Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Produk “Clothing” Lokal Dipamerkan di Banten Creative Festival

Kompas.com - 25/12/2023, 14:27 WIB
Wahyu Adityo Prodjo

Editor


SERANG, KOMPAS.com
- Puluhan booth clothing dan distro mewarnai acara kegiatan Banten Creative Festival (BCF) untuk membangkitkan ekonomi kreatif yang digelar di Alun-Alun Barat Kota Serang mulai dari 23-31 Desember.

Pj Walikota Serang Yedi Rahmat, Serang, Banten, Minggu, mengatakan Pemerintah Kota (Pemkot) Serang sangat mengapresiasi kegiatan BFC yang diinisiasi oleh anak-anak muda kreatif.

“Kami Pemkot Serang mengucapkan terima kasih kepada anak-anak muda kreatif, lanjutkan kreativitasnya untuk pembangunan Kota Serang yang lebih baik," kata Yedi seperti dikutip dari Antara, Senin (25/12/2023).

Yedi menjelaskan, kegiatan tersebut tentu dapat meningkatkan perekonomian di Kota Serang. Sehingga, dapat membuka peluang bagi para pengusaha lokal untuk menjual produk-produknya.

“Tentu kegiatan ini akan membantu meningkatkan ekonomi di Kota Serang, maka kita perlu apresiasi dan beri dukungan penuh kepada para anak muda yang kreatif," katanya.

Baca juga: Kursi Bambu Buatan Perajin di Kabupaten Lebak Banten Makin Diminati Konsumen Lokal

Sementara itu, Panitia BCF, M Irfan mengatakan ada 80 brand yang membuka lapak di BCF, terdiri dari 70 persen berasal dari brand lokal, dan 30 persen dari luar Banten.

"Clothing berjumlah 60 brand baik lokal maupun nasional. 70 persen brand berasal dari brand lokal Banten dan 30 persen berasal dari luar Banten, sedangkan untuk UMKM ada sebanyak 45 UMKM rata-rata kuliner," katanya.

Ia mengatakan, tujuan dari event tersebut digelar untuk mewujudkan brand-brand lokal di Kota Serang agar mampu bersaing secara nasional.

Pihaknya juga berharap, dengan digelarnya BCF, perekonomian di Kota Serang dapat tumbuh. Selain itu, dengan support dari pemerintah daerah diharapkan kegiatan tersebut dapat terus berlanjut.

“Kami berterima kasih dan meminta dukungannya dari pemerintah Kota Serang atas terselenggaranya event yang mengangkat brand-brand lokal ini, semoga ke depannya kegiatan ini terus digiatkan kembali," katanya.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.


Terkini Lainnya

LPEI Salurkan Pembiayaan Rp 524 Miliar untuk Perkuat Ekspor Alat Kesehatan RI

LPEI Salurkan Pembiayaan Rp 524 Miliar untuk Perkuat Ekspor Alat Kesehatan RI

Program
25 Penyandang Disabilitas di Malang Raya Rajut Asa dengan Jalankan Bisnis

25 Penyandang Disabilitas di Malang Raya Rajut Asa dengan Jalankan Bisnis

Jagoan Lokal
Tinggalkan Gaji 40 Juta Per Bulan, Kini Doni Sukses Berbisnis Madu Berkat Pemasaran Daring

Tinggalkan Gaji 40 Juta Per Bulan, Kini Doni Sukses Berbisnis Madu Berkat Pemasaran Daring

Jagoan Lokal
Jatuh Bangun Bayu Rintis Bisnis, Hingga Tembus Pasar Ekspor Berkat Digitalisasi

Jatuh Bangun Bayu Rintis Bisnis, Hingga Tembus Pasar Ekspor Berkat Digitalisasi

Jagoan Lokal
Pesanan Pembuatan Parsel di Kota Malang Meningkat Selama Ramadhan

Pesanan Pembuatan Parsel di Kota Malang Meningkat Selama Ramadhan

Training
Kata Oma, Telur Gabus Olahan Ibu yang Kini Mendunia

Kata Oma, Telur Gabus Olahan Ibu yang Kini Mendunia

Jagoan Lokal
Kisah Dua Mantan Pengikut Kelompok Radikal yang Memilih Belajar Beternak Kambing

Kisah Dua Mantan Pengikut Kelompok Radikal yang Memilih Belajar Beternak Kambing

Jagoan Lokal
UKM Bisa Kelola Tambang, Kadin: Kalau Berhasil Manfaatnya Dirasakan Semua

UKM Bisa Kelola Tambang, Kadin: Kalau Berhasil Manfaatnya Dirasakan Semua

Program
Astra Dorong Perekonomian NTT Lewat Pemberdayaan UMKM Kopi dan Kakao

Astra Dorong Perekonomian NTT Lewat Pemberdayaan UMKM Kopi dan Kakao

Program
Si Emas Hijau dari Desa Loha, Kecamatan Macang Pacar, Kabupaten Manggarai Barat

Si Emas Hijau dari Desa Loha, Kecamatan Macang Pacar, Kabupaten Manggarai Barat

Jagoan Lokal
Menteri Ekraf Tinjau 300 Emak-Emak di Kota Malang Belajar E-Commerce

Menteri Ekraf Tinjau 300 Emak-Emak di Kota Malang Belajar E-Commerce

Program
Kembangkan Potensi Ekonomi NTT, YDBA Beri Pendampingan bagi Petani Vanili dan Mete

Kembangkan Potensi Ekonomi NTT, YDBA Beri Pendampingan bagi Petani Vanili dan Mete

Program
BNI Jejak Kopi Khatulistiwa Dukung Kopi Garut Swasembada Pangan dan Go Global

BNI Jejak Kopi Khatulistiwa Dukung Kopi Garut Swasembada Pangan dan Go Global

Program
TikTok Latih 600 UMKM Indonesia untuk Hasilkan Konten menarik

TikTok Latih 600 UMKM Indonesia untuk Hasilkan Konten menarik

Program
DPMA IPB Gali Potensi Ekonomi di Desa Sejahtera Astra Tegal dan Pemalang

DPMA IPB Gali Potensi Ekonomi di Desa Sejahtera Astra Tegal dan Pemalang

Program
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Terpopuler

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau