Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Pasarkan Produk UMKM, Pemkot Tangerang Kerjasama dengan Tiga Hotel

Kompas.com - 12/11/2023, 07:00 WIB
Wahyu Adityo Prodjo

Editor

TANGERANG, KOMPAS.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang, Banten bekerjasama dengan tiga hotel untuk memasarkan produk Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) agar dikenal wisatawan dalam dan luar negeri.

"Dan sekarang UMKM terbaik Kota Tangerang hadir di Hotel Golden Tulip. Sebelumnya telah bekerjasama dengan Hotel Mercure dan Hotel The101 Jakarta Airport," kata Wakil Wali Kota Tangerang, Sachrudin saat meresmikan gerai UMKM, di Hotel Golden Tulip, Kota Tangerang, Jumat seperti dilansir dari Antara.

Sachrudin mengatakan kerja sama dalam bidang pemasaran ini merupakan komitmen Pemkot Tangerang dalam mendukung pertumbuhan UMKM.

Melalui program UMKM Goes to Hotel yang dijalankan sejak Juni 2023, Pemkot Tangerang menjembatani para pelaku UMKM untuk melebarkan sayap bisnisnya serta sarana promosi produk unggulannya.

Dia berharap dengan hadirnya produk UMKM di hotel, karya-karya terbaik hasil dari pelaku UMKM semakin terpublikasi dan dikenal luas oleh masyarakat maupun wisatawan yang berkunjung ke Kota Tangerang.

"Jadi makin gampang buat beli oleh-oleh khas Kota Tangerang. Selain di sentra oleh-oleh, bisa beli juga di hotel," tambah Sachrudin.

Baca juga: Hingga Mei, Realisasi Belanja Lewat E-Katalog di Kota Tangerang Capai Rp73,51 Miliar

Untuk diketahui, UMKM Goes to Hotel di Hotel Golden Tulip menghadirkan produk unggulan dari 25 UMKM Kota Tangerang mulai dari produk kriya, makanan kemasan, garmen hingga suvenir yang telah melalui tahap kurasi.

Peresmian gerai UMKM di Hotel Golden Tulip dihadiri Direktur Utama PT Buana Sabas Fattah Rahmat Kuncoro, General Manager Hotel Golden Tulip Essential Tangerang Angel Sugandhi, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Tangerang Rizal Ridolloh, Kepala Bidang Pemberdayaan UMKM Disperindagkop UKM Kota Tangerang Dewi Tritunyati Amperawati, Ketua UMKM Tangerang Raya Azdin Akbar serta para pelaku UMKM Kota Tangerang.

Kepala Bidang Pemberdayaan UMKM Disperindagkop UKM Kota Tangerang Dewi Tritunyati Amperawati menambahkan, Hotel Golden Tulip Essential dipilih menjadi lokasi gerai UMKM karena menjadi lokasi yang cocok untuk memasarkan produk UMKM dikenal oleh wisatawan luar.

"Hotel Golden Tulip Essential sendiri menjadi salah satu hotel yang ramai dikunjungi wisatawan dari luar daerah," katanya pula.

General Manager Hotel Golden Tulip Essential Tangerang, Angel Sugandhi mengaku senang bisa turut serta membantu memasarkan produk lokal khas Kota Tangerang.

Hal ini juga sebagai upaya dalam memudahkan tamu atau wisatawan yang menginap di Hotel Golden Tulip Essential yang ingin membeli oleh-oleh khas Kota Tangerang di galeri hotel.

“Tentunya selain telah diproses kurasi oleh manajemen UMKM Tangerang Raya, kami juga memiliki beberapa standar pemilihan produk apa saja yang layak ada di galeri kami. Seperti produk batik yang tak hanya berbahan kualitas premium, namun juga batiknya pun harus khas Kota Tangerang. Sedangkan untuk produk makanan harus memiliki packaging menarik dan rasanya enak,” kata Angel.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya

A member of

Terkini Lainnya

LPEI Salurkan Pembiayaan Rp 524 Miliar untuk Perkuat Ekspor Alat Kesehatan RI

LPEI Salurkan Pembiayaan Rp 524 Miliar untuk Perkuat Ekspor Alat Kesehatan RI

Program
25 Penyandang Disabilitas di Malang Raya Rajut Asa dengan Jalankan Bisnis

25 Penyandang Disabilitas di Malang Raya Rajut Asa dengan Jalankan Bisnis

Jagoan Lokal
Tinggalkan Gaji 40 Juta Per Bulan, Kini Doni Sukses Berbisnis Madu Berkat Pemasaran Daring

Tinggalkan Gaji 40 Juta Per Bulan, Kini Doni Sukses Berbisnis Madu Berkat Pemasaran Daring

Jagoan Lokal
Jatuh Bangun Bayu Rintis Bisnis, Hingga Tembus Pasar Ekspor Berkat Digitalisasi

Jatuh Bangun Bayu Rintis Bisnis, Hingga Tembus Pasar Ekspor Berkat Digitalisasi

Jagoan Lokal
Pesanan Pembuatan Parsel di Kota Malang Meningkat Selama Ramadhan

Pesanan Pembuatan Parsel di Kota Malang Meningkat Selama Ramadhan

Training
Kata Oma, Telur Gabus Olahan Ibu yang Kini Mendunia

Kata Oma, Telur Gabus Olahan Ibu yang Kini Mendunia

Jagoan Lokal
Kisah Dua Mantan Pengikut Kelompok Radikal yang Memilih Belajar Beternak Kambing

Kisah Dua Mantan Pengikut Kelompok Radikal yang Memilih Belajar Beternak Kambing

Jagoan Lokal
UKM Bisa Kelola Tambang, Kadin: Kalau Berhasil Manfaatnya Dirasakan Semua

UKM Bisa Kelola Tambang, Kadin: Kalau Berhasil Manfaatnya Dirasakan Semua

Program
Astra Dorong Perekonomian NTT Lewat Pemberdayaan UMKM Kopi dan Kakao

Astra Dorong Perekonomian NTT Lewat Pemberdayaan UMKM Kopi dan Kakao

Program
Si Emas Hijau dari Desa Loha, Kecamatan Macang Pacar, Kabupaten Manggarai Barat

Si Emas Hijau dari Desa Loha, Kecamatan Macang Pacar, Kabupaten Manggarai Barat

Jagoan Lokal
Menteri Ekraf Tinjau 300 Emak-Emak di Kota Malang Belajar E-Commerce

Menteri Ekraf Tinjau 300 Emak-Emak di Kota Malang Belajar E-Commerce

Program
Kembangkan Potensi Ekonomi NTT, YDBA Beri Pendampingan bagi Petani Vanili dan Mete

Kembangkan Potensi Ekonomi NTT, YDBA Beri Pendampingan bagi Petani Vanili dan Mete

Program
BNI Jejak Kopi Khatulistiwa Dukung Kopi Garut Swasembada Pangan dan Go Global

BNI Jejak Kopi Khatulistiwa Dukung Kopi Garut Swasembada Pangan dan Go Global

Program
TikTok Latih 600 UMKM Indonesia untuk Hasilkan Konten menarik

TikTok Latih 600 UMKM Indonesia untuk Hasilkan Konten menarik

Program
DPMA IPB Gali Potensi Ekonomi di Desa Sejahtera Astra Tegal dan Pemalang

DPMA IPB Gali Potensi Ekonomi di Desa Sejahtera Astra Tegal dan Pemalang

Program
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau