Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Jangan Salah Pilih! Ini 5 Sumber Modal untuk Bisnis di Bulan Ramadhan

Kompas.com - 30/03/2022, 07:00 WIB
Wahyu Adityo Prodjo

Editor

JAKARTA, KOMPAS.com - Bulan Ramadhan akan segera tiba. Banyak peluang bisnis yang bisa dimanfaatkan oleh masyarakat mulai dari berjualan makanan takjil hingga kue-kue Lebaran.

Peluang tersebut mesti ditangkap dan segera dilanjutkan dengan persiapan berbisnis. Tak terkecuali dalam segi penyiapan modal.

Ada beberapa sumber modal seperti dana tabungan dan utang yang bisa dimanfaatkan untuk membangun bisnis di bulan Ramadhan. 

Saat berusaha mendapatkan modal, pilihlah sumber modal bisnis yang sesuai dengan kemampuan finansialmu. Selain itu, ukur juga kisaran modal sesuai dengan kebutuhan bisnis. Dengan begitu, bisnis di bulang Ramadhan nanti bisa berjalan lancar, tanpa terlilit utang.

Berikut ulasan soal sumber modal untuk bisnis di bulan Ramadhan seperti dirangkum dari Cermati.com.

1. Dana Tabungan

Salah satunya dana yang paling fleksibel yang bisa digunakan sebagai modal bisnis adalah dana tabungan. Namun, jangan gunakan seluruh dana tabungan sebagai modal bisnis.

Dalam hidup sejatinya selalu ada kebutuhan mendesak yang perlu alokasi dana. Idealnya, tabungan yang digunakan untuk modal bisnis ini maksimal sebesar 30 persen sampai 40 persen saja.

Selain itu, hindari menggunakan dana darurat sebagai modal bisnis. Dana darurat hanya difokuskan untuk berbagai kebutuhan mendesak atau darurat seperti memperbaiki kendaraan pasca kecelakaan, membayar biaya rumah sakit, dan yang lainnya.

2. Hasil penjualan dari sistem Pre-Order (PO)

Jika kamu adalah seorang calon pebisnis yang minim modal atau bahkan tanpa modal sama sekali, sistem PO adalah salah satu kunci. Sistem PO sudah populer dan banyak dijalankan dalam bisnis online.

Di dalam sistem PO, produk baru akan dikirimkan setelah pembeli melakukan pembayaran di awal. Hal itu berarti pebisnis baru akan memproses pesanan setelah terjadinya transaksi pembayaran oleh pembeli.

Selanjutnya, dana yang diterima dari pembeli yang akan digunakan untuk membeli atau memproduksi barang pesanan tersebut. Cara ini akan begitu praktis dengan membuat bisnis berjalan dengan lebih mudah, bahkan tanpa modal yang besar sekalipun.

Sumber modal yang satu ini bisa menjadi pilihan yang tepat bagi kamu yang yang tidak memiliki dana untuk membangun bisnis.

3. Dana investasi

Tak ada salahnya menggunakan dana investasi untuk membangun bisnis di bulan Ramadhan.  Kamu bisa mencairkan sebagian investasi untuk kebutuhan modal membangun bisnis.

Pilih instrumen investasi yang terbilang liquid dan mudah untuk dicairkan, agar proses pencairan tersebut tak membutuhkan waktu yang panjang. Hal ini penting, apalagi jika bisnis yang direncanakan akan segera dijalankan dalam waktu yang dekat.

Sama seperti dana tabungan, jangan cairkan seluruh investasi sekaligus untuk kebutuhan modal bisnis ini. Hal ini cukup beresiko, terutama untuk berbagai investasi yang memang sejak awal sudah ada peruntukannya seperti dana pendidikan anak, dana pensiun, dan yang lainnya.

4. Menggadaikan barang

Cara lain untuk mendapatkan modal berbisnis di bulan Ramadhan adalah menggadaikan baran. Mendapatkan uang dari enggadaikan barang relatif cepat, besaran bunga yang kecil. Apalagi jika kamu melakukan penggadaian tersebut di pegadaian.

Coba pilih barang-barang yang bisa digadaikan seperti perhiasan emas, hingga laptop dan yang lainnya. Sebelum memutuskan untuk menggadaikan barang, pahamilah persyaratan penggadaian terlebih dahulu, termasuk besaran bunga dan juga biaya yang akan diterapkan.

Hitunglah jumlah modal yang yang dibutuhkan untuk membangun bisnis, sehingga bisa disesuaikan dengan jumlah dana yang akan diterima.

Jangan lupa untuk melakukan simulasi, agar kamu bisa mendapatkan besaran cicilan dan juga tenor yang paling tepat dan sesuai dengan kondisi keuangan.

5. Utang di Lembaga Pembiayaan

Mengajukan utang adalah langkah terakhir untuk mendapatkan modal bisnis. Perlu diingat, lakukan pengajuan hutang dengan sangat hati-hati, terutama untuk utang yang menerapkan sejumlah bunga serta biaya lainnya.

Pilihlah lembaga pembiayaan yang tepat dan memiliki aturan serta kebijakan yang jelas, agar utang ini kelak tidak bermasalah. Lakukan perhitungan dan lihat kebutuhan modal bisnis yang diperlukan, agar bisa disesuaikan dengan jumlah pinjaman modal tersebut.

Pahami semua syarat dan ketentuan yang diterapkan, sehingga tidak ada kesalahpahaman. Sesuaikan besaran cicilan dengan kemampuan keuangan, agar nanti kamu bisa melakukan pelunasan utang produktif ini dengan tepat waktu.

 

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya

Terkini Lainnya

Kenali 'Data Driven' Agar Berbisnis Lewat TikTok Lebih Optimal

Kenali "Data Driven" Agar Berbisnis Lewat TikTok Lebih Optimal

Training
Tingkatkan Keterampilan Pelaku UMKM, PLN Ajak 250 IRT Pelatihan Menjahit dan Membatik

Tingkatkan Keterampilan Pelaku UMKM, PLN Ajak 250 IRT Pelatihan Menjahit dan Membatik

Program
Tingkatkan Kompetensi UMKM di Papua, Kementerian Investasi Bersama Dekranas Gelar Forum Pelatihan

Tingkatkan Kompetensi UMKM di Papua, Kementerian Investasi Bersama Dekranas Gelar Forum Pelatihan

Training
4 Cara Menarik Pelanggan Saat Membangun Bisnis Baru

4 Cara Menarik Pelanggan Saat Membangun Bisnis Baru

Training
40 Pelaku Usaha di Penjaringan Ikut Pelatihan Kuliner, Salah Satunya Dilatih Buat Menu Mie Gacoan

40 Pelaku Usaha di Penjaringan Ikut Pelatihan Kuliner, Salah Satunya Dilatih Buat Menu Mie Gacoan

Program
Diskop Kulon Progo Sebut 1.066 Produk UMKM Lolos Kurasi BelaBeliKu

Diskop Kulon Progo Sebut 1.066 Produk UMKM Lolos Kurasi BelaBeliKu

Program
KemenKopUKM dan BRIN Jajaki Kerja Sama Komersialisasi Hasil Riset Pengembangan UMKM

KemenKopUKM dan BRIN Jajaki Kerja Sama Komersialisasi Hasil Riset Pengembangan UMKM

Program
Holding BUMN Pangan Gandeng INKUD untuk Sediakan Benih Unggul bagi Petani

Holding BUMN Pangan Gandeng INKUD untuk Sediakan Benih Unggul bagi Petani

Program
Produksi Lokal Menurun, Gula Aren Asal Kediri 'Banjiri' Pasar Rangkasbitung

Produksi Lokal Menurun, Gula Aren Asal Kediri "Banjiri" Pasar Rangkasbitung

Training
YDBA Targetkan 300 dari 1.300 UMKM Binaannya Bisa Mandiri

YDBA Targetkan 300 dari 1.300 UMKM Binaannya Bisa Mandiri

Program
Minuman Kopi Satu Liter Jadi Penyelamat Bisnis Dua Coffee

Minuman Kopi Satu Liter Jadi Penyelamat Bisnis Dua Coffee

Jagoan Lokal
Tembakau Jember Ini Didorong Mendapatkan Sertifikat Indikator Geografis

Tembakau Jember Ini Didorong Mendapatkan Sertifikat Indikator Geografis

Training
Puluhan Disabilitas di Karawang Ikuti Pelatihan Barista oleh PNM

Puluhan Disabilitas di Karawang Ikuti Pelatihan Barista oleh PNM

Program
Pemkot Kendari Hadirkan Eco KIM untuk Fasilitasi Pemasaran Produk UMKM

Pemkot Kendari Hadirkan Eco KIM untuk Fasilitasi Pemasaran Produk UMKM

Program
Produk Olahan Rotan Indang Apang Galeri Berhasil Tembus Pasar Internasional

Produk Olahan Rotan Indang Apang Galeri Berhasil Tembus Pasar Internasional

Program
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com