Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Cari Tambahan Penghasilan? Ini Bisnis yang Menjanjikan saat Ramadhan

Kompas.com, 30 Maret 2022, 13:33 WIB
Bambang P. Jatmiko

Editor

JAKARTA, KOMPAS.com - Ramadhan menjadi waktu yang tepat untuk mencari peluang bisnis. Pasalnya di bulan suci umat muslim ini, kegiatan konsumsi justru meningkat jika dibanding waktu-waktu lainnya.

Banyak pelaku usaha dadakan yang membuka usaha saat Ramadhan, karena ramainya permintaan terhadap berbagai barang. Ini tentu bisa menjadi peluang bagi kamu yang ingin memperoleh pendapatan tambahan selama bulan suci.

Agar keuntungan yang kamu peroleh lebih maksimal, ada baiknya kamu mengetahui apa saja bisnis yang bisa dijalankan dan punya prospek yang baik selama Ramadhan:

Baca juga: Jangan Salah Pilih! Ini 5 Sumber Modal untuk Bisnis di Bulan Ramadhan

1. Bisnis Fashion

Setelah Ramadhan masuklah Lebaran. Karenanya tak heran, banyak masyarakat yang mencari baju baru selama bulan puasa karena mereka bersiap-siap menyambut Lebaran.

Untuk itu, membuka bisnis fashion bisa menjadi pilihan bagi kamu yang ingin memperoleh tambahan penghasilan. Beberapa jenis pakaian yang sangat laku pada momen Ramadhan tentu saja busana muslim, mulai baju gamis, baju koko, baju muslimah, hingga hijab.

Kamu bisa mendapatkan baju-baju yang dijual di pusat-pusat grosir. Di Jakarta ada Pasar Tanah Abang yang menjadi pusat para pedagang mengambil dagangannya atau kulakan.

2. Bisnis Kuliner

Meskipun bulan puasa, namun bisnis kuliner justru tidak ada matinya selama momen Ramadhan. Ini karena masyarakat banyak yang mencari kudapan maupun makanan jadi untuk dikonsumsi saat berbuka puasa maupun saat sahur.

Selain itu, saat Ramadhan banyak masyarakat yang mencari kue-kue untuk persiapan memasuki Lebaran. 

Ini tentu menjadi sebuah peluang bagi kamu yang ingin mendapatkan keuntungan selama Ramadhan, yakni dengan menjalankan usaha kuliner.

Baca juga: BRONIS UMKM: Cara Jitu Kelola Bisnis UMKM untuk Pemula, Yuk Ikut!

3. Alat-alat Ibadah

Ramadhan menjadi waktu bagi umat muslim untuk memperbanyak ibadah. Hal ini pula yang membuat permintaan alat-alat ibadah mengalami kenaikan.

Berbagai perlengkapan ibadah seperti sajadah, mukena, sarung, peci, hingga Al Quran, banyak dibeli oleh masyarakat yang menjalankan puasa.

Tentu ini bisa menjadi peluang tersendiri bagi kamu yang ingin berbisnis selama Ramadhan dengan memanfaatkan tingginya permintaan terhadap alat-alat ibadah.

4. Sembako

Berbisnis sembako bisa menjadi pilihan untuk berbisnis selama Ramadhan. Seperti halnya beras, minyak, gula, hingga bumbu dapur akan banyak dicari oleh masyarakat untuk memenuhi kebutuhan selama bulan suci.

Kamu bisa menjalankan bisnis sembako ini sesuai dengan kemampuan permodalan kamu. Tak perlu besar-besar, yang penting uangnya bisa berputar dan ada keuntungan yang didapat. 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Terkini Lainnya
Hujan Deras, Ini Panduan Cuci Sepatu Putih Bahan Kanvas dan Kulit
Hujan Deras, Ini Panduan Cuci Sepatu Putih Bahan Kanvas dan Kulit
Training
Menelaah Pajak UMKM Versi Baru
Menelaah Pajak UMKM Versi Baru
Program
Indonesia Eximbank Bukukan Laba Bersih Rp77 Miliar pada Triwulan I 2026
Indonesia Eximbank Bukukan Laba Bersih Rp77 Miliar pada Triwulan I 2026
Program
Perusahaan AI Indonesia Tembus Pasar AS melalui Kolaborasi dengan Crawford Software
Perusahaan AI Indonesia Tembus Pasar AS melalui Kolaborasi dengan Crawford Software
Jagoan Lokal
Fabriku Hadirkan Kain Berkualitas untuk Brand Lokal
Fabriku Hadirkan Kain Berkualitas untuk Brand Lokal
Jagoan Lokal
Bangun Ekonomi Digital Asia, Cyberport Hong Kong Gandeng Sejumlah Institusi Indonesia
Bangun Ekonomi Digital Asia, Cyberport Hong Kong Gandeng Sejumlah Institusi Indonesia
Program
Menghindari Salah Arah Alokasi Dana Desa untuk KDMP
Menghindari Salah Arah Alokasi Dana Desa untuk KDMP
Program
'TKTD' untuk Wirausaha Disabilitas
"TKTD" untuk Wirausaha Disabilitas
Program
Dapat Bantuan Alat Modern, Perajin Patung dan Miniatur di Kota Malang Kebanjiran Pesanan
Dapat Bantuan Alat Modern, Perajin Patung dan Miniatur di Kota Malang Kebanjiran Pesanan
Program
LPDB Salurkan Pembiayaan ke KDKMP Sidomulyo Jember untuk Dukung Ekspor Kopi
LPDB Salurkan Pembiayaan ke KDKMP Sidomulyo Jember untuk Dukung Ekspor Kopi
Program
Kisah Para Penjual Makanan di Kawasan Industri Nikel Weda, Sehari Bisa Raup Omzet Rp 10 Juta
Kisah Para Penjual Makanan di Kawasan Industri Nikel Weda, Sehari Bisa Raup Omzet Rp 10 Juta
Jagoan Lokal
Penyaluran Kredit di 7 Wilayah Jatim Tumbuh 8,41 Persen, Malang Raya Didominasi Pelaku UMKM
Penyaluran Kredit di 7 Wilayah Jatim Tumbuh 8,41 Persen, Malang Raya Didominasi Pelaku UMKM
Training
Kementerian UMKM Fasilitasi Legalitas dan Pembiayaan kepada 1.000 Usaha Mikro di NTT
Kementerian UMKM Fasilitasi Legalitas dan Pembiayaan kepada 1.000 Usaha Mikro di NTT
Program
Pertamina Boyong 45 UMKM Binaan ke Trade Expo Indonesia 2025
Pertamina Boyong 45 UMKM Binaan ke Trade Expo Indonesia 2025
Program
Penjualan Stagnan, Puluhan UMKM di Kota Malang Dibekali Jurus Pemasaran Digital
Penjualan Stagnan, Puluhan UMKM di Kota Malang Dibekali Jurus Pemasaran Digital
Training
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Terpopuler
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Close Ads
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau