Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Bank Sampoerna Optimis Dorong Bantuan UMKM lewat Program Digital

Kompas.com - 23/09/2022, 10:09 WIB
Gabriela Angelica,
Bambang P. Jatmiko

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Bank Sahabat Sampoerna optimistis bisa terus mendukung UMKM dengan memanfaatkan bantuan teknologi dan transformasi digital secara terus-menerus.

Corporate Communications and Investor Relation Head Bank Sampoerna Ridy Sudarma selaku menjelaskan, pengajuan kredit yang menurun pada awal masa pandemi, berangsur-angsur meningkat pada 2022 ini.

Namun, kondisi tersebut tidak mempengaruhi penyaluran kredit yang diberikan Bank Sampoerna terhadap UMKM. 

Baca juga: Kerajinan Kain Tapis dari Kota Metro Laris Diborong Istri Pejabat

Salah satu strategi yang dilakukan perseroan adalah menyalurkan kredit melalui Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Sahabat Mitra Sejati. Dengan strategi ini Bank Sampoerna optimistis bisa tetap memberikan dukungannya kepada UMKM.

"KSP tersebut memiliki cabang yang cukup banyak sekitar 100 lokasi. Program pinjaman yang diberikan lewat kolaborasi ini dilakukan baik secara langsung dan tidak langsung," ujarnya, Kamis (22/9/2022).

Kolaborasi dengan Fintech

Selain dengan KSP Sahabat Mitra Sejati, Bank Sampoerna juga aktif berkolaborasi bersama perusahaan-perusahaan fintech, seperti Kredivo, Akulaku, Yup, dan beberapa perusahaan lain.

Diharapkan, lewat perusahaan fintech tersebut, program fasilitas pinjaman (loan) berjalan lebih mudah, serta pembayaran bunganya lebih fleksibel dan tidak memberatkan nasabah.

"Jadi, buat pengguna juga lebih enak dan murah gitu" ujar Ridy.

Baca juga: KemenKopUKM: Transformasi Usaha Informal ke Formal Harus Dipercepat

Untuk produk kredit lainnya Bank Sampoerna yang menyalurkan pinjaman melalui aplikasi PDaja.com.

PDaja.com ini merupakan aplikasi pengajuan kredit yang menyasar segmen pelaku UMKM dan karyawan. Untuk bisa mengakses pinjaman ini, nasabah dipersyaratkan menjaminkan properti yang dimiliki.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.


Terkini Lainnya

LPEI Salurkan Pembiayaan Rp 524 Miliar untuk Perkuat Ekspor Alat Kesehatan RI

LPEI Salurkan Pembiayaan Rp 524 Miliar untuk Perkuat Ekspor Alat Kesehatan RI

Program
25 Penyandang Disabilitas di Malang Raya Rajut Asa dengan Jalankan Bisnis

25 Penyandang Disabilitas di Malang Raya Rajut Asa dengan Jalankan Bisnis

Jagoan Lokal
Tinggalkan Gaji 40 Juta Per Bulan, Kini Doni Sukses Berbisnis Madu Berkat Pemasaran Daring

Tinggalkan Gaji 40 Juta Per Bulan, Kini Doni Sukses Berbisnis Madu Berkat Pemasaran Daring

Jagoan Lokal
Jatuh Bangun Bayu Rintis Bisnis, Hingga Tembus Pasar Ekspor Berkat Digitalisasi

Jatuh Bangun Bayu Rintis Bisnis, Hingga Tembus Pasar Ekspor Berkat Digitalisasi

Jagoan Lokal
Pesanan Pembuatan Parsel di Kota Malang Meningkat Selama Ramadhan

Pesanan Pembuatan Parsel di Kota Malang Meningkat Selama Ramadhan

Training
Kata Oma, Telur Gabus Olahan Ibu yang Kini Mendunia

Kata Oma, Telur Gabus Olahan Ibu yang Kini Mendunia

Jagoan Lokal
Kisah Dua Mantan Pengikut Kelompok Radikal yang Memilih Belajar Beternak Kambing

Kisah Dua Mantan Pengikut Kelompok Radikal yang Memilih Belajar Beternak Kambing

Jagoan Lokal
UKM Bisa Kelola Tambang, Kadin: Kalau Berhasil Manfaatnya Dirasakan Semua

UKM Bisa Kelola Tambang, Kadin: Kalau Berhasil Manfaatnya Dirasakan Semua

Program
Astra Dorong Perekonomian NTT Lewat Pemberdayaan UMKM Kopi dan Kakao

Astra Dorong Perekonomian NTT Lewat Pemberdayaan UMKM Kopi dan Kakao

Program
Si Emas Hijau dari Desa Loha, Kecamatan Macang Pacar, Kabupaten Manggarai Barat

Si Emas Hijau dari Desa Loha, Kecamatan Macang Pacar, Kabupaten Manggarai Barat

Jagoan Lokal
Menteri Ekraf Tinjau 300 Emak-Emak di Kota Malang Belajar E-Commerce

Menteri Ekraf Tinjau 300 Emak-Emak di Kota Malang Belajar E-Commerce

Program
Kembangkan Potensi Ekonomi NTT, YDBA Beri Pendampingan bagi Petani Vanili dan Mete

Kembangkan Potensi Ekonomi NTT, YDBA Beri Pendampingan bagi Petani Vanili dan Mete

Program
BNI Jejak Kopi Khatulistiwa Dukung Kopi Garut Swasembada Pangan dan Go Global

BNI Jejak Kopi Khatulistiwa Dukung Kopi Garut Swasembada Pangan dan Go Global

Program
TikTok Latih 600 UMKM Indonesia untuk Hasilkan Konten menarik

TikTok Latih 600 UMKM Indonesia untuk Hasilkan Konten menarik

Program
DPMA IPB Gali Potensi Ekonomi di Desa Sejahtera Astra Tegal dan Pemalang

DPMA IPB Gali Potensi Ekonomi di Desa Sejahtera Astra Tegal dan Pemalang

Program
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Terpopuler

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau