BPUM 2022 Diusulkan Sasar 12,8 Juta Pelaku Usaha, Bantuan Sebesar Rp600.000

Kompas.com - 28/04/2022, 15:14 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) akan melanjutkan program Banpres Produktif Usaha Mikro (BPUM) pada tahun 2022. Program BPUM merupakan bantuan pemerintah dalam bentuk uang yang diberikan kepada pelaku usaha mikro yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Hasil monitoring yang dilakukan oleh Kementerian Koperasi dan UKM secara mandiri, maupun penelitian yang dilakukan bersama PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI yang menunjukan, program BPUM sangat bermanfaat dan dirasakan oleh pelaku usaha mikro dalam mempertahankan dan meningkatkan usahanya di masa pandemi Covid-19. 

"Rencana tersebut telah diajukan oleh Menteri Koperasi dan UKM kepada Menteri Keuangan guna dibahas lebih lanjut untuk dimasukkan ke dalam program PEN," ungkap Deputi Bidang Usaha Mikro Eddy Satriya dalam keterangannya.

Berdasarkan informasi terbaru, program BPUM tahun 2022 direncanakan akan menyasar 12,8 juta pelaku usaha mikro dengan nilai bantuan Rp600.000 untuk setiap pelaku usaha mikro.

Apabila program tersebut dijalankan kembali oleh pemerintah, diharapkan partisipasi optimal seluruh dinas yang membidangi koperasi dan UMKM untuk menyampaikan data yang akurat.

"Dan bagi para pelaku usaha mikro dapat menggunakan dana BPUM secara maksimal untuk usahanya sehingga pada akhirnya dapat meningkatkan kondisi perekonomian karena kita ketahui bersama kontribusi UMKM terhadap perekonomian Indonesia cukup tinggi," tegas Eddy.

Dalam rangka mengantisipasi pelaksanaan BPUM tahun 2022, Eddy sendiri telah menyiapkan perbaikan aturan pengusulan dan penyaluran sesuai hasil monitoring dan evaluasi pelaksanaan BPUM tahun 2021 dan masukan dari semua stakeholder.

Program BPUM bertujuan untuk menstimulasi usaha mikro yang menurun dan memulai kembali usaha yang berhenti akibat pandemi. Dengan demikian, perekonomian masyarakat dan perekonomian nasional diharapkan akan menggeliat kembali.

Program BPUM telah berjalan sejak Agustus tahun 2020 dan dilanjutkan kembali untuk tahun anggaran 2021. Pada tahun 2021 jumlah penerima BPUM berjumlah 12,8 juta penerima dengan nominal sebesar Rp1,2 juta per penerima.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sukses Tak Pandang Usia, Ini Cara Memulai Bisnis Setelah Pensiun

Sukses Tak Pandang Usia, Ini Cara Memulai Bisnis Setelah Pensiun

Training
Cek 5 Tanda Kamu Sudah Siap Buka Usaha

Cek 5 Tanda Kamu Sudah Siap Buka Usaha

Training
Program Pertamina Ini Buka Peluang UMKM Jadi Distributor Elpiji Non-Subsidi

Program Pertamina Ini Buka Peluang UMKM Jadi Distributor Elpiji Non-Subsidi

Program
Jurus Bisnis UMKM Tahan Banting dan Awet Sepanjang Masa

Jurus Bisnis UMKM Tahan Banting dan Awet Sepanjang Masa

Training
Baju dan Jilbab Asal Purworejo Ikut Ajang Fashiow di Rusia

Baju dan Jilbab Asal Purworejo Ikut Ajang Fashiow di Rusia

Training
Sempat Viral dan Ditangkap, Ratu Keraton Agung Sejagat Purworejo Kini Buat Produk UMKM

Sempat Viral dan Ditangkap, Ratu Keraton Agung Sejagat Purworejo Kini Buat Produk UMKM

Jagoan Lokal
Batik Salingka Tabek, Buatan Solok Laris ke Malaysia hingga Brunei Darussalam

Batik Salingka Tabek, Buatan Solok Laris ke Malaysia hingga Brunei Darussalam

Jagoan Lokal
Kisah Yusrizal, Belajar Membatik Lewat Youtube hingga Kini Beromset Rp20 Juta

Kisah Yusrizal, Belajar Membatik Lewat Youtube hingga Kini Beromset Rp20 Juta

Jagoan Lokal
Manfaatkan Bahan Baku Tradisional, Asma Sukses Berbisnis Obat Herbal

Manfaatkan Bahan Baku Tradisional, Asma Sukses Berbisnis Obat Herbal

Jagoan Lokal
Bisnis Herbal? Tanaman dari Kalimantan ini Bisa Dipakai untuk Bahan Baku

Bisnis Herbal? Tanaman dari Kalimantan ini Bisa Dipakai untuk Bahan Baku

Training
Acara G20 di Yogyakarta, KemenKopUKM Dorong Wirausaha Perempuan Tingkatkan Kontribusi dalam Pemulihan Ekonomi

Acara G20 di Yogyakarta, KemenKopUKM Dorong Wirausaha Perempuan Tingkatkan Kontribusi dalam Pemulihan Ekonomi

Program
Kemenkominfo Buka Pelatihan Digital bagi UMKM Depok, Ini Cara Daftarnya

Kemenkominfo Buka Pelatihan Digital bagi UMKM Depok, Ini Cara Daftarnya

Program
Pelaku UMKM Ingin Pasar Wisata Menoreh Dibangun dan Diaktifkan Kembali

Pelaku UMKM Ingin Pasar Wisata Menoreh Dibangun dan Diaktifkan Kembali

Training
Shopee Resmikan Kampus UMKM di Makassar

Shopee Resmikan Kampus UMKM di Makassar

Program
Pemkab Solok Fokus Kembangkan Produk UMKM Anyaman, Tenun, Oleh-oleh, dan Kuliner

Pemkab Solok Fokus Kembangkan Produk UMKM Anyaman, Tenun, Oleh-oleh, dan Kuliner

Program
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.