Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Dorong Penyaluran KUR bagi UMKM, BCA Incar Pedagang Plastik

Kompas.com, 4 April 2022, 17:54 WIB
Add on Google
Bambang P. Jatmiko

Editor

JAKARTA, KOMPAS.com – PT Bank Central Asia Tbk (BCA) mendorong penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) untuk mendukung kebangkitan pelaku usaha UMKM.

Terkait dengan hal itu, BCA melakukan sosialisasi KUR ke pedagang di Alam Sutera, Rabu (30/03/2022). Dalam agenda ini pula, perseroan menyiapkan KUR untuk para pedagang plastik dengan menggandeng PT Panca Budi Niaga (PBN).

Kepala BCA KCU Asemka Daniel Darmawan menuturkan dukungan BCA terhadap sektor Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) terus digenjot demi membantu industri tetap berjalan di tengah proses pemulihan pandemi COVID-19.

Baca juga: Rekrut Freelancer Bisa Bikin Bisnis To The Moon, Begini Caranya

"Hal ini tentu sejalan dengan upaya pemerintah untuk menyeimbangkan kembali roda perekonomian Indonesia. Kerjasama dengan pola channeling antara BCA dan PBN bertujuan untuk membantu usaha masyarakat di daerah Jabodetabek khususnya pedagang plastik. Dalam Kerjasama ini, BCA juga mengandeng KlikA2C sebagai penyedia layanan yang akan memproses pengajuan via online,” ujar Daniel dalam keterangan resmi, Senin (4/4/2022).

Melalui kerja sama ini, BCA menyalurkan KUR dengan plafon kerjasama hingga Rp 20 miliar. Dalam kegiatan ini, PBN, KlikA2C dan BCA akan memberikan sosialisasi program KUR kepada pedagang dan toko buyer PBN, serta mengedukasi peserta terkait solusi pembayaran melalui QRIS BCA.

Pada perwujudannya nanti, PBN akan membantu BCA untuk melakukan seleksi atas customer yang layak mendapatkan KUR sesuai kriteria yang telah disepakati, sehingga bantuan ini akan tepat sasaran.

Sementara itu, KlikA2C memiliki peran untuk melakukan verifikasi kelengkapan data dan dokumen calon debitur. Selain itu, untuk mendapatkan KUR dari BCA ini, calon debitur juga dipastikan harus memiliki rekening BCA yang aktif dan memastikan untuk melakukan pembayaran tepat waktu.

Sebagai informasi, KUR BCA hadir untuk debitur individu atau kelompok usaha yang produktif dan layak namun belum memiliki agunan tambahan/agunan tambahan belum cukup.

Sepanjang tahun 2021 total penyaluran KUR BCA tercatat sebesar Rp 206 Miliar, meningkat 55 persen yoy.

Baca juga: Ini 6 Peluang Bisnis Bagus Usai Badai Covid-19 Reda

Adapun sektor yang mendominasi adalah perdagangan dan jasa, perkebunan dan pertanian, serta industri pengolahan.

“Hal ini sejalan dengan upaya BCA dalam mempercepat realisasi tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs) maka program ini pun turut serta menerapkan aspek tersebut. Kami berharap keberadaan program penyaluran KUR ini dapat memberikan dampak yang positif bagi seluruh UMKM di Indonesia serta membangkitkan semangat untuk keluar dari situasi penuh ketidakpastian,” tutup Daniel.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Terkini Lainnya
Bangun Ekonomi Digital Asia, Cyberport Hong Kong Gandeng Sejumlah Institusi Indonesia
Bangun Ekonomi Digital Asia, Cyberport Hong Kong Gandeng Sejumlah Institusi Indonesia
Program
Menghindari Salah Arah Alokasi Dana Desa untuk KDMP
Menghindari Salah Arah Alokasi Dana Desa untuk KDMP
Program
'TKTD' untuk Wirausaha Disabilitas
"TKTD" untuk Wirausaha Disabilitas
Program
Dapat Bantuan Alat Modern, Perajin Patung dan Miniatur di Kota Malang Kebanjiran Pesanan
Dapat Bantuan Alat Modern, Perajin Patung dan Miniatur di Kota Malang Kebanjiran Pesanan
Program
LPDB Salurkan Pembiayaan ke KDKMP Sidomulyo Jember untuk Dukung Ekspor Kopi
LPDB Salurkan Pembiayaan ke KDKMP Sidomulyo Jember untuk Dukung Ekspor Kopi
Program
Kisah Para Penjual Makanan di Kawasan Industri Nikel Weda, Sehari Bisa Raup Omzet Rp 10 Juta
Kisah Para Penjual Makanan di Kawasan Industri Nikel Weda, Sehari Bisa Raup Omzet Rp 10 Juta
Jagoan Lokal
Penyaluran Kredit di 7 Wilayah Jatim Tumbuh 8,41 Persen, Malang Raya Didominasi Pelaku UMKM
Penyaluran Kredit di 7 Wilayah Jatim Tumbuh 8,41 Persen, Malang Raya Didominasi Pelaku UMKM
Training
Kementerian UMKM Fasilitasi Legalitas dan Pembiayaan kepada 1.000 Usaha Mikro di NTT
Kementerian UMKM Fasilitasi Legalitas dan Pembiayaan kepada 1.000 Usaha Mikro di NTT
Program
Pertamina Boyong 45 UMKM Binaan ke Trade Expo Indonesia 2025
Pertamina Boyong 45 UMKM Binaan ke Trade Expo Indonesia 2025
Program
Penjualan Stagnan, Puluhan UMKM di Kota Malang Dibekali Jurus Pemasaran Digital
Penjualan Stagnan, Puluhan UMKM di Kota Malang Dibekali Jurus Pemasaran Digital
Training
Tanpa Dirigen, Orkestra UMKM Hanya Riuh Tanpa Irama
Tanpa Dirigen, Orkestra UMKM Hanya Riuh Tanpa Irama
Program
Pedagang Mengeluh Soal QRIS, Diskopindag Kota Malang Akui Tak Bisa Paksa
Pedagang Mengeluh Soal QRIS, Diskopindag Kota Malang Akui Tak Bisa Paksa
Program
Indonesia Eximbank Luncurkan Buku Strategi Ekspor Jawa Tengah
Indonesia Eximbank Luncurkan Buku Strategi Ekspor Jawa Tengah
Program
Produk Sambel Uleg Hingga Pot Tanaman dari Jawa Timur Tembus Pasar Global
Produk Sambel Uleg Hingga Pot Tanaman dari Jawa Timur Tembus Pasar Global
Program
BRI Rampungkan Pelatihan bagi Pengelola 100 Desa BRILiaN
BRI Rampungkan Pelatihan bagi Pengelola 100 Desa BRILiaN
Program
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Terpopuler
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Close Ads
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau