Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
E-COMMERCE

Nyaris Bangkrut, Pelaku UMKM Ini Bangkit Berkat Cross Border Commerce

Kompas.com, 8 Agustus 2023, 15:23 WIB
Hotria Mariana,
Aditya Mulyawan

Tim Redaksi

KOMPAS.com – Pandemi Covid-19 telah mengubah cara berbisnis banyak pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM). Kini, sebagian besar pelaku UMKM mulai beralih ke platform e-commerce untuk menjual produk.

Namun, tidak semua platform e-commerce memberikan kesempatan bagi UMKM untuk mengembangkan bisnis hingga ke pasar internasional.

Hal itulah yang dirasakan Natalia Dewi Puspita. Ia adalah pelaku industri rumahan yang berhasil menembus pasar ekspor dengan bantuan Shopee.

Natalia adalah pemilik GaleryFashion123, sebuah usaha fesyen perempuan yang berlokasi di Solo, Jawa Tengah.

Ia memulai usaha tersebut sejak 2015 dengan modal awal Rp 5 juta. Produknya meliputi gamis, tunik, kemeja, dan celana. Ia juga menyediakan jasa jahit dan bordir untuk pesanan khusus.

Baca juga: Setahun Berdiri untuk UMKM Indonesia, Simak Deretan Fakta Menarik dari Kampus UMKM Shopee

Namun, ketika pandemi Covid-19 melanda pada awal 2021, usaha Natalia mengalami penurunan omzet yang signifikan. Ia kesulitan menjual produk karena pasar offline sepi. Ia pun mencari cara untuk beradaptasi dengan situasi baru.

“(Saat itu), saya tahu bahwa berjualan harus merambah ke ranah digital. (Namun), (saya tidak) tahu caranya. (Ketika) mendengar Shopee membuka Kampus UMKM di Solo, saya tertarik untuk mengikutinya,” kata Natalia kepada Kompas.com, Selasa (8/8/2023).

Sebagai informasi, Kampus UMKM Shopee adalah program pelatihan gratis yang diselenggarakan Shopee untuk membantu UMKM meningkatkan penjualan.

Dalam program itu, para peserta mendapatkan bimbingan dari mentor profesional tentang cara mengelola toko online, memanfaatkan fitur-fitur promosi di Shopee, dan meningkatkan kualitas produk serta layanan.

Baca juga: Hadir di Makassar, Kampus UMKM Shopee Ke-9 Siap Bantu Pelaku UMKM Sulsel Naik Kelas

Natalia mengikuti program tersebut selama dua bulan dan menerapkan semua ilmu yang didapat. Ia mulai berjualan di Shopee dengan menggunakan fitur, seperti Shopee Live, Shopee Feed, dan Shopee Mall. Ia juga memperbaiki foto produknya, menulis deskripsi produk yang menarik, dan memberikan pelayanan yang ramah kepada pelanggan.

Hasilnya, usaha Natalia berhasil bangkit dari keterpurukan. Omzet penjualan dari usaha fesyen perempuan itu naik hingga 49 persen. Ia juga bisa memberikan lapangan pekerjaan kepada 77 orang pegawai di tengah pandemi.

“Alhamdulillah, omzetnya berhasil naik dan bisnis saya juga bertahan. Saya sangat bersyukur bisa ikut Kampus UMKM Shopee. Program ini sangat bermanfaat bagi UMKM seperti saya,” ujar Natalia.

Tidak hanya itu, Natalia juga mendapatkan kesempatan untuk mengekspor produknya ke Singapura dan Malaysia melalui Program Ekspor Shopee. Program ini merupakan inovasi dari Shopee yang memungkinkan UMKM lokal untuk menjual produk mereka ke mancanegara dengan mudah dan murah.

Baca juga: Kampus UMKM Shopee Hadir di Makassar, Siap Bantu UMKM Sulawesi Selatan Naik Kelas

Berbeda dengan ekspor konvensional yang membutuhkan kuota tertentu, Program Ekspor Shopee memungkinkan UMKM mengekspor produknya dalam kuantitas yang kecil sekalipun. Harga rata-rata UMKM yang diekspor melalui program ini juga di bawah 100 dollar AS.

“Awalnya, saya tidak percaya kalau ada yang beli produk saya dari luar negeri. Namun, ternyata benar, ada yang pesan dari Singapura dan Malaysia. Saya senang sekali bisa menjangkau pasar internasional. Ini adalah impian saya sejak dulu,” ungkap Natalia.

Halaman:

Terkini Lainnya
IPB Perkuat Inkubasi Startup untuk Dorong Hilirisasi Riset dan Inovasi
IPB Perkuat Inkubasi Startup untuk Dorong Hilirisasi Riset dan Inovasi
Program
Lewat Perdagangan-Pendidikan, Lembaga Ini Bantu Perluas Konektivitas RI-China
Lewat Perdagangan-Pendidikan, Lembaga Ini Bantu Perluas Konektivitas RI-China
Jagoan Lokal
IPB University Raih Predikat Inkubator Bisnis Grade A dari Kementerian UMKM
IPB University Raih Predikat Inkubator Bisnis Grade A dari Kementerian UMKM
Program
Hujan Deras, Ini Panduan Cuci Sepatu Putih Bahan Kanvas dan Kulit
Hujan Deras, Ini Panduan Cuci Sepatu Putih Bahan Kanvas dan Kulit
Training
Menelaah Pajak UMKM Versi Baru
Menelaah Pajak UMKM Versi Baru
Program
Indonesia Eximbank Bukukan Laba Bersih Rp77 Miliar pada Triwulan I 2026
Indonesia Eximbank Bukukan Laba Bersih Rp77 Miliar pada Triwulan I 2026
Program
Perusahaan AI Indonesia Tembus Pasar AS melalui Kolaborasi dengan Crawford Software
Perusahaan AI Indonesia Tembus Pasar AS melalui Kolaborasi dengan Crawford Software
Jagoan Lokal
Fabriku Hadirkan Kain Berkualitas untuk Brand Lokal
Fabriku Hadirkan Kain Berkualitas untuk Brand Lokal
Jagoan Lokal
Bangun Ekonomi Digital Asia, Cyberport Hong Kong Gandeng Sejumlah Institusi Indonesia
Bangun Ekonomi Digital Asia, Cyberport Hong Kong Gandeng Sejumlah Institusi Indonesia
Program
Menghindari Salah Arah Alokasi Dana Desa untuk KDMP
Menghindari Salah Arah Alokasi Dana Desa untuk KDMP
Program
'TKTD' untuk Wirausaha Disabilitas
"TKTD" untuk Wirausaha Disabilitas
Program
Dapat Bantuan Alat Modern, Perajin Patung dan Miniatur di Kota Malang Kebanjiran Pesanan
Dapat Bantuan Alat Modern, Perajin Patung dan Miniatur di Kota Malang Kebanjiran Pesanan
Program
LPDB Salurkan Pembiayaan ke KDKMP Sidomulyo Jember untuk Dukung Ekspor Kopi
LPDB Salurkan Pembiayaan ke KDKMP Sidomulyo Jember untuk Dukung Ekspor Kopi
Program
Kisah Para Penjual Makanan di Kawasan Industri Nikel Weda, Sehari Bisa Raup Omzet Rp 10 Juta
Kisah Para Penjual Makanan di Kawasan Industri Nikel Weda, Sehari Bisa Raup Omzet Rp 10 Juta
Jagoan Lokal
Penyaluran Kredit di 7 Wilayah Jatim Tumbuh 8,41 Persen, Malang Raya Didominasi Pelaku UMKM
Penyaluran Kredit di 7 Wilayah Jatim Tumbuh 8,41 Persen, Malang Raya Didominasi Pelaku UMKM
Training
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Terpopuler
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Close Ads
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau