Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

5 Produk UMKM Asal NTT Tembus Pasar Australia, Ini Kata Kadin NTT

Kompas.com - 30/07/2022, 11:00 WIB
Sigiranus Marutho Bere,
Wahyu Adityo Prodjo

Tim Redaksi

KUPANG, KOMPAS.com - Sebanyak lima produk hasil Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) asal Nusa Tenggara Timur (NTT) tembus pasar Australia.

Hal itu disampaikan Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) NTT Bobby Liyanto kepada Kompas.com, Jumat (29/7/2022).

Lima produk tersebut yakni Cokelat Gaura, La Moringa, Biskuit Sorgum, Kelor Full Mamage dan Timor Moringa.

"Baru lima ini lolos kurasi dan diterima di pasar Australia," ujar Bobby.

Bobby saat ini bersama sejumlah pengurus Kadin NTT, sedang berada di Australia dalam rangka road show selama lima hari di sejumlah kota besar di negeri kanguru itu.

Menurut Bobby, tidak semua produk UMKM asal NTT yang bisa masuk ke Australia. Sulitnya menembus pasar Australia lantaran syaratnya yang sangat ketat.

Bobby mencontohkan, produk yang bisa masuk ke Australia harus dikemas dengan tulisan berbahasa Inggris, barcode-nya harus standar internasional dan juga harus lolos uji nutrisi internasional.

"Jadi sebelumnya, mereka harus tes dulu produk kita. Kalau mereka mau baru dikirim," ungkap Bobby.

Baca juga: UMKM NTT Berpeluang jadi Eksportir Kopi

Dari segi kuantitas produk, lanjut Bobby, diakui yang dibawa masih sedikit.

Namun, yang menjadi substansinya adalah produk NTT bisa diterima di luar negeri. Itu artinya Kadin ingin agar UMKM asal NTT bisa menembus pasar dunia.

"Saya berharap bahwa ini memberikan semangat kepada teman teman pengusaha UMKM lainnya, bahwa produk kita bisa diterima di luar negeri," ujar Bobby.

Kadin lanjut Bobby, mau mendorong produk UMKM NTT supaya terkurasi baik, agar bisa memenuhi standar internasional.

"Ini sebenarnya memberikan satu semangat dan menunjukan bahwa kita NTT pun bisa. Dengan kita lakukan begitu maka UMKM kita sebenarnya sudah kita bisa ekspor," ujar Bobby.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.


Terkini Lainnya

LPEI Salurkan Pembiayaan Rp 524 Miliar untuk Perkuat Ekspor Alat Kesehatan RI

LPEI Salurkan Pembiayaan Rp 524 Miliar untuk Perkuat Ekspor Alat Kesehatan RI

Program
25 Penyandang Disabilitas di Malang Raya Rajut Asa dengan Jalankan Bisnis

25 Penyandang Disabilitas di Malang Raya Rajut Asa dengan Jalankan Bisnis

Jagoan Lokal
Tinggalkan Gaji 40 Juta Per Bulan, Kini Doni Sukses Berbisnis Madu Berkat Pemasaran Daring

Tinggalkan Gaji 40 Juta Per Bulan, Kini Doni Sukses Berbisnis Madu Berkat Pemasaran Daring

Jagoan Lokal
Jatuh Bangun Bayu Rintis Bisnis, Hingga Tembus Pasar Ekspor Berkat Digitalisasi

Jatuh Bangun Bayu Rintis Bisnis, Hingga Tembus Pasar Ekspor Berkat Digitalisasi

Jagoan Lokal
Pesanan Pembuatan Parsel di Kota Malang Meningkat Selama Ramadhan

Pesanan Pembuatan Parsel di Kota Malang Meningkat Selama Ramadhan

Training
Kata Oma, Telur Gabus Olahan Ibu yang Kini Mendunia

Kata Oma, Telur Gabus Olahan Ibu yang Kini Mendunia

Jagoan Lokal
Kisah Dua Mantan Pengikut Kelompok Radikal yang Memilih Belajar Beternak Kambing

Kisah Dua Mantan Pengikut Kelompok Radikal yang Memilih Belajar Beternak Kambing

Jagoan Lokal
UKM Bisa Kelola Tambang, Kadin: Kalau Berhasil Manfaatnya Dirasakan Semua

UKM Bisa Kelola Tambang, Kadin: Kalau Berhasil Manfaatnya Dirasakan Semua

Program
Astra Dorong Perekonomian NTT Lewat Pemberdayaan UMKM Kopi dan Kakao

Astra Dorong Perekonomian NTT Lewat Pemberdayaan UMKM Kopi dan Kakao

Program
Si Emas Hijau dari Desa Loha, Kecamatan Macang Pacar, Kabupaten Manggarai Barat

Si Emas Hijau dari Desa Loha, Kecamatan Macang Pacar, Kabupaten Manggarai Barat

Jagoan Lokal
Menteri Ekraf Tinjau 300 Emak-Emak di Kota Malang Belajar E-Commerce

Menteri Ekraf Tinjau 300 Emak-Emak di Kota Malang Belajar E-Commerce

Program
Kembangkan Potensi Ekonomi NTT, YDBA Beri Pendampingan bagi Petani Vanili dan Mete

Kembangkan Potensi Ekonomi NTT, YDBA Beri Pendampingan bagi Petani Vanili dan Mete

Program
BNI Jejak Kopi Khatulistiwa Dukung Kopi Garut Swasembada Pangan dan Go Global

BNI Jejak Kopi Khatulistiwa Dukung Kopi Garut Swasembada Pangan dan Go Global

Program
TikTok Latih 600 UMKM Indonesia untuk Hasilkan Konten menarik

TikTok Latih 600 UMKM Indonesia untuk Hasilkan Konten menarik

Program
DPMA IPB Gali Potensi Ekonomi di Desa Sejahtera Astra Tegal dan Pemalang

DPMA IPB Gali Potensi Ekonomi di Desa Sejahtera Astra Tegal dan Pemalang

Program
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Terpopuler

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau