Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Tips Penting untuk Pelaku UMKM: Pisahkan Uang Pribadi dan Modal Usaha

Kompas.com - 01/10/2022, 07:00 WIB
Wahyu Adityo Prodjo

Editor

 

JAKARTA, KOMPAS.com - Literasi keuangan menjadi salah satu hal yang penting untuk dipahami oleh para pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Dengan menjalankan usaha berbekal literasi keuangan yang mumpuni, pelaku UMKM dapat mengukur pertumbuhan usaha dan mencegah usaha merugi.

Dalam talkshow Pahlawan Digital UMKM bertajuk "Investasi Literasi Berbalik Modal" yang ditayangkan di kanal YouTube Kementerian Koperasi dan UKM (KemenKopUKM), Kamis (29/9/2022), GoTo Financial dan Credibook menjelaskan pentingnya literasi keuangan bagi pelaku UMKM.

Baca juga: Kelola Keuangan Perusahaan Sendirian? Ini Tipsnya

Head of Merchant Partnership and Brand Strategy GoTo Financial, Putri Rusli mengatakan, hal paling dasar terkait literasi keuangan yang penting dipahami pelaku UMKM adalah pencatatan keuangan. Namun, hingga saat ini masih banyak pelaku UMKM yang belum terbiasa mencatat pemasukan dan pengeluaran usaha mereka.

Sementara itu, Putri berpesan kepada para pelaku UMKM untuk terus belajar mengeksplorasi dunia digital, termasuk aplikasi pencatatan keuangan dan penjualan.

"Mindset-nya harus diubah, ke depan arahnya digitalisasi. Banyak case study yang menunjukkan bahwa dengan penjualan melalui online, pendapatan naik beberapa kali lipat," kata Putri.

Pisahkan uang pribadi

Sementara itu Head of Marketing Credibook, Christian Dotulong mengatakan, masih banyak pelaku UMKM di daerah yang kurang memahami pencatatan keuangan.

Credibook, yang merupakan pemenang ajang Pahlawan Digital UMKM 2020, hingga kini masih terus memberikan edukasi kepada para pelaku UMKM untuk mencatat keuangan usaha.

"Kita harus membetulkan pola pikir mencatat keuangan. Sesimpel bahwa uang masuk dan uang keluar itu harus dicatat, awareness itu yang dibangun. Kami buat aplikasi yang mudah untuk pelaku UMKM mencatat pembukuan," kata Christian.

Baca juga: 4 Kesalahan Fatal dalam Mengelola Keuangan oleh Pebisnis Pemula

Dalam talkshow tersebut, Christian juga memberikan tips bagi pelaku UMKM agar usaha tidak buntung karena modal tanpa terasa terus terpakai untuk kebutuhan pribadi. Tipsnya, pisahkan uang pribadi dan modal usaha.

"Kami selalu suggest (pelaku UMKM), jangan ragu untuk memberi upah diri kamu sendiri supaya ada batasnya. Kalau enggak, (modal) diambil terus untuk pengeluaran (kebutuhan pribadi)," kata Christian.

"Lalu, pisahkan rekening dan disiplin. Kalau ada uang masuk, klaimnya ke (rekening) usaha, itu yang dikelola. Yang penting pembukuannya tercatat semua," kata dia.

Pencatatan keuangan, Christian berujar, juga bisa dilakukan dengan melakukan pembayaran digital. Dengan pembayaran digital, semua histori transaksi akan otomatis tercatat

"Pastikan usaha lewat ke institusi perbankan (pembayaran digital) supaya ada mutasi rekening, secara tidak langsung itu kan tercatat," ujar Christian.

Terangi negeri dengan literasi, satu buku bisa membuka ribuan mimpi. Lewat ekspedisi Kata ke Nyata, Kompas.com ingin membawa ribuan buku ke pelosok Indonesia. Bantu anak-anak membaca lebih banyak, bermimpi lebih tinggi. Ayo donasi via Kitabisa!


Terkini Lainnya
Produk Sambel Uleg Hingga Pot Tanaman dari Jawa Timur Tembus Pasar Global
Produk Sambel Uleg Hingga Pot Tanaman dari Jawa Timur Tembus Pasar Global
Program
BRI Rampungkan Pelatihan bagi Pengelola 100 Desa BRILiaN
BRI Rampungkan Pelatihan bagi Pengelola 100 Desa BRILiaN
Program
BRI Peduli Bantu UMKM Raih Sertifikasi Halal
BRI Peduli Bantu UMKM Raih Sertifikasi Halal
Program
Jelang Perayaan Hari Kemerdekaan RI, Perajin Lampion di Kota Malang Kebanjiran Order
Jelang Perayaan Hari Kemerdekaan RI, Perajin Lampion di Kota Malang Kebanjiran Order
Jagoan Lokal
Indonesia Eximbank Salurkan Fasilitas Pembiayaan dan Penjaminan Ekspor ke Petro Oxo
Indonesia Eximbank Salurkan Fasilitas Pembiayaan dan Penjaminan Ekspor ke Petro Oxo
Program
Perkuat Koperasi dan UMKM, Mantan Gubernur BI Luncurkan BACenter
Perkuat Koperasi dan UMKM, Mantan Gubernur BI Luncurkan BACenter
Program
Dompet Dhuafa Kenalkan Potensi Ekonomi Kaki Gunung Lawu lewat 'Fun Run'
Dompet Dhuafa Kenalkan Potensi Ekonomi Kaki Gunung Lawu lewat "Fun Run"
Program
Kajari Kota Malang Blusukan ke Pasar Klojen, Dorong UMKM Miliki Legalitas Usaha
Kajari Kota Malang Blusukan ke Pasar Klojen, Dorong UMKM Miliki Legalitas Usaha
Training
Miliki 45 Juta Peserta Aktif, BPJS Ketenagakerjaan Bidik Pekerja Informal
Miliki 45 Juta Peserta Aktif, BPJS Ketenagakerjaan Bidik Pekerja Informal
Program
Berdayakan Perempuan, Penerbitan Orange Bond oleh PNM Diapresiasi
Berdayakan Perempuan, Penerbitan Orange Bond oleh PNM Diapresiasi
Program
Ekonomi Lesu, Ajang Fashion Show Jadi Panggung Harapan UMKM Fesyen
Ekonomi Lesu, Ajang Fashion Show Jadi Panggung Harapan UMKM Fesyen
Program
Dukung Petani Kopi Lokal, DBS Salurkan 'Blended Finance' ke Adena Coffee
Dukung Petani Kopi Lokal, DBS Salurkan "Blended Finance" ke Adena Coffee
Program
Ekspor Minuman Naik Tajam, UMKM Punya Peluang Tembus Pasar Global
Ekspor Minuman Naik Tajam, UMKM Punya Peluang Tembus Pasar Global
Jagoan Lokal
APINDO: UMKM Jangan Hanya Bertahan, Tapi Harus Berkelanjutan
APINDO: UMKM Jangan Hanya Bertahan, Tapi Harus Berkelanjutan
Training
Dukung Usaha Digital, Kemenko PM Gandeng Google-Meta Luncurkan Program Pemberdayaan
Dukung Usaha Digital, Kemenko PM Gandeng Google-Meta Luncurkan Program Pemberdayaan
Program
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Terpopuler
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Close Ads
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau