Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

100 Pelaku UMKM di Purworejo Diberikan Pelatihan dan Fasilitasi Sertifikasi Halal Gratis

Kompas.com, 6 September 2022, 07:00 WIB
Add on Google
Bayu Apriliano,
Wahyu Adityo Prodjo

Tim Redaksi

PURWOREJO, KOMPAS.com - Para pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah diberikan pelatihan dan fasilitasi sertifikasi halal gratis. Pasalnya pelaku UMKM di Purworejo saat ini masih banyak yang terkendala terkait masalah perizinan usaha.

"Pelatihan legalitas produk halal yang kita laksanakan dengan mengundang UMKM, ini memberikan dampak bagi UMKM kita untuk berdaya saing, kedepan semua produk harus memiliki sertifikasi halal," jelas Kepala Dinas Koperasi, UKM, dan Perdagangan (KUKMP) Kabupaten Purworejo, Gatot Suprapto setelah acara pelatihan di ruang seminar Universitas Muhammadiyah Purworejo (UMP), Senin (5/9/2022).

Gatot menyebut UMKM di Kabupaten Purworejo yang sudah terdata hampir mencapai 50.000 UMKM. Meski demikian masih banyak UMKM yang belum memiliki sertifikasi halal.

"Untuk pelatihan sebelumnya ada 200, nanti kalau setelah ini ada pengembangan baru akan kami kalkulasi semuanya. Kami ada sekitar 49.000 UMKM, ini sekarang juga masih dalam proses pendataan, progres sudah 80 persen sudah kita data," kata Gatot.

Saat ini, lanjutnya, pihaknya tengah fokus untuk pendampingan terhadap UMKM. Menurutnya, UMKM harus diberi pendampingan dalam hal pengurusan Nomor Induk Berusaha (NIB), PIRT (perizinan untuk jenis makanan tertentu, serta sertifikasi halal.

"Dan nanti perizinan yang lain akan mengikuti semuanya, pendampingan juga dilakukan untuk manajemen usahanya, pemasaran, pemodalan, itu menjadi prioritas kita," ungkap Gatot.

Kendala dalam pengembangan UMKM ini, menurut Gatot adalah masalah pola pikir para pelakunya. Pihaknya berharap dengan berbagai pelatihan ini ke depan UMKM akan dapat menjadi salah satu sektor pendukung kemajuan daerah.

"Kami sudah melaksanakan di aspek pemasaran yaitu Go Digital, supaya bisa melakukan penjualan secara online. Banyak juga teman-teman yang belum familiar dengan teknologi informasi, sehingga mereka harus didorong," terangnya.

Sementara itu, Rektor UMP, Rofiq Nurhadi menyampaikan jika pelatihan ini diberikan secara gratis. Peserta pelatihan ada sekitar 100 pelaku UMKM di Purworejo.

Rofiq mengatakan, dengan digelarnya kegiatan ini diharapkan para pelaku UMKM dapat mendapatkan legalitas usaha untuk menambah kepercayaan konsumen terhadap produk UMKM.

"Kita harapkan kepercayaan konsumen semakin meningkat sehingga dapat menunjang kinerja dan omzet para pelaku UMKM di daerah," kata Rofiq.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Terkini Lainnya
Bangun Ekonomi Digital Asia, Cyberport Hong Kong Gandeng Sejumlah Institusi Indonesia
Bangun Ekonomi Digital Asia, Cyberport Hong Kong Gandeng Sejumlah Institusi Indonesia
Program
Menghindari Salah Arah Alokasi Dana Desa untuk KDMP
Menghindari Salah Arah Alokasi Dana Desa untuk KDMP
Program
'TKTD' untuk Wirausaha Disabilitas
"TKTD" untuk Wirausaha Disabilitas
Program
Dapat Bantuan Alat Modern, Perajin Patung dan Miniatur di Kota Malang Kebanjiran Pesanan
Dapat Bantuan Alat Modern, Perajin Patung dan Miniatur di Kota Malang Kebanjiran Pesanan
Program
LPDB Salurkan Pembiayaan ke KDKMP Sidomulyo Jember untuk Dukung Ekspor Kopi
LPDB Salurkan Pembiayaan ke KDKMP Sidomulyo Jember untuk Dukung Ekspor Kopi
Program
Kisah Para Penjual Makanan di Kawasan Industri Nikel Weda, Sehari Bisa Raup Omzet Rp 10 Juta
Kisah Para Penjual Makanan di Kawasan Industri Nikel Weda, Sehari Bisa Raup Omzet Rp 10 Juta
Jagoan Lokal
Penyaluran Kredit di 7 Wilayah Jatim Tumbuh 8,41 Persen, Malang Raya Didominasi Pelaku UMKM
Penyaluran Kredit di 7 Wilayah Jatim Tumbuh 8,41 Persen, Malang Raya Didominasi Pelaku UMKM
Training
Kementerian UMKM Fasilitasi Legalitas dan Pembiayaan kepada 1.000 Usaha Mikro di NTT
Kementerian UMKM Fasilitasi Legalitas dan Pembiayaan kepada 1.000 Usaha Mikro di NTT
Program
Pertamina Boyong 45 UMKM Binaan ke Trade Expo Indonesia 2025
Pertamina Boyong 45 UMKM Binaan ke Trade Expo Indonesia 2025
Program
Penjualan Stagnan, Puluhan UMKM di Kota Malang Dibekali Jurus Pemasaran Digital
Penjualan Stagnan, Puluhan UMKM di Kota Malang Dibekali Jurus Pemasaran Digital
Training
Tanpa Dirigen, Orkestra UMKM Hanya Riuh Tanpa Irama
Tanpa Dirigen, Orkestra UMKM Hanya Riuh Tanpa Irama
Program
Pedagang Mengeluh Soal QRIS, Diskopindag Kota Malang Akui Tak Bisa Paksa
Pedagang Mengeluh Soal QRIS, Diskopindag Kota Malang Akui Tak Bisa Paksa
Program
Indonesia Eximbank Luncurkan Buku Strategi Ekspor Jawa Tengah
Indonesia Eximbank Luncurkan Buku Strategi Ekspor Jawa Tengah
Program
Produk Sambel Uleg Hingga Pot Tanaman dari Jawa Timur Tembus Pasar Global
Produk Sambel Uleg Hingga Pot Tanaman dari Jawa Timur Tembus Pasar Global
Program
BRI Rampungkan Pelatihan bagi Pengelola 100 Desa BRILiaN
BRI Rampungkan Pelatihan bagi Pengelola 100 Desa BRILiaN
Program
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Terpopuler
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Close Ads
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau