Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

5 Ide Bisnis Makanan Korea yang Berpeluang Laris Manis di Indonesia

Kompas.com, 30 Juli 2022, 14:00 WIB
Wahyu Adityo Prodjo

Editor

JAKARTA, KOMPAS.com - Tren budaya Korea merebak di seluruh dunia tak terkecuali di Indonesia. Dari film, busana, hingga lagu dari Korea digandrungi oleh warga Indonesia.

Satu yang tak kalah populer di Indonesia adalah kuliner Korea. Di Jakarta misalnya tak sulit untuk mencari restoran khas Korea untuk mencoba kuliner tersebut.

Tren budaya Korea pun bisa menjadi peluang bisnis tersendiri. Salah satunya dengan berjualan makanan-makanan khas Korea.

Lalu apa saja makanan khas Korea yang bisa dijual? Berikut ide bisnis makanan Korea yang bisa dijual seperti dirangkum dari Cermati.com.

1. Ramyeon

Ilustrasi ramyeon atau ramyun, mi instan Korea Selatan. Dok. Shutterstock/Boontoom Sae-Kor Ilustrasi ramyeon atau ramyun, mi instan Korea Selatan.
Siapa yang tak suka mi? Hampir semua orang dari berbagai belahan dunia menyukai mi.

Ramyeon adalah makanan dari Korea yang bisa dicoba dijual. Ide berbisnis ramyeon bisa dipertimbangkan.

Ramyeon merupakan makanan berkuah yang dibuat dari olahan mi dan beberapa tambahan sayuran kering, termasuk telur dan juga potongan daging sebagai topping-nya.

Kuahnya yang gurih pedas akan membuat ramyeon menjadi makanan yang cocok disantap kapan saja. Selain itu, teksturnya yang kenyal dan gurih akan membuat orang mudah suka.

Soal topping dan rasa, penyesuaian pun bisa dilakukan untuk para penikmat dari Indonesia. 

2. Kimbab

Ilustrasi menggulung kimbab atau gimbap. shutterstock/Ika Rahma H Ilustrasi menggulung kimbab atau gimbap.

Makanan khas Korea lainnya yang tak kalah menarik untuk dijual adalah kimbap. Kimbap merupakan salah satu makanan yang populer di Korea bahkan hingga ke Indonesia.

Makanan yang mirip sushi ini juga cukup banyak disukai. Kimbap cukup bisa mengenyangkan perut dan punya banyak varian.

Kimbab merupakan makanan yang diolah dengan menggunakan isian daging babi. Namun jika kamu ingin menjalankan bisnis yang halal, maka tidak ada salahnya mengganti isian kimbab ini dengan berbagai bahan makanan halal lainnya seperti daging ayam, bakso, abon, daging sapi, dan yang lainnya.

3. Tteokbokki

Menu tteokbokki di Tteokbokki Queen, Surabaya.DOK.FACEBOOK/Tteokbokki Queen Menu tteokbokki di Tteokbokki Queen, Surabaya.

Tteokbokki kue beras yang memiliki tekstur lembut dan kenyal, sehingga akan mudah disukai semua orang. Makanan ini disajikan dalam saus Gochujang yang terkenal sangat pedas itu.

Halaman:

Terkini Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Terpopuler
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Close Ads
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau