Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Tips Sukses Mengelola Kebun Kopi dan Mengolah Biji Kopi

Kompas.com - 16/09/2022, 19:00 WIB
Bayu Apriliano,
Wahyu Adityo Prodjo

Tim Redaksi

Wahyu menyebutkan, setidaknya ada enam tahap pengolahan biji kopi agar siap dijadikan bahan yang siap jual dan berharga ekonomi tinggi antara lain.

1. Sortasi Biji Kopi

Setelah buah kopi dipanen, segera lakukan pemisahan antara buah dan kotoran yang menempel serta buah yang berpenyakit dan buah cacat. Pisahkan juga buah yang berwarna merah dengan buah yang kuning atau hijau.

2. Kupas Kulit Buah Kopi

Untuk mengupas kulit buah kopi, disarankan dengan bantuan mesin pengupas agar hasilnya maksimal. Hasil dari proses pengupasan kulit buah melalui mesin ini adalah biji yang masih memiliki kulit tanduk, atau disebut juga biji kopi HS.

3. Lakukan Fermentasi Biji Kopi

Fermentasi biji kopi yang telah dikupas bisa dilakukan dengan memendam biji kopi dengan air bersih. Apabila lapisan sudah hilang, proses fermentasi bisa dikatakan selesai. Setelah itu cuci bersih biji kopi.

4. Pengeringan Biji Kopi

Langkah selanjutnya adalah pengeringan biji kopi, hal ini bisa dilakukan dengan mesin maupun dengan sinar matahari.

Untuk hasil maksimal pengeringan bisa dilakukan dengan sinar matahari sekitar 2-3 minggu dan akan menghasilkan biji kopi dengan kadar air berkisar 12%.

Kadar air 12% ininlah yang menjadikan kesetimbangan agar biji kopi yang dihasilkan stabil tidak mudah berubah rasa dan tahan serangan jamur.

5. Sortasi Akhir Biji Kopi

Setelah dihasilkan pengeringan maksimal, lakukan sortasi akhir. Tujuannya untuk memisahkan kotoran dan biji kopi yang pecah. Selanjutnya, biji kopi dikemas dan disimpan sebelum didistribusikan sebagai produk UMKM bernilai tinggi.

"Dengan kualitas kopi terbaik dan diolah juga dengan ilmu saya yakin kopi khas Purworejo akan menjadi UMKM yang maju ke depannya," ucap wahyu.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Halaman:

Terkini Lainnya

LPEI Salurkan Pembiayaan Rp 524 Miliar untuk Perkuat Ekspor Alat Kesehatan RI

LPEI Salurkan Pembiayaan Rp 524 Miliar untuk Perkuat Ekspor Alat Kesehatan RI

Program
25 Penyandang Disabilitas di Malang Raya Rajut Asa dengan Jalankan Bisnis

25 Penyandang Disabilitas di Malang Raya Rajut Asa dengan Jalankan Bisnis

Jagoan Lokal
Tinggalkan Gaji 40 Juta Per Bulan, Kini Doni Sukses Berbisnis Madu Berkat Pemasaran Daring

Tinggalkan Gaji 40 Juta Per Bulan, Kini Doni Sukses Berbisnis Madu Berkat Pemasaran Daring

Jagoan Lokal
Jatuh Bangun Bayu Rintis Bisnis, Hingga Tembus Pasar Ekspor Berkat Digitalisasi

Jatuh Bangun Bayu Rintis Bisnis, Hingga Tembus Pasar Ekspor Berkat Digitalisasi

Jagoan Lokal
Pesanan Pembuatan Parsel di Kota Malang Meningkat Selama Ramadhan

Pesanan Pembuatan Parsel di Kota Malang Meningkat Selama Ramadhan

Training
Kata Oma, Telur Gabus Olahan Ibu yang Kini Mendunia

Kata Oma, Telur Gabus Olahan Ibu yang Kini Mendunia

Jagoan Lokal
Kisah Dua Mantan Pengikut Kelompok Radikal yang Memilih Belajar Beternak Kambing

Kisah Dua Mantan Pengikut Kelompok Radikal yang Memilih Belajar Beternak Kambing

Jagoan Lokal
UKM Bisa Kelola Tambang, Kadin: Kalau Berhasil Manfaatnya Dirasakan Semua

UKM Bisa Kelola Tambang, Kadin: Kalau Berhasil Manfaatnya Dirasakan Semua

Program
Astra Dorong Perekonomian NTT Lewat Pemberdayaan UMKM Kopi dan Kakao

Astra Dorong Perekonomian NTT Lewat Pemberdayaan UMKM Kopi dan Kakao

Program
Si Emas Hijau dari Desa Loha, Kecamatan Macang Pacar, Kabupaten Manggarai Barat

Si Emas Hijau dari Desa Loha, Kecamatan Macang Pacar, Kabupaten Manggarai Barat

Jagoan Lokal
Menteri Ekraf Tinjau 300 Emak-Emak di Kota Malang Belajar E-Commerce

Menteri Ekraf Tinjau 300 Emak-Emak di Kota Malang Belajar E-Commerce

Program
Kembangkan Potensi Ekonomi NTT, YDBA Beri Pendampingan bagi Petani Vanili dan Mete

Kembangkan Potensi Ekonomi NTT, YDBA Beri Pendampingan bagi Petani Vanili dan Mete

Program
BNI Jejak Kopi Khatulistiwa Dukung Kopi Garut Swasembada Pangan dan Go Global

BNI Jejak Kopi Khatulistiwa Dukung Kopi Garut Swasembada Pangan dan Go Global

Program
TikTok Latih 600 UMKM Indonesia untuk Hasilkan Konten menarik

TikTok Latih 600 UMKM Indonesia untuk Hasilkan Konten menarik

Program
DPMA IPB Gali Potensi Ekonomi di Desa Sejahtera Astra Tegal dan Pemalang

DPMA IPB Gali Potensi Ekonomi di Desa Sejahtera Astra Tegal dan Pemalang

Program
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Terpopuler

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau