siap berkolaborasi dengan pemda menggerakkan kawasan ekosistem halal.

Ia mengatakan kehadiran Zona KHAS menunjukkan bahwa kawasan tersebut bukan saja memiliki produk yang aman dan sehat, namun juga bersertifikasi halal.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.


Terkini Lainnya

LPEI Salurkan Pembiayaan Rp 524 Miliar untuk Perkuat Ekspor Alat Kesehatan RI

LPEI Salurkan Pembiayaan Rp 524 Miliar untuk Perkuat Ekspor Alat Kesehatan RI

Program
25 Penyandang Disabilitas di Malang Raya Rajut Asa dengan Jalankan Bisnis

25 Penyandang Disabilitas di Malang Raya Rajut Asa dengan Jalankan Bisnis

Jagoan Lokal
Tinggalkan Gaji 40 Juta Per Bulan, Kini Doni Sukses Berbisnis Madu Berkat Pemasaran Daring

Tinggalkan Gaji 40 Juta Per Bulan, Kini Doni Sukses Berbisnis Madu Berkat Pemasaran Daring

Jagoan Lokal
Jatuh Bangun Bayu Rintis Bisnis, Hingga Tembus Pasar Ekspor Berkat Digitalisasi

Jatuh Bangun Bayu Rintis Bisnis, Hingga Tembus Pasar Ekspor Berkat Digitalisasi

Jagoan Lokal
Pesanan Pembuatan Parsel di Kota Malang Meningkat Selama Ramadhan

Pesanan Pembuatan Parsel di Kota Malang Meningkat Selama Ramadhan

Training
Kata Oma, Telur Gabus Olahan Ibu yang Kini Mendunia

Kata Oma, Telur Gabus Olahan Ibu yang Kini Mendunia

Jagoan Lokal
Kisah Dua Mantan Pengikut Kelompok Radikal yang Memilih Belajar Beternak Kambing

Kisah Dua Mantan Pengikut Kelompok Radikal yang Memilih Belajar Beternak Kambing

Jagoan Lokal
UKM Bisa Kelola Tambang, Kadin: Kalau Berhasil Manfaatnya Dirasakan Semua

UKM Bisa Kelola Tambang, Kadin: Kalau Berhasil Manfaatnya Dirasakan Semua

Program
Astra Dorong Perekonomian NTT Lewat Pemberdayaan UMKM Kopi dan Kakao

Astra Dorong Perekonomian NTT Lewat Pemberdayaan UMKM Kopi dan Kakao

Program
Si Emas Hijau dari Desa Loha, Kecamatan Macang Pacar, Kabupaten Manggarai Barat

Si Emas Hijau dari Desa Loha, Kecamatan Macang Pacar, Kabupaten Manggarai Barat

Jagoan Lokal
Menteri Ekraf Tinjau 300 Emak-Emak di Kota Malang Belajar E-Commerce

Menteri Ekraf Tinjau 300 Emak-Emak di Kota Malang Belajar E-Commerce

Program
Kembangkan Potensi Ekonomi NTT, YDBA Beri Pendampingan bagi Petani Vanili dan Mete

Kembangkan Potensi Ekonomi NTT, YDBA Beri Pendampingan bagi Petani Vanili dan Mete

Program
BNI Jejak Kopi Khatulistiwa Dukung Kopi Garut Swasembada Pangan dan Go Global

BNI Jejak Kopi Khatulistiwa Dukung Kopi Garut Swasembada Pangan dan Go Global

Program
TikTok Latih 600 UMKM Indonesia untuk Hasilkan Konten menarik

TikTok Latih 600 UMKM Indonesia untuk Hasilkan Konten menarik

Program
DPMA IPB Gali Potensi Ekonomi di Desa Sejahtera Astra Tegal dan Pemalang

DPMA IPB Gali Potensi Ekonomi di Desa Sejahtera Astra Tegal dan Pemalang

Program
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Terpopuler

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau