Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

3 Tips Menyusun Rencana Bisnis dengan Metode Smart Goals

Kompas.com - 08/05/2024, 19:57 WIB
Alfiana Rosyidah,
Wahyu Adityo Prodjo

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Sebelum mulai merintis bisnis, biasanya ada rencana bisnis yang sudah disusun sedemikian rupa. Ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk menyusun perencanaan bisnis

Misalnya dalam soal tujuan yang akan dicapai. Kamu bisa menggunakan teknik SMART, yaitu spesific, measurable, attainable, relevant, dan time-based. Cara ini akan membantu bisnis kamu agar mampu mencapai tujuan yang diinginkan. 

Melalui artikel yang telah Kompas.com rangkum dari situs business.com, kamu dapat mengetahui tips menyusun teknik SMART tersebut. Mari simak bersama dan jangan lupa terapkan untuk perencanaan bisnismu nanti. 

Baca juga: 3 Keuntungan Menyusun Perencanaan untuk Bisnis

1. Buat Tujuan yang Spesifik

Dalam menyusun SMART Goals, kamu perlu untuk menyusun tujuan secara spesifik. Hal ini dilakukan supaya tujuanmu jelas dan menjadi lebih mudah untuk mencapainya. 

Tujuan spesifik biasanya memperhatikan apa yang ingin dicapai, siapa targetnya, di mana target ingin dicapai, dan kapan target harus sudah tercapai. 

Contohnya jika kamu memiliki tujuan ingin membangun bisnis di Tangerang. Sebaiknya, kamu buat tujuan tersebut lebih rinci. Tulis hal yang harus kamu lakukan untuk mencapai tujuan tersebut. 

Baca juga: 3 Perencanaan Penting yang Dibutuhkan untuk Memulai Bisnis Kecil

2. Buat Target yang Dapat Diukur

Ketika menyusun target atau tujuan, pastikan targetmu dapat diukur. Artinya, target yang ingin kamu capai dapat dinyatakan dengan angka. 

Penyusunan target yang dapat diukur tentu bukan tanpa alasan. Target yang terlihat oleh angka akan lebih mudah dipantau kemajuannya.

Misalnya kamu dapat menentukan berapa target yang ingin dicapai dan berapa lama waktu yang harus kamu tempuh untuk mencapai target tersebut.

Baca juga: Ingin Membuat Rencana Bisnis? Simak Poin-poin yang Harus Ada!

3. Susun Tujuan untuk Jangka Pendek dan Jangka Panjang

Perencanaan bisnis tentunya harus memikirkan hal yang akan terjadi di depan. Ada banyak tujuan yang ingin dicapai saat merintis bisnis supaya sampai pada kondisi yang diinginkan.

Oleh karena itu kamu perlu menyusun tujuan untuk jangka pendek dan jangka panjang. Cara ini bisa membantu kamu untuk menyusun prioritas. Pastikan juga penyusunan tujuan sesuai dengan visi misi bisnis yang akan kamu rintis.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.


Terkini Lainnya

LPEI Salurkan Pembiayaan Rp 524 Miliar untuk Perkuat Ekspor Alat Kesehatan RI

LPEI Salurkan Pembiayaan Rp 524 Miliar untuk Perkuat Ekspor Alat Kesehatan RI

Program
25 Penyandang Disabilitas di Malang Raya Rajut Asa dengan Jalankan Bisnis

25 Penyandang Disabilitas di Malang Raya Rajut Asa dengan Jalankan Bisnis

Jagoan Lokal
Tinggalkan Gaji 40 Juta Per Bulan, Kini Doni Sukses Berbisnis Madu Berkat Pemasaran Daring

Tinggalkan Gaji 40 Juta Per Bulan, Kini Doni Sukses Berbisnis Madu Berkat Pemasaran Daring

Jagoan Lokal
Jatuh Bangun Bayu Rintis Bisnis, Hingga Tembus Pasar Ekspor Berkat Digitalisasi

Jatuh Bangun Bayu Rintis Bisnis, Hingga Tembus Pasar Ekspor Berkat Digitalisasi

Jagoan Lokal
Pesanan Pembuatan Parsel di Kota Malang Meningkat Selama Ramadhan

Pesanan Pembuatan Parsel di Kota Malang Meningkat Selama Ramadhan

Training
Kata Oma, Telur Gabus Olahan Ibu yang Kini Mendunia

Kata Oma, Telur Gabus Olahan Ibu yang Kini Mendunia

Jagoan Lokal
Kisah Dua Mantan Pengikut Kelompok Radikal yang Memilih Belajar Beternak Kambing

Kisah Dua Mantan Pengikut Kelompok Radikal yang Memilih Belajar Beternak Kambing

Jagoan Lokal
UKM Bisa Kelola Tambang, Kadin: Kalau Berhasil Manfaatnya Dirasakan Semua

UKM Bisa Kelola Tambang, Kadin: Kalau Berhasil Manfaatnya Dirasakan Semua

Program
Astra Dorong Perekonomian NTT Lewat Pemberdayaan UMKM Kopi dan Kakao

Astra Dorong Perekonomian NTT Lewat Pemberdayaan UMKM Kopi dan Kakao

Program
Si Emas Hijau dari Desa Loha, Kecamatan Macang Pacar, Kabupaten Manggarai Barat

Si Emas Hijau dari Desa Loha, Kecamatan Macang Pacar, Kabupaten Manggarai Barat

Jagoan Lokal
Menteri Ekraf Tinjau 300 Emak-Emak di Kota Malang Belajar E-Commerce

Menteri Ekraf Tinjau 300 Emak-Emak di Kota Malang Belajar E-Commerce

Program
Kembangkan Potensi Ekonomi NTT, YDBA Beri Pendampingan bagi Petani Vanili dan Mete

Kembangkan Potensi Ekonomi NTT, YDBA Beri Pendampingan bagi Petani Vanili dan Mete

Program
BNI Jejak Kopi Khatulistiwa Dukung Kopi Garut Swasembada Pangan dan Go Global

BNI Jejak Kopi Khatulistiwa Dukung Kopi Garut Swasembada Pangan dan Go Global

Program
TikTok Latih 600 UMKM Indonesia untuk Hasilkan Konten menarik

TikTok Latih 600 UMKM Indonesia untuk Hasilkan Konten menarik

Program
DPMA IPB Gali Potensi Ekonomi di Desa Sejahtera Astra Tegal dan Pemalang

DPMA IPB Gali Potensi Ekonomi di Desa Sejahtera Astra Tegal dan Pemalang

Program
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Terpopuler

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau